Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Rencana Penghapusan Insentif Guru Agama di Jateng Tuai Respons Pedas

CC-02 by CC-02
19 November 2023
in Daerah
0
Ilustrasi penghapusan insentif guru agama di Jawa Tengah mendapat respons tidak bagi dari para pengajar (dok. www.pexels.com)
0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Program prioritas Pemprov Jateng menuai penolakan dari DPRD Jateng.

Pasalnya, dalam pelaksanaan program prioritas akan diberlakukan penghapusan anggaran insentif untuk guru agama.

Program prioritas tersebut tertuang dalam KUA PPAS RAPBD Jateng tahun 2024.

Selain penghapusan insentif, ada pula penghapusan anggaran BOSDA Jateng yang terdiri dari BOSDA di dinas pendidikan dan kebudayaan.

Hal tersebut langsung direspon oleh Ketua Fraksi PPP DPRD Jateng, Masruhan Samsurie.

Bahkan ia menyatakan sikap terkait rencana realokasi anggaran untuk mendukung program prioritas tersebut.

Masruhan secara gamblang melontarkan penolakan pada rencana penghapusan anggaran insentif guru keagamaan, atau guru madin, TPQ, dan pontren se-Jateng yang mencapai Rp 247 miliar.

Ia juga tidak menyetujui rencana dihapusnya anggaran BOSDA Jateng sebesar Rp 142 miliar.

Termasuk penghapusan BOSDA untuk siswa madrasah Aliyah negeri dan swasta se-Jateng yang mencapai Rp 27 miliar. 

Menurutnya hilangnya anggaran tersebut berpotensi dan berdampak serius bagi nasib guru agama.

“Dari hal itu empati terhadap nasib guru keagamaan yang telah mengabdi tanpa pamrih di bidang pendidikan non formal selama ini hilang,” katanya, Jumat (17/11/2023).

Berimbas ke 250 Guru Agama

Menurutnya, rencana penghapusan anggaran itu akan berimbas pada nasib 250 ribu guru agama di Jateng.

Ia juga mengatakan jika diberlakukan,  tambahan insentif sebesar Rp 100 ribu setiap bulan untuk guru agama akan hilang.

Kondisi itu akan sangat mengganggu rasa kemanusiaan bagi guru agama yang sudah berkontribusi bagi pendidikan.

“Rp 100 ribu per bulan saja mau dihilangkan, ini tentu sangat memprihatinkan,” katanya.

Secara tegas ia mengatakan, rasa keadilan di bidang pendidikan di Jateng juga mulai terkikis. 

Menurutnya keadilan sektor pendidikan selama ini telah agak tegak dengan munculnya anggaran BOSDA Jateng.

Meski jauh dari cukup, dibmana selama 5 tahun akreditasi A hanya dapat Rp 150 ribu per siswa setiap tahun.

Sementara akreditasi B memperoleh Rp 250 ribu setiap siswa untuk satu tahun.

Sedangkan akreditasi C memperoleh Rp 500 ribu setiap siswa untuk satu tahun.

Jika ditotal, ia mengatakan anggaran BOSDA selama ini hanya sebesar sekitar Rp 150 miliar per tahun. 

Sementara untuk BOP siswa negeri sebesar Rp 800 miliar per tahun. Dengan BOP, siswa SMAN/SMKN/SLBN telah digratiskan. 

“Oleh sebab itu, jika BOSDA akan dihilangkan, maka akan sangat mengusik rasa keadilan kita terhadap dunia pendidikan di Jateng,” imbuhnya.(CC-01)

Tags: bosdadprd jatengguru agamainsentif gurupemprov jatengppptpq
Previous Post

Abraham Samad Hingga Butet Kompak Laporkan Pelanggaran Pemilu ke Bawaslu RI

Next Post

Angka Kekerasan Sekolah di Jawa Tengah Masih Tinggi

Related Posts

bacok
Daerah

Supandang Tewas Dibacok Saat Tagih Utang Rp500 Ribu di Probolinggo

18 Agustus 2026
Ilustrasi Basarnas selamatkan pendaki terjatuh di Gunung Slamet. (dok. istimewa)
Daerah

Pendaki 16 Tahun Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Bergerak

18 Agustus 2026
Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Next Post
Ilustrasi kekerasan terhadap siswa. (dok. istimewa)

Angka Kekerasan Sekolah di Jawa Tengah Masih Tinggi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved