Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Megawati Minta Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Rp 10.000 Dihitung Ulang, Apa Kata Tokoh Lain?

CC-01 by CC-01
16 Desember 2024
in Nasional
0
Megawati Soekarnoputri (dok. istimewa)

Megawati Soekarnoputri (dok. istimewa)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, Jakarta — Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, menyarankan Presiden terpilih Prabowo Subianto untuk meninjau ulang anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ditetapkan sebesar Rp 10.000 per porsi. Menurutnya, anggaran tersebut terlalu rendah untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak penerima manfaat.

Megawati: Rp 10.000 Tidak Cukup untuk Gizi Anak

“Kalau cuma Rp 10.000, apa bisa mencukupi gizi yang baik? Presiden perlu menghitung kembali anggarannya agar program ini efektif dan benar-benar memenuhi kebutuhan anak-anak,” ujar Megawati dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (12/12/2024).

Megawati menekankan pentingnya kualitas gizi dalam program ini, mengingat tujuannya adalah meningkatkan kesehatan anak-anak di Indonesia.

Tanggapan dari Partai Lain

Menanggapi pernyataan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Saan Mustopa, menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan kajian mendalam sebelum menetapkan anggaran tersebut.

“Saya yakin angka Rp 10.000 itu bukan muncul begitu saja. Pasti ada kajian dan pertimbangan teknis yang mendasarinya,” ujar Saan saat ditemui di kantor DPP Nasdem.

Saan juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus mengevaluasi efektivitas program MBG selama implementasinya.

Di sisi lain, Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menilai anggaran Rp 10.000 sudah cukup, asalkan pengelolaannya dilakukan dengan baik.

“Menurut saya, Rp 10.000 cukup jika pengelolaannya dilakukan dengan baik dan efisien. Yang terpenting adalah transparansi dalam pelaksanaan program ini agar tepat sasaran,” kata Herman.

Herman juga menekankan pentingnya pemerataan pelaksanaan program MBG di seluruh wilayah Indonesia.

Evaluasi dan Implementasi Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu inisiatif pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak di Indonesia. Meskipun mendapatkan berbagai tanggapan, pemerintah berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan memastikan program ini berjalan efektif.(CC-01)

Tags: makan bergizi gratismegawatiprabowo
Previous Post

Ridwan Kamil Tidak Ajukan Gugatan Pilgub DKI 2024, Ucapkan Selamat kepada Pramono Anung-Rano Karno

Next Post

Kompolnas Usulkan Evaluasi Penggunaan Senjata Api Polri, Dorong Penggunaan Non-Lethal Weapons

Related Posts

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (dok. istimewa)
Breaking News

BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya

1 Oktober 2026
Bareskrim Polri dan Polisi Diraja Malaysia sepakat memperkuat kerja sama pemberantasan narkotika lintas negara melalui pertukaran intelijen dan penindakan bersama. (dok. istimewa)
Breaking News

Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara

7 September 2026
Menteri Karding dan Raja Juli main domino dengan pelaku pembalakan hutan (dok. istimewa)
Nasional

Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan

2 September 2026
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi RI. (dok. Kemenkop)
Nasional

Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast

2 September 2026
Next Post
Ilustrasi senjata api (dok. istimewa)

Kompolnas Usulkan Evaluasi Penggunaan Senjata Api Polri, Dorong Penggunaan Non-Lethal Weapons

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved