Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Ribuan Ojol Demo Kompak Tolak THR Berupa Sembako, Tuntut Uang Tunai

CC-01 by CC-01
17 Februari 2025
in Nasional
0
Demo ojol (dok. istimewa)

Demo ojol (dok. istimewa)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Ratusan driver ojek online (ojol) menggelar aksi demonstrasi di depan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), Senin (17 Februari 2025). Mereka menuntut agar Tunjangan Hari Raya (THR) diberikan dalam bentuk uang tunai, bukan bahan pokok.

“Yang pasti adalah tuntutan kami, bahwa kami harus mendapatkan THR berupa uang, bukan berupa bahan pokok,” ujar Ketua Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI), Lily Pujiati, kepada wartawan di lokasi aksi.

Driver Ojol Kawal Kebijakan THR dari Pemerintah

Menurut Lily, pernyataan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer yang menyebut bahwa driver online, baik roda dua maupun roda empat, harus mendapatkan THR, menjadi dasar perjuangan mereka.

“Pak Wamen sudah mengeluarkan statement bahwa ojol harus mendapatkan THR. Kami mengawal Pak Menteri dan Pak Wamenaker untuk mewujudkan bahwa kami akan mendapatkan THR tahun ini,” jelasnya.

Namun, para driver ojol menyerahkan kepada Kemenaker mengenai besaran THR yang akan mereka terima.

Tolak Sistem Aceng dan Slot

Selain tuntutan THR, para driver ojol juga meminta penghapusan sistem Aceng (Argo Kencing) dan Slot yang diterapkan oleh aplikator.

“Itu merugikan driver. Kami merasa diperbudak dengan adanya Aceng dan Slot ini karena tarifnya begitu murah dan ada pengotak-ngotakan wilayah,” kata Lily.

Ancaman Pemutusan Mitra Bikin Driver Takut Ikut Demo

Lily juga mengakui bahwa aksi demo kali ini tidak diikuti oleh seluruh driver ojol. Beberapa di antaranya takut mendapat sanksi dari perusahaan aplikasi, termasuk pemutusan kemitraan.

“Terus terang ya, kita belum maksimal karena banyak kawan-kawan yang ketakutan. Satu, bahwa ada ancaman-ancaman dari beberapa aplikator bahwa mereka ketika ikut demo, mereka akan diputus mitra,” ujarnya.

Wamenaker: Ojol Jangan Takut Demo

Menanggapi aksi tersebut, Wamenaker Immanuel Ebenezer menemui massa dan menyampaikan dukungannya terhadap hak para driver ojol.

“Demonstrasi dilindungi oleh undang-undang dan konstitusi di Republik ini. Jadi tidak boleh ada nanti ketika kawan-kawan aksi, kemudian pulang dari aksi ini ada yang namanya sanksi atau suspend. Jika ada, itu laporkan ke kita,” tegas Wamenaker yang akrab disapa Noel dari atas mobil komando.

Aksi ini menjadi bagian dari upaya driver ojol untuk mendapatkan hak-hak mereka, terutama terkait kesejahteraan dan keadilan dalam sistem kerja berbasis aplikasi.(CC-01)

Tags: Aceng dan SlotAksi DemonstrasiDemo OjolDriver OjolKemenakerojek onlineTHR OjolWamenaker
Previous Post

Presiden Prabowo Pastikan THR ASN dan Pekerja Swasta Cair pada Maret 2025

Next Post

Penyebab Pesawat Delta Airlines Terbalik di Toronto AS, 18 Penumpang Terluka

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Pesawat Delta Airlines terbalik saat mendarat di Bandara Toronto Pearson (dok. istimewa)

Penyebab Pesawat Delta Airlines Terbalik di Toronto AS, 18 Penumpang Terluka

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved