Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

DURHAKA! Kronologi Anak Aniaya Ibu Kandung Hingga Tewas di Semarang, Polisi: Pelaku Buron

CC-01 by CC-01
19 Februari 2025
in Breaking News, Daerah
0
Ilustrasi pembunuhan (dok. Istimewa)

Ilustrasi pembunuhan (dok. Istimewa)

0
SHARES
14
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Seorang warga Gunungsari, Jombang, Kecamatan Candisari, Salamah (usia tidak disebutkan), meninggal dunia akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh anak kandungnya sendiri, IG (37).

Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa (18/2/2025) pukul 23.15 WIB di dalam rumah korban. Tetangga korban mendengar teriakan minta tolong sebelum akhirnya menemukan Salamah dalam kondisi berlumuran darah di depan rumahnya.

Kronologi Kejadian

Menurut seorang tetangga korban, S, ia mendengar suara teriakan dari dalam rumah Salamah pada malam kejadian. Ketika keluar untuk mengecek, ia melihat korban sudah tergeletak di depan rumah dalam keadaan berlumuran darah.

S yang panik langsung meminta bantuan warga sekitar untuk menolong korban. Salamah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Romani Semarang, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka senjata tajam.

Kapolsek Candisari, Iptu Rudi Izam, mengatakan bahwa pelaku masih dalam pengejaran dan pihak kepolisian masih menyelidiki motifnya lebih lanjut.

“Iya, anggota sedang dalam penanganan, mohon waktu. Penanganannya di Polrestabes Semarang,” ujar Iptu Rudi, Rabu (19/2/2025).

Diduga Dibunuh oleh Anak Kandung Sendiri

Berdasarkan informasi yang beredar, pelaku diduga adalah IG (37), anak kandung pertama korban. Motif sementara diduga karena masalah ekonomi, di mana korban sering meminta uang kepada pelaku yang diketahui tidak memiliki pekerjaan alias menganggur.

Saat korban tidak diberi uang, pelaku diduga naik pitam dan melakukan penganiayaan hingga berujung pada kematian ibunya sendiri.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis Polrestabes Semarang. Dari hasil penyelidikan awal, ditemukan banyak ceceran darah di lokasi kejadian, serta luka-luka pada tubuh korban, termasuk di bagian lengan, pergelangan tangan, dan dada akibat senjata tajam.

Jenazah korban saat ini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan autopsi.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia belum bisa memberikan banyak informasi karena kasus ini masih dalam penyelidikan.

“Iya, monitor, masih dalam penyelidikan,” ujar Andika.

Polisi saat ini terus berkoordinasi untuk menangkap pelaku yang masih buron.(CC-01)

Tags: Anak Bunuh IbuKasus Pembunuhan SemarangKasus PenganiayaanKriminal CandisariPembunuhan Gunungsaripolrestabes semarang
Previous Post

Seleksi Bakal Calon Ketua Umum BPC HIPMI Kota Semarang Resmi Dibuka

Next Post

Walkot Semarang Mbak Ita Penuhi Panggilan KPK Usai 4 Kali Mangkir, Langsung Ditahan?

Related Posts

The Park Semarang menghadirkan International Circus Show dari Chile dan Ekuador selama libur sekolah, 27 Juni-12 Juli 2026. (dok. istimewa)
Bisnis

The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026

27 Juni 2026
Peserta SPPI calon manajer Koperasi Desa Merah Putih, Novia Rahmadhani Sihotang, meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil di Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Sosok Novia Rahmadhani Sihotang Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil

26 Juni 2026
Pembukaan pameran security system dari Dahua Technology. (dok. istimewa)
Bisnis

Tren Penggunaan CCTV Rumah dan Gedung Meningkat 20 Persen, Bos Invision: Dilengkapi Kemampuan AI

11 Juni 2026
Ilustrasi guru (Dok. Kemenperin.go.id)
Breaking News

Gaji Ke-13 ASN 2026 Mulai Cair Juni, Berikut Daftar Penerima dan Besarannya

4 Juni 2026
Next Post
Wali Kota Semarang, Heverarita Gunaryati Rahayu atau Mbak Ita dijemput paksa KPK di kasus korupsi Pemkot Semarang (dok. istimewa)

Walkot Semarang Mbak Ita Penuhi Panggilan KPK Usai 4 Kali Mangkir, Langsung Ditahan?

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved