Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Terlalu Ngadi-ngadi, Mantan Bupati Dico Ganinduto Klaim Dicintai Warga Kendal, Kok Tak Calonkan Diri Lagi?

CC-01 by CC-01
8 Maret 2025
in Breaking News, Daerah
0
Dico Ganinduto (dok. istimewa)

Dico Ganinduto (dok. istimewa)

0
SHARES
35
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Dico Ganinduto, suami dari artis Chacha Frederica, resmi mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Kendal. Momen perpisahan yang penuh haru dan disertai air mata dari warga Kendal diabadikan oleh Chacha Frederica melalui unggahan di Instagram pribadinya. Dalam acara Pagi Pagi Ambyar di Trans TV, Jakarta Selatan, Dico membuka suara tentang alasan dirinya tidak mencalonkan diri kembali sebagai Bupati Kendal.

Alasan Tidak Mencalonkan Diri Lagi

Dico menjelaskan bahwa meskipun dirinya bisa saja langsung mencalonkan diri kembali, dinamika politik dan proses yang ada membuat keputusan tersebut tidak semudah yang dibayangkan. “Sebenarnya bisa saja langsung mencalonkan diri, tapi memang namanya politik ada dinamikanya dan prosesnya,” ungkap Dico, Jumat (7/3/2025).

Ia menegaskan bahwa banyak hal yang harus dipikirkan dan didiskusikan sebelum memutuskan untuk kembali mencalonkan diri. “Nggak segampang yang dipikirkan, ya intinya dinamika politik dan ada prosesnya memang,” tambahnya.

Rasa Terima Kasih kepada Masyarakat Kendal

Meski sudah tidak lagi menjabat, Dico dan Chacha Frederica menyatakan bahwa mereka tetap mencintai masyarakat Kendal. Menurut mereka, masa jabatan Dico sebagai Bupati Kendal menjadi momen berharga untuk belajar melayani masyarakat.

“Untuk masyarakat Kendal, terima kasih untuk cintanya kepada kami berdua. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan bisa berkenan di hati masyarakat Kendal semua. Apabila ada kurang dan salahnya, mohon dimaafkan,” papar Dico.

Dico juga berharap agar Kendal bisa lebih maju dan berprestasi di masa depan. “Pokoknya hati kita tetap buat warga Kendal dan semoga di Indonesia ini banyak lagi pemimpin yang bekerja dari hati,” tambah Chacha Frederica.

Momen Perpisahan yang Haru

Chacha Frederica mengunggah momen perpisahan Dico dengan warga Kendal di Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, terlihat betapa besar cinta dan dukungan yang diberikan oleh masyarakat Kendal kepada Dico dan keluarganya. Unggahan ini juga menjadi bukti kedekatan Dico dengan warga selama menjabat sebagai Bupati Kendal.

Tags: bupati kendalChacha Fredericadico ganindutoMasyarakat KendalMomen PerpisahanPagi Pagi AmbyarPemimpin dari HatipolitikTrans TV
Previous Post

Prabowo Perintahkan Danantara Mendanai Proyek Gasifikasi Batu Bara jadi DME Senilai Rp 180,8 Triliun

Next Post

Tujuh Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Gunung Botak Maluku

Related Posts

Syahrul Yasin Limpo bersama Firli Bahuri (dok. istimewa)
Breaking News

Polri Sangar Tetapkan 2 Tersangka Petinggi Kejaksaan, Apa Kabar Kelanjutan Kasus Firli Bahuri?

12 Juli 2026
BMPAN Jawa Tengah Dukung Riyan Hidayat Maju sebagai Ketua Umum BM
Breaking News

BMPAN Jawa Tengah Dukung Riyan Hidayat Maju sebagai Ketua Umum BM

9 Juli 2026
The Park Semarang menghadirkan International Circus Show dari Chile dan Ekuador selama libur sekolah, 27 Juni-12 Juli 2026. (dok. istimewa)
Bisnis

The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026

27 Juni 2026
Peserta SPPI calon manajer Koperasi Desa Merah Putih, Novia Rahmadhani Sihotang, meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil di Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Sosok Novia Rahmadhani Sihotang Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil

26 Juni 2026
Next Post
Tujuh penambang tewas setelah tertimbun longsor di kawasan tambang emas ilegal di Gunung Botak, Desa Wamsait, Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, Maluku (dok. istimewa)

Tujuh Penambang Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal Gunung Botak Maluku

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Kasus Firli Bahuri Mandek, Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polda Metro Jaya
  • Polri Sangar Tetapkan 2 Tersangka Petinggi Kejaksaan, Apa Kabar Kelanjutan Kasus Firli Bahuri?
  • Kejagung Terima Pelimpahan 3 Perkara Korupsi dari Polri, Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
  • Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Berlomba Bongkar Kasus Korupsi
  • Kejati DIY Data Seluruh SPPG atas Permintaan Kejagung, Petakan Lokasi hingga Kendala Operasional

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved