Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Beda Presiden Beda Konsumen, Harga Beras Masih Mahal di Pasar Induk Cipinang

CC-02 by CC-02
11 Maret 2024
in Nasional
0
Ilustrasi Beras (dok. istimewa)
0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Presiden Jokowi beberapa waktu lalu meminta jurnalis untuk mengecek harga beras di pasar.

Menurutnya harga beras sudah mulai berangsur turun meskipun tak signifikan.

Pasalnya usai hari pencoblosan Pemilu, harga beras mulai melambung tinggi di seluruh Indonesia.

Bahkan hingga saat ini harga beras di beberapa pasar masih tergolong tinggi, salah satunya di Pasar Induk Cipinang.

Satu di antara pedagang bernama Aloy pemilik toko Sumber Raya, menfatakan harga beras mulai berangsur turun.

“Saat ini harga beras jelas turun,” ujarnya.

“Jika ada yang mengatakan naik itu benar. Tapi itu kemarin, bukan sekarang. Pada awal Januari, hal itu benar. Tapi sekarang, sejak awal Februari, kami sudah mulai turun,” lanjut Aloy.

Dijelaskannya, turunnya harga beras karena Demak, Solo, Sragen dan daerah produksi beras lainnya sudah memasuki musim panen.

“Otomatis ketika musim panen tiba, gabah di pasaran akan banyak dan itu akan mempengaruhi harga,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan pemilik toko Idolaku, Haryanto.

Dia mengatakan anjloknya harga beras terjadi pasca Pemilu 2024.

“Rekor harga beras terjadi kemarin, dua minggu sebelum pemilu. Setelah pemilu di sini semua jenis beras menurun,” kata Haryanto.

Sebelumnya harga beras mencapai Rp 15.000/kg.

Saat ini harganya turun menjadi Rp 13.500/kg.

Begitu pula dengan beras jenis premium.

Sebelumnya, harga beras jenis ini bisa mencapai Rp 16.000/kg di tingkat distributor.

Hari ini harganya turun sekitar Rp 500.

Konsumen bernama Tun Rahayu (60 tahun) mengaku tidak merasakan penurunan harga beras di Pasar Beras Induk Cipinang.

Wanita pemilik warung makan Padang di Duren Sawit, Jakarta Timur ini mengaku baru saja membeli sekarung beras seberat 50 kg senilai Rp 785.000 di Toko Sumber Raya.

“Saya membeli 50 kg beras premium. Biasanya Rp 715.000, dulu malah Rp 600.000. Harganya naik kini jadi Rp 785.000. Masih mahal,” katanya.

Rahayu mengaku karena harga beras masih mahal, ia tidak membeli dua karung sekaligus melainkan hanya membeli satu karung.

“Tunggu (harga) turun dulu. Kalau beli banyak nanti rugi,” ujarnya.(CC-01)

Tags: berasharga berasjokowipasar induk cipinang
Previous Post

Fakta-fakta Satu Keluarga Tewas Bunuh Diri Dari Lantai 22 Apartemen di Jakarta Utara

Next Post

Terkuak! Ini Alasan Nelayan di Maluku Berani Curi Kubah Emas Masjid Senilai Rp 3 Miliar

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
AG pria asal Maluku yang mencuri kubah emas masjid senilai Rp 3 miliar (Dok. Humas Polres Buru)

Terkuak! Ini Alasan Nelayan di Maluku Berani Curi Kubah Emas Masjid Senilai Rp 3 Miliar

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved