Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

PPATK Temukan Rp 1,15 Triliun di Rekening Dormant Terindikasi Tindak Pidana

CC-01 by CC-01
6 Agustus 2025
in Breaking News, Nasional
0
Ketua PPATK Ivan Yustiavandana (dok. istimewa)

Ketua PPATK Ivan Yustiavandana (dok. istimewa)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap hasil temuan mengejutkan dari analisis terhadap rekening dormant atau rekening yang tidak menunjukkan aktivitas selama lebih dari tiga bulan. Dari hasil penelusuran, total saldo dari rekening dormant yang terindikasi tindak pidana mencapai Rp 1,15 triliun.

Ketua PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan akumulasi dari 1.155 rekening dormant, yang tersebar di berbagai bank.

“Temuan rekening dormant terindikasi tindak pidana dengan total Rp 1,15 triliun. Ini tersebar pada banyak bank,” ujar Ivan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (6/8/2025).

Ivan mengatakan mayoritas rekening tersebut telah menganggur selama lebih dari lima tahun, dan dalam proses kajian lebih lanjut, banyak di antaranya berkaitan dengan tindak pidana serius seperti korupsi, perjudian, penggelapan, hingga pencucian uang.

Penurunan Transaksi Judi Online Setelah Pemblokiran

Menurut PPATK, sejak kebijakan pembekuan sementara rekening dormant diberlakukan mulai 16 Mei 2025, terjadi penurunan signifikan transaksi perjudian online, dari semula Rp 2,96 triliun menjadi Rp 1,50 triliun dalam periode Januari–Juni 2025.

“Masyarakat berpendapatan menengah bawah cenderung menggunakan hingga 73 persen penghasilannya untuk judi online,” ungkap Ivan.

Rincian Indikasi Tindak Pidana dari Rekening Dormant

Berikut lima jenis tindak pidana terbesar yang teridentifikasi dalam rekening dormant:

  1. Korupsi

    • 280 rekening

    • Saldo per 5 Februari 2025: Rp 7,5 triliun

    • Saldo dormant terkini: Rp 548,2 miliar

  2. Perjudian

    • 517 rekening

    • Saldo per 5 Februari 2025: Rp 1 triliun

    • Saldo dormant terkini: Rp 540,6 miliar

  3. Penggelapan

    • 16 rekening

    • Saldo per 5 Februari 2025: Rp 527,4 miliar

    • Saldo dormant terkini: Rp 31,3 miliar

  4. Penipuan dan/atau Penggelapan

    • 3 rekening

    • Saldo per 5 Februari 2025: Rp 6,4 miliar

    • Saldo dormant terkini: Rp 12,8 miliar

  5. Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)

    • 67 rekening

    • Saldo per 5 Februari 2025: Rp 200,3 miliar

    • Saldo dormant terkini: Rp 7,2 miliar

PPATK menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menelusuri asal-usul dana dan menindaklanjuti dengan tindakan hukum sesuai ketentuan.(CC-01)

Tags: Ivan Yustiavandanakorupsipencucian uangpenggelapanperjudian onlineppatkrekening dormantsaldo mencurigakantindak pidana keuangantransaksi ilegal
Previous Post

Menteri Imipas Pantau Keberadaan Riza Chalid Tersangka Korupsi Minyak Rp 285 Triliun Diduga Berada di Malaysia

Next Post

Eks Karyawan Honorer RSUD Pati Akan Ikut Aksi 13 Agustus, Tuntut Pekerjaan Dikembalikan atau Bupati Mundur

Related Posts

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (dok. istimewa)
Breaking News

BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya

1 Oktober 2026
Bareskrim Polri dan Polisi Diraja Malaysia sepakat memperkuat kerja sama pemberantasan narkotika lintas negara melalui pertukaran intelijen dan penindakan bersama. (dok. istimewa)
Breaking News

Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara

7 September 2026
Menteri Karding dan Raja Juli main domino dengan pelaku pembalakan hutan (dok. istimewa)
Nasional

Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan

2 September 2026
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi RI. (dok. Kemenkop)
Nasional

Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast

2 September 2026
Next Post
RSUD RAA Soewondo Pati (dok. istimewa)

Eks Karyawan Honorer RSUD Pati Akan Ikut Aksi 13 Agustus, Tuntut Pekerjaan Dikembalikan atau Bupati Mundur

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved