Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Bisnis

Awal Ramadan Harga Cabai di Semarang Meroket Tajam Capai Rp 105 Ribu per Kg

CC-01 by CC-01
3 Maret 2025
in Bisnis
0
Harga cabai melonjak tajam (dok. istimewa)

Harga cabai melonjak tajam (dok. istimewa)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Memasuki awal Ramadan, harga cabai di sejumlah pasar tradisional Kota Semarang, Jawa Tengah, mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Pemerintah Kota Semarang, harga cabai tampar di Pasar Simongan telah mencapai Rp103.000 per kilogram, sementara harga cabai rawit merah di Pasar Surtikanti bahkan menembus Rp105.000 per kilogram. Kenaikan ini membuat banyak ibu rumah tangga dan pekerja harian kelimpungan dalam mengatur anggaran belanja.

“Baru juga puasa, harga sudah gila-gilaan. Cabai, bawang, semuanya naik. Kami mau masak apa kalau begini?” keluh Rina, seorang ibu rumah tangga, saat dikonfirmasi pada Senin (3/3/2025).

Rina berharap harga kebutuhan pokok, terutama cabai, segera turun. Menurutnya, cabai merupakan bumbu utama dalam masakan sehari-hari, sehingga kenaikan harga ini sangat memberatkan. “Sudah tahunan kalau momen seperti ini, harganya naik,” ucapnya.

Dampak pada Pekerja Harian dan Pedagang

Bukan hanya ibu rumah tangga yang merasakan dampaknya, lonjakan harga cabai juga memberatkan para pekerja harian. Wahyu, salah seorang pekerja, mengeluh bahwa kenaikan harga bahan pokok yang terjadi setiap Ramadan semakin membebani keuangan keluarganya.

“Tiap tahun begini terus, harga naik saat Ramadan, tapi gaji tetap segitu-gitu aja. Kami jadi makin sulit memenuhi kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Para pedagang di pasar tradisional juga merasakan dampaknya. Siti, seorang pedagang sayur di Pasar Karangayu, mengaku dagangannya semakin sulit terjual karena pelanggan mulai mengurangi jumlah belanja mereka.

“Biasanya beli cabai sekilo, sekarang paling setengah atau seperempat kilo aja. Pembeli banyak yang komplain, tapi saya juga nggak bisa jual lebih murah, karena harga dari pemasok juga tinggi,” katanya.

Penyebab Kenaikan Harga

Kenaikan harga cabai di awal Ramadan ini diduga disebabkan oleh beberapa faktor, seperti peningkatan permintaan yang signifikan, cuaca yang tidak menentu, serta keterbatasan pasokan dari daerah penghasil cabai. Hal ini membuat harga cabai di pasaran melambung tinggi, terutama di kota-kota besar seperti Semarang.

Harapan Warga

Warga Semarang berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga bahan pokok, terutama cabai, selama bulan Ramadan. Mereka juga berharap adanya intervensi dari pemerintah, seperti operasi pasar atau subsidi, untuk meringankan beban masyarakat.

“Kami berharap ada solusi dari pemerintah agar harga cabai dan bahan pokok lainnya bisa stabil. Kalau begini terus, kami semakin sulit memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutur Rina.(CC-01)

Tags: cabai rawit merahcabai tampardampak kenaikan hargaharga cabai naikkeluhan ibu rumah tanggapasar tradisional Semarangpedagang sayurRamadan 2025stabilitas harga bahan pokok
Previous Post

Dirut Pertamina Simon Aloysius Sebarkan Nomor WA Pribadi, Menerima Keluhan Soal BBM

Next Post

Buruh PT Sritex Dijanjikan Bisa Bekerja Kembali dalam Dua Minggu, Menaker Pastikan Hak-Hak Terpenuhi

Related Posts

Influencer kripto Timothy Ronald dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan investasi kripto. (dok. istimewa)
Bisnis

Timothy Ronald Dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas Dugaan Penipuan Investasi Kripto, Kerugian Capai Rp3 Miliar

14 Januari 2026
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk menjaminkan aset senilai Rp 13,94 triliun kepada PT Danantara Asset Management (dok. istimewa)
Bisnis

Krakatau Steel Jaminkan Aset Rp 13,94 Triliun ke Danantara untuk Restrukturisasi Perusahaan

12 Januari 2026
Dana Syariah Indonesia fraud (dok. istimewa)
Bisnis

PPATK Blokir Rekening Dana Syariah Indonesia, Kasus Gagal Bayar Lender Masuki Babak Baru

31 Desember 2025
Emas batangan (dok. istimewa)
Bisnis

Harga Emas Antam Tembus Rp2,5 Juta per Gram, Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Masa

22 Desember 2025
Next Post
Pabrik Sritex (dok. Bloomberg)

Buruh PT Sritex Dijanjikan Bisa Bekerja Kembali dalam Dua Minggu, Menaker Pastikan Hak-Hak Terpenuhi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved