Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Penyebab Kecelakaan Air India AI171: Indikasi Kegagalan Sistem Hidrolik, Roda dan Flap Tidak Berfungsi Normal

CC-01 by CC-01
13 Juni 2025
in Breaking News, Internasional
0
Kecelakaan pesawat Air India AI171 (dok. Reuters)

Kecelakaan pesawat Air India AI171 (dok. Reuters)

0
SHARES
31
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, AHMEDABAD — Insiden jatuhnya pesawat Air India AI171 di kawasan permukiman Meghani Nagar, Ahmedabad, pada awal Juni 2025 terus menyisakan misteri. Investigasi awal mengungkap adanya anomali pada roda pendarat (landing gear) dan flap sayap pesawat Boeing 787 Dreamliner, yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya saat proses lepas landas.

Landing Gear Tidak Masuk, Flap Tidak Terbuka

Dalam rekaman video amatir yang beredar luas di media sosial, terlihat bahwa roda pesawat tetap dalam posisi terbuka (landing gear ter-deploy) meski sudah mengudara. Lebih mengkhawatirkan, flap sayap justru tampak tertutup, padahal flap berperan penting untuk menambah daya angkat (lift) saat pesawat tinggal landas.

Data radar dan rekaman visual menunjukkan pesawat hanya mampu mencapai ketinggian sekitar 190 hingga 625 kaki, sebelum kembali turun tajam dan menabrak kawasan padat penduduk. Posisi flap yang tertutup serta roda yang tidak tertarik masuk menyebabkan drag besar dan minim lift, kondisi yang sangat berbahaya saat fase pendakian awal.

Dugaan Kuat: Kegagalan Sistem Hidrolik atau Mesin

Pakar penerbangan dari Airlineratings, Josh Wood, menyebut kemungkinan besar terjadi kegagalan pada sistem hidrolik atau mesin pesawat.

“Berdasarkan fakta yang tersedia, tampaknya tidak ada penjelasan lain yang lebih mungkin,” ujarnya kepada KompasTekno, Jumat (13/6/2025).

Josh menambahkan bahwa tidak ada indikasi ledakan atau cuaca buruk, sehingga faktor teknis menjadi fokus utama investigasi.

“Roda tetap ter-deploy, flap tertutup—ini indikasi sistem hidrolik tidak bekerja. Sistem ini sangat vital pada Boeing 787 karena mengatur banyak elemen kontrol penerbangan,” jelasnya.

Kotak Hitam Ditemukan, Investigasi Multinasional Berlangsung

Tim dari Aircraft Accident Investigation Bureau (AAIB) India, dibantu oleh UK AAIB, NTSB Amerika Serikat, serta perwakilan dari Boeing dan General Electric, telah berhasil menemukan kotak hitam pesawat.

Analisis mendalam terhadap Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR) akan dilakukan untuk mengungkap:

  • Urutan kejadian teknis

  • Keputusan kru di kokpit

  • Kondisi sistem penerbangan saat detik-detik awal penerbangan

Lebih dari 240 orang penumpang dan awak tewas dalam kecelakaan tragis ini, menjadikannya salah satu kecelakaan udara paling fatal dalam sejarah penerbangan India.(CC-01)

Tags: AAIB IndiaAhmedabad CrashAir India AI171Boeing 787 DreamlinerFlap SayapInvestigasi Kecelakaan PesawatKecelakaan Pesawat Air IndiaKeselamatan PenerbanganKotak HitamLanding Gear Tidak MasukSistem Hidrolik Pesawat
Previous Post

Trump Kecewa ke Israel, Netanyahu Serang Iran Meski Sudah Diperingatkan AS

Next Post

Gubernur Aceh Tolak Empat Pulau Masuk Sumut: Klaim Sejarah dan Administrasi Jadi Alasan Kuat

Related Posts

Syahrul Yasin Limpo bersama Firli Bahuri (dok. istimewa)
Breaking News

Polri Sangar Tetapkan 2 Tersangka Petinggi Kejaksaan, Apa Kabar Kelanjutan Kasus Firli Bahuri?

12 Juli 2026
BMPAN Jawa Tengah Dukung Riyan Hidayat Maju sebagai Ketua Umum BM
Breaking News

BMPAN Jawa Tengah Dukung Riyan Hidayat Maju sebagai Ketua Umum BM

9 Juli 2026
The Park Semarang menghadirkan International Circus Show dari Chile dan Ekuador selama libur sekolah, 27 Juni-12 Juli 2026. (dok. istimewa)
Bisnis

The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026

27 Juni 2026
Korban tewas akibat gempa kembar Magnitudo 7,5 dan 7,2 di Venezuela bertambah menjadi 235 orang. (dok. istimewa)
Internasional

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 235 Orang

26 Juni 2026
Next Post
Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (dok. Humas Pemprov Aceh)

Gubernur Aceh Tolak Empat Pulau Masuk Sumut: Klaim Sejarah dan Administrasi Jadi Alasan Kuat

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Kasus Firli Bahuri Mandek, Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polda Metro Jaya
  • Polri Sangar Tetapkan 2 Tersangka Petinggi Kejaksaan, Apa Kabar Kelanjutan Kasus Firli Bahuri?
  • Kejagung Terima Pelimpahan 3 Perkara Korupsi dari Polri, Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
  • Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Berlomba Bongkar Kasus Korupsi
  • Kejati DIY Data Seluruh SPPG atas Permintaan Kejagung, Petakan Lokasi hingga Kendala Operasional

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved