Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Lubang Tembok Rel Jatinegara: Dari Jalur Ilegal hingga Dugaan Prostitusi Terselubung

CC-01 by CC-01
30 Juni 2025
in Nasional
0
Lubang tembok rel kereta Jatinegara Jakarta (dok. istimewa)

Lubang tembok rel kereta Jatinegara Jakarta (dok. istimewa)

0
SHARES
8
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Tembok pembatas rel kereta api di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan. Meski telah ditutup berkali-kali, sejumlah lubang di tembok itu terus dibobol ulang oleh oknum tak bertanggung jawab.

Tak hanya digunakan sebagai jalur penyeberangan ilegal, warga menduga lubang-lubang itu juga menjadi lokasi praktik prostitusi terselubung.

“Masih ada yang berbuat begitu, kayak prostitusi. Padahal temboknya sudah ditutup, tapi masih ada yang manjat atau bolongin tembok lagi,” ungkap Ahmad (39), pedagang di sekitar Stasiun Jatinegara, Kamis (26/6).

Ahmad bukan satu-satunya yang menyuarakan keresahan. Jaka (40), tukang ojek pangkalan di kawasan itu juga membenarkan hal serupa.

“Mereka ada aja akalnya, ada yang bolongin lagi atau manjat, tapi sekarang sudah jauh berkurang dibanding dulu,” jelasnya.

Namun bukti di lapangan menunjukkan praktik itu belum sepenuhnya hilang. Di balik tembok yang dijebol, terlihat sejumlah barang mencurigakan: bungkus kondom, botol minuman keras pecah, puntung rokok, hingga sepasang sepatu perempuan dan selendang hitam.

Di dekat JPO Halte Pasar Enjo, bungkus kondom bekas tercampur sampah ditemukan berserakan di sekitar area lubang. Kondisi ini menegaskan bahwa kawasan tersebut diduga masih digunakan untuk aktivitas melanggar hukum pada malam hari.

“Iya suka ada juga (prostitusi), tapi malam doang,” ujar Nyoto, pedagang lain yang mengaku beberapa kali melihat tawar-menawar langsung antara PSK dan pelanggan di sekitar lokasi.

Selain dugaan prostitusi, lubang-lubang itu juga dimanfaatkan warga sebagai akses lintas cepat. Seperti yang diakui Sri, warga sekitar.

“Udah lama ini jadi akses, soalnya kalau jalan kaki muterin rel kan jauh, sampai ke sono,” ujarnya.

Antara Kebutuhan Akses dan Bahaya Sosial

Persimpangan antara kebutuhan warga akan akses jalan dan bahaya sosial di balik tembok yang dibobol menyimpan tugas besar bagi aparat dan pemda. Penertiban memang dilakukan, namun tidak cukup kuat untuk mencegah pembobolan ulang dan aktivitas ilegal.

Apakah kita akan terus menambal tembok yang sama, atau mulai membangun solusi yang lebih manusiawi, aman, dan tuntas?(CC-01)

Tags: Jatinegaralubang tembokpelanggaran hukumpenyeberangan ilegalprostitusi terselubungrel kereta apisosial perkotaanStasiun Jatinegara
Previous Post

Dapur Aman, Kulkas Bersih: Mahasiswa KKN Bawa Edukasi Seru untuk Penghuni Kos

Next Post

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut, Berawal dari Laporan Jalan Rusak

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Komisi Pemberantasan Korupsi (dok. KPK)

KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Proyek Jalan di Sumut, Berawal dari Laporan Jalan Rusak

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved