Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

Panduga by Panduga
17 Maret 2026
in Daerah
0
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)

Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)

0
SHARES
13
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BANJARNEGARA – Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah tengah mendalami dugaan kasus pengeroyokan terhadap Kepala Desa Purwasaba, Hoho Alkaf. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (11/3/2026) dan viral di media sosial.

Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, menyatakan pihak kepolisian masih memastikan apakah benar terjadi pengeroyokan seperti yang beredar di publik.

“Polres Banjarnegara sedang menyelidiki kasus tersebut. Informasi yang beredar di media sosial belum tentu terverifikasi,” ujarnya.

Polisi Kumpulkan Keterangan Saksi

Menurut Artanto, Polres Banjarnegara saat ini masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian.

Selain itu, Propam Polda Jateng juga turut melakukan pendalaman setelah kasus tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

“Informasi di media sosial masih sepihak, sehingga perlu didalami lebih lanjut untuk mengetahui fakta sebenarnya,” tambahnya.

Kapolsek Dilaporkan ke Propam

Sementara itu, Kapolres Banjarnegara, Mariska Fendi Susanto, membenarkan adanya laporan terhadap Kapolsek Mandiraja ke Propam terkait insiden tersebut.

Ia menegaskan pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan dugaan pelanggaran kode etik tersebut kepada Propam Polda Jateng.

Kronologi Versi Kepolisian

Polisi menjelaskan, peristiwa bermula saat audiensi terkait penjaringan perangkat desa di Desa Purwasaba, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Audiensi tersebut berujung ketegangan karena tidak mencapai kesepakatan, sehingga situasi sempat memanas. Atas permintaan panitia, kegiatan kemudian dibubarkan.

Kapolres menyebut aparat kepolisian telah melakukan pengamanan terhadap Kades Hoho sejak keluar dari balai desa hingga tiba di rumahnya.

“Tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Memang ada teriakan, namun tidak ada pengeroyokan,” jelasnya.

Pengakuan Kades: Dikeroyok Massa

Di sisi lain, Hoho Alkaf mengaku dirinya menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang usai keluar dari lokasi audiensi.

Ia menyebut sempat dipukul dari berbagai arah hingga kacamatanya patah dan atributnya terlepas.

“Saya keluar pintu langsung dihujani pukulan dari belakang dan samping. Kacamata saya patah,” ungkapnya.

Hoho juga menilai pengamanan dari aparat kurang maksimal dan telah melaporkan Kapolsek Mandiraja ke Propam atas dugaan pelanggaran kode etik.

Ia bahkan menuding adanya sikap tidak netral dari aparat serta dugaan ucapan provokatif saat kejadian.

Kasus Masih Didalami

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan fakta sebenarnya terkait dugaan pengeroyokan tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengklarifikasi berbagai versi yang beredar.

Tags: berita Jateng hari inihoho alkafkades purwasabakasus desa purwasabapengeroyokan banjarnegarapolda jatengpolres banjarnegaraPropam Polda Jateng
Previous Post

Andrie Yunus Stabil Usai Disiram Air Keras, RSCM Ungkap Luka Bakar 20 Persen dan Trauma Mata

Next Post

Viral Status WhatsApp Singgung “Rakyat Jelata”, Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat

Related Posts

bacok
Daerah

Supandang Tewas Dibacok Saat Tagih Utang Rp500 Ribu di Probolinggo

18 Agustus 2026
Ilustrasi Basarnas selamatkan pendaki terjatuh di Gunung Slamet. (dok. istimewa)
Daerah

Pendaki 16 Tahun Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Bergerak

18 Agustus 2026
Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Next Post
Pegawai SPPG Purbalingga dipecat usai status WhatsApp menyebut “rakyat jelata” viral. (dok. istimewa)

Viral Status WhatsApp Singgung “Rakyat Jelata”, Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved