Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Ahok Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi LNG Pertamina

CC-02 by CC-02
11 Januari 2025
in Nasional
0
Ahok Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi LNG Pertamina

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok

0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki kasus dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) di PT Pertamina selama periode 2011-2021. Mantan Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, turut dimintai keterangan sebagai saksi pada Kamis (9/1).

Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika Sugiarto, menyebutkan bahwa Ahok dimintai keterangan mengenai kerugian yang dialami Pertamina akibat kontrak LNG.

“Basuki Tjahaja Purnama (BTP) didalami terkait potensi kerugian sebesar USD 337 juta yang dialami Pertamina pada tahun 2020 akibat kontrak LNG,” ujar Tessa dalam pernyataan tertulis, Jumat (10/1).

Selain itu, KPK menggali informasi terkait peran Dewan Komisaris Pertamina dalam meminta Direksi mendalami enam kontrak LNG yang menjadi pokok perkara.

“Kami juga mendalami permintaan Dewan Komisaris kepada Direksi untuk mengkaji enam kontrak LNG tersebut,” tambah Tessa.

Dalam kasus ini, KPK juga telah memeriksa enam saksi lainnya yang memiliki peran strategis dalam pengadaan LNG di PT Pertamina. Berikut rincian keterangan mereka:

  1. Sulistia, Sekretaris Direktur Gas PT Pertamina tahun 2012, diperiksa terkait dugaan pemalsuan Risalah Rapat Direksi (RRD) untuk pembelian LNG dari Amerika.
  2. Chrisna Damayanto, Direktur Pengolahan Pertamina periode 2012-2014, didalami terkait rencana kebutuhan LNG untuk kilang.
  3. Ellya Susilawati, Manager Korporat Strategis PT Pertamina Power, diperiksa mengenai aturan mekanisme pembelian LNG.
  4. Edwin Irwanto Widjaja, Business Development Manager PT Pertamina periode 2013-2015, didalami terkait kajian pengadaan LNG yang tidak diteruskan ke Direktorat Investasi dan Manajemen Risiko (PIMR).
  5. Dody Setiawan, VP Treasury PT Pertamina periode 2022, dimintai keterangan terkait transaksi penjualan LNG.
  6. Nanang Untung, Senior Vice President (SVP) Gas PT Pertamina periode 2011-2012, diperiksa terkait proses pembelian LNG tahun 2012.

KPK telah menetapkan dua mantan pejabat PT Pertamina sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu:

  • Hari Karyuliarto, Direktur Gas PT Pertamina periode 2012-2014.
  • Yenni Andayani, Senior Vice President (SVP) Gas & Power PT Pertamina periode 2013-2014.

Keduanya diduga terlibat dalam tindakan melawan hukum yang menyebabkan kerugian negara dalam pengadaan LNG.

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menjatuhkan hukuman sembilan tahun penjara dan denda Rp500 juta kepada Direktur Utama PT Pertamina periode 2009-2014, Karen Agustiawan. Ia dinilai terbukti bersalah dalam perkara korupsi pengadaan LNG yang menyebabkan kerugian negara.

Putusan tersebut menguatkan vonis Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Majelis hakim juga memutuskan bahwa sejumlah barang bukti akan digunakan untuk proses hukum terhadap tersangka Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani. (CC02)

Tags: ahokkorupsi
Previous Post

Sopir Bus Pariwisata Penyebab Kecelakaan Maut di Batu Jadi Tersangka, Terancam 12 Tahun Penjara

Next Post

Pramono Anung dan Rano Karno Mulai Program 100 Hari, Fokus pada Transportasi dan Banjir

Related Posts

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (dok. istimewa)
Breaking News

BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya

1 Oktober 2026
Bareskrim Polri dan Polisi Diraja Malaysia sepakat memperkuat kerja sama pemberantasan narkotika lintas negara melalui pertukaran intelijen dan penindakan bersama. (dok. istimewa)
Breaking News

Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara

7 September 2026
Menteri Karding dan Raja Juli main domino dengan pelaku pembalakan hutan (dok. istimewa)
Nasional

Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan

2 September 2026
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi RI. (dok. Kemenkop)
Nasional

Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast

2 September 2026
Next Post
Pramono Anung dan Rano Karno (dok. istimewa)

Pramono Anung dan Rano Karno Mulai Program 100 Hari, Fokus pada Transportasi dan Banjir

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved