Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil

Panduga by Panduga
11 Mei 2026
in Breaking News, Viral
0
Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar viral usai SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan juri yang dinilai tidak objektif dalam pemberian skor. (dok. istimewa)

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI tingkat Kalbar viral usai SMAN 1 Pontianak memprotes keputusan juri yang dinilai tidak objektif dalam pemberian skor. (dok. istimewa)

0
SHARES
12
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, PONTIANAK – Pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi sorotan publik setelah muncul protes dari pihak SMAN 1 Pontianak terkait keputusan penilaian dewan juri yang dinilai tidak adil dan tidak objektif.

Kontroversi ini viral di media sosial setelah beredar rekaman pelaksanaan lomba yang memperlihatkan dugaan perbedaan perlakuan penilaian terhadap jawaban peserta.

Jawaban Sama, Nilai Berbeda

Berdasarkan rekaman yang ditinjau pihak sekolah, pembawa acara mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota Badan Pemeriksa Keuangan.

Peserta dari SMAN 1 Pontianak berkode C-2 menjawab bahwa anggota BPK dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan diresmikan Presiden.

Namun, jawaban tersebut justru diberi pengurangan nilai sebesar minus lima oleh dewan juri.

Tak lama kemudian, pertanyaan serupa diajukan kepada peserta lain berkode B-4. Menurut pihak SMAN 1 Pontianak, peserta tersebut memberikan jawaban dengan isi yang sama, tetapi memperoleh nilai plus 10 dari juri.

Perbedaan penilaian itu kemudian diprotes oleh perwakilan tim C-2 karena dianggap tidak konsisten.

Juri Beri Penjelasan

Menurut pihak sekolah, salah satu juri, Dyastasita, beralasan peserta C-2 dinilai tidak menyebut unsur DPD dalam jawabannya.

Saat peserta mencoba meminta pandangan penonton terkait kesamaan jawaban, juri disebut menegaskan bahwa keputusan sepenuhnya berada di tangan dewan juri.

Selain itu, juri lainnya, Indri Wahyuni, disebut menyampaikan bahwa artikulasi jawaban peserta dianggap kurang jelas.

Sementara itu, pembawa acara, Shindy Luthfiana, juga menjadi sorotan setelah pernyataannya dinilai kurang empatik terhadap protes peserta.

SMAN 1 Pontianak Minta Klarifikasi

Atas kejadian tersebut, pihak SMAN 1 Pontianak meminta klarifikasi dan permintaan maaf dari pihak terkait, termasuk dewan juri dan pembawa acara.

Sekolah menilai terdapat kekeliruan dalam proses penilaian yang berpotensi memengaruhi hasil kompetisi.

Belum Ada Pernyataan Resmi Panitia

Hingga informasi ini beredar, belum ada tanggapan resmi dari panitia pelaksana maupun pihak Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia terkait polemik penilaian tersebut.

Kontroversi ini memicu beragam reaksi publik di media sosial, dengan sebagian warganet meminta evaluasi transparansi sistem penjurian dalam kompetisi tingkat provinsi tersebut.

Tags: kalimantan baratkontroversi penilaianLCC 4 Pilar MPR RIlomba cerdas cermatmpr riSMAN 1 PontianakViral Media Sosial
Previous Post

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

Next Post

Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral

Related Posts

Ilustrasi guru (Dok. Kemenperin.go.id)
Breaking News

Gaji Ke-13 ASN 2026 Mulai Cair Juni, Berikut Daftar Penerima dan Besarannya

4 Juni 2026
Seorang mantan artis berinisial F ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penipuan online jaringan internasional di Sukoharjo. (dok. Polda Jateng)
Breaking News

Mantan Artis Jadi Tersangka Scammer Internasional di Sukoharjo, Bertugas Yakinkan Korban Lewat Video Call

2 Juni 2026
The Park Semarang menyalurkan satu sapi dan dua kambing untuk warga Semarang Barat jelang Iduladha 1447 H melalui program CSR perusahaan. (dok. panduga.id)
Bisnis

The Park Semarang Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Semarang Barat Jelang Iduladha 1447 H

28 Mei 2026
Sosok Dyastasita WB menjadi sorotan usai polemik penilaian LCC 4 Pilar Kalbar viral. (dok. istimewa)
Viral

Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral

11 Mei 2026
Next Post
Sosok Dyastasita WB menjadi sorotan usai polemik penilaian LCC 4 Pilar Kalbar viral. (dok. istimewa)

Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Indonesia Tak Raih Penghargaan Labbaitom 1447 H, Malaysia Kembali Sabet Diamond Award
  • Gaji Ke-13 ASN 2026 Mulai Cair Juni, Berikut Daftar Penerima dan Besarannya
  • Sidang Perdana Gugatan Polemik LCC Empat Pilar MPR Kalbar Digelar di PN Jakarta Pusat
  • Mantan Artis Jadi Tersangka Scammer Internasional di Sukoharjo, Bertugas Yakinkan Korban Lewat Video Call
  • Kapan Batas Pembagian Daging Kurban 2026? Simak Jadwal Hari Tasyrik dan Aturannya

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved