Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Alasan Megawati Larang Para Menteri Kabinet Indonesia Maju Mundur

CC-02 by CC-02
31 Januari 2024
in Politik
0
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna H Laoly, mengaku patuh pada arahan pimpinan PDIP.

Hal tersebut supaya tetap berada di Kabinet Indonesia Maju.

Minggu (28/1/2024), Yasonna, mengatakan, juga mengungkapkan apa yang dikatakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Di mana Ketum Megawati Soekarnoputri melarang para menteri dari PDIP meninggalkan Presiden Jokowi.

“Itu merupakan arahan partai yang langsung diinstruksikan oleh Ketum PDIP,” jelasnya.

Selain Yasonna, beberapa menteri lainnya juga berasal dari PDIP.

Sejumlah menteri tersebut yakni Menkop UMKM Teten Masduki, Menpan RB Azwar Anas, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Kemudian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga dan Mensesneg Pramono Anung.

Menurut Sekjen PDIP Hasto Kristianto, para menteri dari PDIP, semula berniat mundur karena situasi politik yang kurang baik.

Terutama setelah Gibran Rakabuming Raka, menjadi cawapres Prabowo Subianto melalui putusan MK yang cacat etik.

“Niat mereka dicegah Megawati, demi stabilitas pemerintahan,” imbuhnya.(CC-01)

Tags: indonesia majukabinetketua umum pdipmegawatimenteripdip
Previous Post

Ganjar Yakinkan Warga Cirebon Tak Perlu Takut Ancaman Pihak Luar

Next Post

Janggal! Nama Mahfud MD Sempat Tak Muncul di Media Sosial X

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Mahfud MD (dok. Istimewa)

Janggal! Nama Mahfud MD Sempat Tak Muncul di Media Sosial X

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved