Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

12 Ribu Orang Mati di Kendal Masih Punya Hak Pilih di Pilkada 2024

CC-02 by CC-02
26 Juni 2024
in Daerah
0
jenazah

ILUSTRASI Jenazah. (ist)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, KENDAL – Penyelenggaraan Pilkada Kendal 2024 masih dihadapkan pada sejumlah tantangan serius, terutama terkait validitas data pemilih yang harus segera diperbaiki.

Dari hasil pengawasan Coklit data pemilih, terungkap bahwa ada sekitar 12 ribu data warga yang meninggal dunia namun belum memperoleh akta kematian. Akta kematian menjadi dokumen penting untuk menghapus nama-nama tersebut dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.

Kepala Dinas Penduduk dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kendal, Ratna Mustikaningsih, mengungkapkan bahwa kendala utama dalam penyelesaian ini adalah keengganan pihak keluarga untuk mengurus akta kematian, terutama bagi mereka yang masih menerima bantuan pemerintah.

“Mayoritas dari mereka masih menerima bantuan, dan mereka enggan untuk dinonaktifkan NIK-nya karena takut bantuan tersebut akan berkurang,” kata Ratna, Selasa (25/6/2024).

Dari total 17.900 pemilih yang dilaporkan meninggal dunia, baru 5.545 warga yang akta kematiannya sudah terbit. Disdukcapil Kendal telah mengambil langkah cepat dengan menyebar tim ke tingkat kecamatan dan desa untuk mempercepat penyelesaian masalah ini sebelum pelaksanaan Pilkada.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kendal, Hevy Indah Oktaria, menegaskan pentingnya menghapus pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) dari DPT. Namun, mayoritas warga enggan mengurus akta kematian mereka, yang membuat situasi semakin rumit.

“Ini menjadi masalah serius yang akan kita sampaikan kepada KPU untuk segera ditindaklanjuti bersama Disdukcapil,” ungkap Hevy di kantor Bawaslu Kendal.

Hevy juga mengimbau keluarga untuk bekerjasama dalam menyelesaikan kewajiban mereka demi kelancaran Pilkada Kendal 2024. (CC02)

Tags: pilkadapilkada 2024pilkada kendal 2024
Previous Post

Kebakaran Hebat di Wonosobo, Rumah Mobil dan Motor Hangus Terbakar

Next Post

Tragis! Perempuan 14 Tahun Tewas Tertimpa Truk di Tanjakan Kudus

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
kecelakaan

Tragis! Perempuan 14 Tahun Tewas Tertimpa Truk di Tanjakan Kudus

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved