Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

Jelang Conclave, Dua Kardinal Kandidat Paus Dituding Terkait Kasus Pelecehan Seksual

CC-01 by CC-01
5 Mei 2025
in Internasional
0
Conclave Vatikan 2025 (dok. istimewa)

Conclave Vatikan 2025 (dok. istimewa)

0
SHARES
16
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, VATIKAN – Jelang pelaksanaan Conclave Vatikan pada 7 Mei 2025 untuk memilih Paus baru, sorotan tajam datang dari kelompok pemerhati kasus pelecehan seksual dalam Gereja Katolik asal Amerika Serikat, Bishop Accountability.

Mereka menyoroti dua nama kuat kandidat paus: Kardinal Luis Antonio Tagle dari Filipina dan Kardinal Pietro Parolin dari Italia, yang disebut memiliki rekam jejak bermasalah terkait penanganan kasus pelecehan seksual.

Tagle Dinilai Gagal Dorong Transparansi di Filipina

Anne Barrett Doyle, Wakil Direktur Bishop Accountability, menyatakan bahwa Konferensi Waligereja Filipina (CBCP) tidak transparan dalam menangani kasus kekerasan seksual.

“Jika Kardinal Tagle tak bisa mendorong para uskup di negaranya untuk mempublikasikan pedoman penanganan kasus kekerasan seksual, bagaimana dia bisa dipercaya sebagai pemimpin gereja global?” ujar Doyle, Jumat (2/5), dikutip AFP.

Pihak CBCP membantah tudingan tersebut, menyatakan bahwa tanggung jawab atas dugaan pelanggaran seksual oleh klerus adalah wewenang uskup diosesan atau kepala biara, bukan tanggung jawab Tagle secara langsung.

CBCP juga menyebut bahwa Tagle telah berkontribusi menyusun pedoman soal pelecehan seksual semasa menjadi Uskup Agung Manila (2011–2019), meskipun dokumen tersebut belum ditemukan secara publik, termasuk oleh AFP.

Parolin Disebut “Penjaga Rahasia”

Doyle juga melontarkan kritik tajam kepada Kardinal Pietro Parolin, Sekretaris Negara Vatikan, yang menurutnya terlalu tertutup dan kurang transparan dalam isu pelecehan seksual.

“Harapan apa pun untuk transparansi seputar pelecehan seksual akan pupus total jika Parolin terpilih,” ungkap Doyle.

Parolin dikenal sebagai tokoh sentral dalam diplomasi Vatikan dan pengelolaan administratif Gereja, namun gaya kepemimpinannya yang sangat tertutup memicu kekhawatiran dari kelompok advokasi korban.

Pemilihan Paus Dimulai 7 Mei

Vatikan akan menggelar Conclave tertutup pada 7 Mei 2025, diikuti oleh 133 kardinal yang memenuhi syarat, termasuk Kardinal Suharyo dari Indonesia. Syarat utama bagi kardinal yang bisa memilih atau dipilih adalah berusia di bawah 80 tahun.

Para kardinal akan mengambil sumpah kerahasiaan dan menjalani proses pemilihan yang berlangsung secara tertutup di Sistine Chapel, hingga salah satu dari mereka terpilih sebagai Paus baru pengganti Paus Fransiskus.(CC-01)

Tags: Bishop AccountabilityCBCP FilipinaConclave Vatikan 2025Gereja KatolikKardinal ParolinKardinal SuharyoKardinal Taglekasus pelecehan seksual GerejaPemilihan Paus Barutransparansi gerejavatikan
Previous Post

Netanyahu Ancam Balas Serangan Houthi, Iran Siap Serang Balik Jika Diserang Israel atau AS

Next Post

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Kredit Bank ke PT Sritex yang Pailit Rp32,6 Triliun

Related Posts

Korban tewas akibat gempa kembar Magnitudo 7,5 dan 7,2 di Venezuela bertambah menjadi 235 orang. (dok. istimewa)
Internasional

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 235 Orang

26 Juni 2026
Indonesia tidak meraih penghargaan Labbaitom 1447 H dari Kementerian Haji Arab Saudi. (dok. istimewa)
Internasional

Indonesia Tak Raih Penghargaan Labbaitom 1447 H, Malaysia Kembali Sabet Diamond Award

4 Juni 2026
Iran izinkan kapal non-musuh melintas Selat Hormuz di tengah konflik dengan AS dan Israel. (dok. istimewa)
Internasional

Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah

25 Maret 2026
Hotel Al-Rasheed di Baghdad diserang drone pada 17 Maret 2026. (dok. AFP)
Internasional

Drone Serang Hotel Al-Rasheed Baghdad, Ledakan Dekat Kedutaan AS

17 Maret 2026
Next Post
Sritex (dok. istimewa)

Kejagung Selidiki Dugaan Korupsi Kredit Bank ke PT Sritex yang Pailit Rp32,6 Triliun

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved