Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

Panduga by Panduga
27 Juni 2026
in Nasional
0
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)

Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkap sebanyak lima peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (Latsarmil).

Menyusul kejadian tersebut, Kemhan memastikan akan melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan terhadap peserta lainnya sebagai langkah mitigasi.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen Ketut Gede Wetan, mengatakan penyelenggara telah melakukan observasi, isolasi, serta berkoordinasi dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan TNI.

“Sebagai langkah mitigasi, penyelenggara juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan, observasi, dan isolasi terhadap peserta yang memerlukan, serta koordinasi intensif dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan TNI untuk memastikan seluruh peserta memperoleh pelayanan kesehatan secara cepat dan optimal,” kata Ketut dalam jumpa pers di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).

Setiap Korban Memiliki Riwayat Penyakit Berbeda

Ketut menjelaskan hasil pemeriksaan menunjukkan kelima peserta memiliki kondisi medis yang berbeda-beda.

Menurutnya, proses seleksi sebelumnya telah mencakup pemeriksaan kesehatan. Namun, terdapat sejumlah penyakit yang tidak terdeteksi pada saat pemeriksaan awal.

“Kelima peserta tersebut memiliki karakter dan kondisi medis yang berbeda-beda,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa beberapa penyakit baru diketahui setelah peserta menjalani pendidikan.

Kemhan Jelaskan Kasus Novia Rahmadhani Sihotang

Salah satu peserta yang meninggal dunia adalah Novia Rahmadhani Sihotang.

Ketut mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan rumah sakit, Novia awalnya dinyatakan meninggal akibat tuberkulosis (TB). Namun, riwayat penyakit tersebut tidak ditemukan saat proses pemeriksaan kesehatan awal.

Setelah kejadian itu, pihak penyelenggara langsung melakukan pelacakan kontak (tracing), pemeriksaan kesehatan lanjutan, hingga pemisahan peserta yang terindikasi terpapar virus.

“Sampai saat ini ada pemisahan memang beberapa orang yang terindikasi kena virus itu, tetapi kondisinya masih dalam kondisi aman dan terkendali,” kata Ketut.

Tim Kesehatan: Penyebab Diduga Pneumonia

Sementara itu, Tim Kesehatan dari Pusat Kesehatan (Puskes) TNI, Letkol Ckm Ichsan, menjelaskan seluruh peserta telah menjalani pemeriksaan sesuai prosedur, meliputi pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan fisik, rontgen, dan USG.

Menurut Ichsan, hasil rontgen saat seleksi tidak menunjukkan adanya tuberkulosis.

Ia menjelaskan bahwa berdasarkan hasil evaluasi tim medis, kondisi yang dialami Novia lebih mengarah pada pneumonia atau infeksi paru-paru akibat virus.

“Pada saat pemeriksaan rontgen itu tidak terdapat TBC. Sedangkan diagnosis terakhir dari rumah sakit adalah TBC, tetapi setelah kami diskusikan, itu bukan TBC melainkan pneumonia atau infeksi paru-paru yang disebabkan oleh virus,” jelas Ichsan.

Daftar 5 Peserta SPPI yang Meninggal Dunia

Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI yang meninggal dunia selama mengikuti program Latsarmil, yaitu:

  1. Yonanda Muhammad Taufiq
  2. Anisa Muyassaroh
  3. Novia Rahmadhani Sihotang
  4. Muhammad Rifki Renaldi Gunawan
  5. Nola Dya Sari

Hingga kini, Kemhan menyatakan terus melakukan evaluasi pelaksanaan program serta memastikan seluruh peserta memperoleh pemantauan kesehatan selama mengikuti pendidikan.

Tags: Anisa Muyassarohberita nasionalKDMPkementerian pertahananKemhanKNMPKoperasi Desa Merah PutihKoperasi Nelayan Merah PutihLatihan Dasar KemiliteranLatsarmilMayjen Ketut Gede WetanMuhammad Rifki Renaldi GunawanNola Dya SariNovia Rahmadhani SihotangpneumoniaSarjana Penggerak Pembangunan IndonesiaSPPITuberkulosisYonanda Muhammad Taufiq
Previous Post

Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio

Next Post

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Jokowi memulai safari politik ke berbagai daerah dengan Lampung sebagai tujuan pertama. (dok. istimewa)
Nasional

Jokowi Mulai Safari Politik, Kenakan Atribut PSI Saat Bertolak ke Lampung

26 Juni 2026
Next Post
Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved