Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite Picu Lebih dari 20 Ribu Pencarian di Google

CC-02 by CC-02
2 September 2024
in Nasional
0
Rencana Pembatasan Pembelian Pertalite Picu Lebih dari 20 Ribu Pencarian di Google
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Lebih dari 20 ribu pencarian di Google tercatat dalam beberapa jam setelah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan bahwa pemerintah akan membatasi pembelian Pertalite dan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai 1 Oktober 2024.

Pernyataan ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat, terutama terkait mekanisme baru yang mengharuskan penggunaan QR Code untuk pembelian BBM bersubsidi seperti Biosolar dan Pertalite di SPBU.

Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan subsidi BBM tepat sasaran dan mengurangi potensi penyalahgunaan.

“Kita harus memastikan bahwa subsidi yang diberikan oleh pemerintah benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak,” kata Bahlil dalam konferensi persnya, Minggu (1/9/2024).

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah melakukan berbagai persiapan untuk menerapkan sistem ini secara nasional.

Pengumuman tersebut segera memicu lonjakan minat pencarian di Google, dengan masyarakat berusaha mencari informasi lebih lanjut tentang pembatasan ini.

“Masyarakat ingin tahu bagaimana cara mendapatkan QR Code dan apa dampaknya bagi mereka yang rutin menggunakan BBM bersubsidi,” ungkap Dedi Supriadi, seorang pengamat ekonomi dari Universitas Indonesia.

Menurut Dedi, lonjakan pencarian ini menunjukkan kekhawatiran publik tentang kebijakan baru ini.

Sebagian masyarakat menyambut baik langkah pemerintah ini, namun tidak sedikit yang merasa khawatir tentang pelaksanaannya.

“Saya khawatir proses mendapatkan QR Code akan rumit dan memakan waktu,” kata Nurhayati, seorang ibu rumah tangga yang sering menggunakan Pertalite untuk kendaraan sehari-harinya.

Kekhawatiran serupa juga muncul di media sosial, di mana pengguna meminta pemerintah untuk memberikan informasi yang lebih jelas dan akses yang lebih mudah.

Dengan mendekatnya tanggal penerapan kebijakan ini, pemerintah diharapkan akan segera melakukan sosialisasi secara masif untuk memastikan masyarakat siap menghadapi perubahan tersebut.

“Kami akan memastikan bahwa informasi tentang penggunaan QR Code untuk pembelian BBM bersubsidi tersebar luas dan mudah diakses oleh semua kalangan,” janji Bahlil Lahadalia di akhir pernyataannya.(CC-01)

Tags: Bahlil Lahadaliabbm subsidipertalitespbusubsidi
Previous Post

Putusan MA Dinilai Ulangi Modus Operandi Penguasa, Publik Kritis Terhadap Upaya Akali Hukum

Next Post

Putusan MK No. 60/2024 Buka Peluang Partisipasi Parpol Kecil dalam Pilkada

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Mahkamah Konstitusi (dok. indonesia.go.id)

Putusan MK No. 60/2024 Buka Peluang Partisipasi Parpol Kecil dalam Pilkada

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved