Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Aipda Robig Polisi Penembak Pelajar Semarang Tak Terima Dipecat, Akan Ajukan Banding

CC-02 by CC-02
11 Desember 2024
in Daerah
0
Aipda Robig Polisi Penembak Pelajar Semarang Tak Terima Dipecat, Akan Ajukan Banding

Anggota Satres Narkoba Polrestabes Semarang Aipda Robig Zaenudin telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penembakan siswa SMKN 4 Semarang almarhum Gamma Rizkynata Oktafandy (GRO). Foto Antara

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Setelah sempat tertunda dua kali, sidang etik terhadap anggota Satresnarkoba Polrestabes Semarang, Aipda Robig Zaenudin, akhirnya digelar pada Senin (9/12/2024). Sidang ini terkait dugaan penembakan yang dilakukan Aipda Robig terhadap siswa SMKN 4 Semarang, Gamma Rizkynata Oktafandy (17) dan dua rekannya.

Sidang berlangsung selama hampir delapan jam, dimulai pukul 13.00 WIB hingga sekitar pukul 20.30 WIB. Hasilnya, Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) Polri memutuskan Aipda Robig dijatuhi sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Artanto, mengungkapkan bahwa Aipda Robig berniat mengajukan banding atas putusan tersebut. Ia memiliki waktu tiga hari untuk mengajukan permohonan kepada Ketua Sidang.

“Beliau menyampaikan akan mengajukan banding. Sesuai prosedur, diberi kesempatan tiga hari untuk melengkapi berkas pembelaan,” ujar Artanto dalam konferensi pers di Polda Jawa Tengah.

Dalam sidang etik tersebut, Aipda Robig dinyatakan bersalah atas tindakan tercela, yakni melakukan penembakan terhadap Gamma dan dua rekannya yang tengah mengendarai sepeda motor. Peristiwa itu terjadi di Jalan Candi Penataran, Semarang, pada Minggu (24/11/2024) dini hari.

“Putusannya adalah pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH. Tindakan tersebut dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap kode etik profesi,” jelas Artanto.

Insiden penembakan ini terekam kamera pengawas (CCTV) di dekat lokasi kejadian, yakni sebuah minimarket. Gamma tewas akibat luka tembak, sedangkan dua rekannya mengalami luka serius.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, sempat menyebut insiden ini terjadi saat Aipda Robig berupaya membubarkan tawuran dan merasa terancam oleh serangan senjata tajam. Namun, pernyataan tersebut dibantah oleh Kabid Propam Polda Jawa Tengah, Kombes Aris Supriyono.

Menurut Kombes Aris, penembakan tidak berkaitan dengan pembubaran tawuran. Berdasarkan hasil investigasi, Aipda Robig disebut sengaja menunggu korban berputar balik sebelum melepaskan tembakan.

“Ketika perjalanan pulang, Aipda Robig dipepet oleh kendaraan korban. Ia kemudian menunggu mereka berputar balik, lalu terjadi penembakan,” ungkap Aris dalam rapat dengar pendapat di Komisi III DPR.

Selain sanksi etik, Aipda Robig juga menghadapi proses pidana atas tindakannya. Ia diduga melanggar Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian, serta Undang-Undang Perlindungan Anak. (CC02)

Tags: Aipda Robig ZaenudinGamma Rizkynata Oktafandy
Previous Post

Penahanan Aipda Robig Dipindahkan Setelah Dipecat Dari Anggota Polri

Next Post

Pengamat Kepolisian ISESS Tegaskan Kapolrestabes Semarang Harus Segera Dievaluasi

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Polisi Penembak Siswa SMKN 4 Semarang hingga Tewas Terungkap, Inisialnya R Pangkat Bripka

Pengamat Kepolisian ISESS Tegaskan Kapolrestabes Semarang Harus Segera Dievaluasi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved