Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Pengusaha Ganti Nama Sound Horeg Jadi Sound Karnaval Indonesia Usai Fatwa Haram dan Rencana Aturan Pemprov Jatim

CC-01 by CC-01
31 Juli 2025
in Daerah
0
Memed Potensio alias Thomas Alva EdiSound Horeg (dok. istimewa)

Memed Potensio alias Thomas Alva EdiSound Horeg (dok. istimewa)

0
SHARES
17
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, MALANG – Para pengusaha penyewaan sound system di Malang yang tergabung dalam Paguyuban Sound Malang Bersatu resmi mengganti istilah “sound horeg” menjadi Sound Karnaval Indonesia. Langkah ini diambil menyusul fatwa haram dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan rencana penerbitan aturan batasan suara oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Deklarasi pergantian nama tersebut dilakukan saat perayaan ulang tahun ke-6 Team Sotok, yang digelar di Lapangan Desa Gedog Kulon, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, pada Senin (29/7/2025). Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh komunitas sound system, termasuk Mas Bre, pemilik Brewog Audio Blitar, dan Memed Potensio alias Thomas Alva EdiSound Horeg.

Ketua Paguyuban Sound Malang Bersatu, David Stevan, membenarkan penggantian istilah ini. Ia menyebutkan bahwa istilah “horeg” dianggap memiliki konotasi negatif dan menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Sudah ikrar agar namanya Sound Karnaval Indonesia. Kita ganti yang horeg itu menjadi Sound Karnaval Indonesia,” ujar David saat dikonfirmasi, Rabu (31/7/2025).

David juga menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah menunggu aturan resmi dari Pemprov Jatim mengenai batasan maksimal desibel suara. Para pengusaha siap mengikuti aturan yang akan segera diumumkan tersebut.

“Untuk suaranya nanti tergantung peraturan nanti bagaimana,” kata David, pemilik Blizzard Audio, salah satu pelopor sound karnaval dengan suara menggelegar.

Sebelumnya, fenomena sound horeg menjadi perdebatan publik karena suara keras yang dihasilkan kerap dianggap mengganggu masyarakat. Sejumlah ulama dan ormas Islam bahkan mengeluarkan fatwa haram terhadap penggunaan sound horeg dalam kegiatan hiburan.

Dengan perubahan nama ini, para pelaku usaha berharap bisa tetap menjalankan kegiatan hiburan masyarakat secara lebih tertib, tertata, dan sesuai regulasi yang ditetapkan.(CC-01)

Tags: aturan desibel suarablizzard audiobrewog audiofatwa haram MUIkontroversi sound systempaguyuban sound malangpemprov jatimpengusaha sound systemsound horegsound karnaval indonesia
Previous Post

Suryadharma Ali Meninggal Dunia di Usia 66 Tahun, Dimakamkan di Cikarang Barat

Next Post

Cara Reaktivasi Rekening Bank Mandiri, BCA, CIMB Niaga, BNI, BRI dan BTN yang Diblokir PPATK

Related Posts

bacok
Daerah

Supandang Tewas Dibacok Saat Tagih Utang Rp500 Ribu di Probolinggo

18 Agustus 2026
Ilustrasi Basarnas selamatkan pendaki terjatuh di Gunung Slamet. (dok. istimewa)
Daerah

Pendaki 16 Tahun Terjatuh ke Kawah Gunung Slamet, Tim SAR Bergerak

18 Agustus 2026
Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Next Post
Ilustrasi rekening bank Mandiri (dok. istimewa)

Cara Reaktivasi Rekening Bank Mandiri, BCA, CIMB Niaga, BNI, BRI dan BTN yang Diblokir PPATK

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved