Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Pengadilan Tinggi Jakarta Kabulkan Perlawanan KPK atas Vonis Bebas Hakim Agung Nonaktif Gazalba Saleh

CC-02 by CC-02
26 Juni 2024
in Nasional
0
Gazalba Saleh, hakim nonaktif Mahkamah Agung (dok. istimewa)
0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta telah mengabulkan perlawanan atau verzet yang diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap vonis bebas yang sebelumnya dijatuhkan kepada Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh.

Melalui putusan perkara No. 35/PID.SUS-TPK/2024/PT, PT DKI membatalkan putusan bebas tersebut yang dijatuhkan oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin, 27 Mei 2024.

Dengan keputusan ini, Pengadilan Tinggi memerintahkan Pengadilan Tipikor untuk melanjutkan pemeriksaan perkara yang melibatkan Gazalba Saleh.

Jaksa KPK mendakwa Gazalba Saleh atas penerimaan gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang senilai Rp 62,8 miliar terkait dengan penanganan perkara di Mahkamah Agung.

Meskipun demikian, majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta dalam eksepsi mereka berpandangan bahwa jaksa KPK tidak memiliki kewenangan untuk menuntut Hakim Agung dalam kasus ini.

Mereka beralasan bahwa jaksa KPK tidak menerima pelimpahan kewenangan dari Jaksa Agung untuk melakukan penuntutan terhadap Gazalba Saleh.

Dengan putusan dari Pengadilan Tinggi DKI Jakarta ini, maka proses hukum terhadap Gazalba Saleh akan dilanjutkan di Pengadilan Tipikor.

Keputusan ini menjadi penting dalam upaya penegakan hukum, khususnya dalam memberantas tindak pidana korupsi di kalangan pejabat tinggi.

Respons KPK dan Implikasi Putusan

Pihak KPK menyambut baik putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta ini.

“Kami menghormati dan mengapresiasi putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang telah mengabulkan verzet. Ini menunjukkan bahwa proses hukum tetap berjalan dan kami akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas,” kata Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto, dalam keterangan tertulisnya, Senin (24/6/2024).

Dengan dilanjutkannya pemeriksaan perkara di Pengadilan Tipikor, KPK berharap bahwa proses hukum terhadap Gazalba Saleh dapat memberikan keadilan dan menjadi contoh bahwa tidak ada seorang pun yang kebal terhadap hukum, termasuk pejabat tinggi di lembaga peradilan.

Latar Belakang Kasus

Gazalba Saleh, mantan Hakim Agung didakwa menerima gratifikasi dan melakukan tindak pidana pencucian uang sebesar Rp 62,8 miliar.

Kasus ini terkait dengan penanganan beberapa perkara di Mahkamah Agung.

Jaksa KPK berpendapat bahwa tindakan Gazalba Saleh telah merugikan integritas dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

Keputusan Pengadilan Tipikor yang sebelumnya membebaskan Gazalba Saleh didasarkan pada pandangan bahwa jaksa KPK tidak memiliki kewenangan untuk menuntut Hakim Agung tanpa pelimpahan dari Jaksa Agung.

Namun, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memutuskan untuk membatalkan putusan bebas tersebut, memberikan jalan bagi kelanjutan proses hukum terhadap Gazalba Saleh.

Kesimpulan

Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang mengabulkan verzet KPK dan membatalkan vonis bebas terhadap Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh menegaskan komitmen terhadap penegakan hukum yang adil.

Proses hukum akan dilanjutkan di Pengadilan Tipikor, dan KPK akan terus mengawal kasus ini untuk memastikan keadilan ditegakkan.

Keputusan ini juga menjadi pesan kuat bahwa semua pihak, termasuk pejabat tinggi di lembaga peradilan, harus bertanggung jawab atas tindakan mereka dan tidak kebal terhadap hukum.(CC-01)

Tags: gazalba salehgratifikasihakim agungkpkmahkamah agungtppu
Previous Post

Aparat Selidiki Kematian Bocah Afif Maulana, Diduga Dianiaya Polisi

Next Post

Sebulan Dua Kali Surya Paloh Bertemu Jokowi, Ada Permintaan Apa?

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Joko Widodo dan Surya Paloh (dok. setkabri)

Sebulan Dua Kali Surya Paloh Bertemu Jokowi, Ada Permintaan Apa?

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved