Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Jokowi Diduga Cawe-cawe Pemilihan Ketum PPP, Romahurmuziy: Sama Sekali Tidak

CC-01 by CC-01
26 Mei 2025
in Politik
0
Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy (dok. istimewa)

Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy (dok. istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Ketua Majelis Pertimbangan DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Romahurmuziy, menegaskan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak ikut campur dalam proses penjaringan calon ketua umum PPP menjelang Muktamar partai yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus atau September 2025.

Pernyataan tersebut disampaikan Rommy—sapaan akrabnya—untuk merespons isu yang berkembang di publik terkait kemunculan nama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam bursa calon ketua umum PPP.

“Apakah Pak Jokowi cawe-cawe soal nama Pak Amran? Sama sekali tidak,” ujar Rommy dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/5/2025).

Baca: Empat Nama Kandidat Ketua Umum PPP Muncul, Siapa yang Akan Memimpin?

Pandangan Jokowi Diminta, Bukan Intervensi

Rommy mengakui bahwa dirinya memang meminta pandangan pribadi Jokowi, bukan sebagai bentuk intervensi politik, melainkan sebagai masukan dari seorang mantan atasan terhadap nama Amran, yang sebelumnya pernah menjabat Menteri Pertanian di kabinet Jokowi.

“Beberapa kali diskusi saya dengan Pak Jokowi, termasuk yang di Solo, memang salah satu sebab mengapa kemudian semakin fokus nama Pak Amran. Karena Pak Jokowi tahu persis kualitas dan totalitas Pak Amran jika diberikan sebuah amanah,” tambah Rommy.

Baca: Dugaan Pungli PPPK Capai Rp 1,4 Miliar, BKPPD Grobogan Membantah

8 Kandidat Calon Ketum, Ada Internal dan Eksternal

Rommy menegaskan bahwa proses penjaringan calon ketua umum PPP dilakukan secara terbuka dan demokratis. Hingga pertengahan Mei 2025, setidaknya 8 nama telah muncul, baik dari kalangan internal maupun eksternal partai.

Nama-nama tersebut adalah:

  • Internal PPP:

    • Sandiaga Uno

    • Sekjen Arwani Thomafi

    • Gus Yasin (Wakil Gubernur Jateng)

  • Eksternal:

    • Saifullah Yusuf (Gus Ipul)

    • Dudung Abdurrahman (eks KSAD)

    • Amran Sulaiman (Mentan)

    • Marzuki Ali

    • Agus Suparmanto

Rommy mengungkapkan bahwa seluruh nama tersebut muncul dari hasil pemikiran dan diskusi internal partai.

“Bahkan Mas Anies Baswedan pun saya pernah bujuk untuk bersedia masuk dan memimpin PPP pada akhir Desember 2024 lalu,” ungkap Rommy. “Nama itu semuanya murni pemikiran saya, kecuali Pak Agus Suparmanto yang didorong oleh Gus Yasin.”

Baca: Isu Eskalator di Candi Borobudur: Gubernur Jateng Tegaskan Itu Wewenang Pusat

PPP Fokus Rebut Kursi di Senayan

Lebih jauh, Rommy menegaskan bahwa arah utama dari penjaringan calon ketua umum adalah mencari figur terbaik yang mampu membawa PPP kembali ke Senayan. Dalam prosesnya, ia juga mengaku beberapa kali berdiskusi dengan Jokowi untuk meminta masukan terkait strategi yang tepat.

“Beliau beberapa kali saya mintai pandangan, bagaimana cara paling efektif mengembalikan PPP ke Senayan,” jelas Rommy.(CC-01)

Tags: amran sulaimanBerita Politikjoko widodoketua umum pppMuktamar PPP 2025parpolPolitik NasionalpppRomahurmuziysandiaga uno
Previous Post

Isu Eskalator di Candi Borobudur: Gubernur Jateng Tegaskan Itu Wewenang Pusat

Next Post

Kapal Kontainer MSC ELSA 3 Tenggelam di Lepas Pantai India, Bawa Bahan Kimia Berbahaya

Related Posts

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan melantik Uya Kuya sebagai Ketua DPW PAN DKI Jakarta menggantikan Eko Patrio. PAN menyebut Uya dipilih karena integritas, komitmen, dan jejaring sosialnya. (dok. istimewa)
Politik

Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio

27 Juni 2026
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Next Post
Kapal muatan berbahaya tenggelam di India (dok. istimewa)

Kapal Kontainer MSC ELSA 3 Tenggelam di Lepas Pantai India, Bawa Bahan Kimia Berbahaya

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved