Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Aksi Buruh Menolak Kewajiban Iuran Tapera di Jakarta dan Yogyakarta

CC-02 by CC-02
8 Juni 2024
in Nasional
0
Buruh di Jakarta dan Yogyakarta menolak iuran Tapera (dok. istimewa)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA  – Kalangan buruh menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di kawasan Patung Kuda, dekat Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (6/6/2024). 

Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap penerapan kewajiban iuran Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera). 

Selain di Jakarta, aksi serupa juga berlangsung di Yogyakarta, tepatnya di depan kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, dalam orasinya menyampaikan bahwa serikat buruh yang terdiri dari KSPI, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), dan Serikat Pekerja Mandiri (SPM) berencana mengajukan judicial review atas Peraturan Pemerintah (PP) No. 21 Tahun 2024. PP tersebut merupakan perubahan atas PP No. 25 Tahun 2020 tentang Tapera, yang telah ditetapkan pada 20 Mei 2024 lalu.

Menurut PP terbaru ini, gaji Aparatur Sipil Negara (ASN), karyawan swasta, dan pekerja mandiri akan dipotong sebesar 3% untuk iuran Tapera. 

Kebijakan ini menuai penolakan keras dari kalangan buruh. Irsad Ade Irawan, Koordinator Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY, menjelaskan bahwa menurut perhitungan buruh, dengan gaji UMR Yogyakarta yang berkisar Rp 2 juta, potongan 3% untuk Tapera tidak akan cukup untuk membeli rumah saat mereka pensiun. 

“Alih-alih mendapat rumah, buruh hanya bisa membeli pos ronda,” ungkap Irsad dengan nada kecewa.

Menanggapi gelombang protes ini, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno menyatakan bahwa keluhan buruh akan dibahas oleh kementerian/lembaga terkait, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Kementerian Ketenagakerjaan. 

Sementara itu, Menteri Pertahanan yang juga presiden terpilih, Prabowo Subianto, berjanji akan mempelajari berbagai keluhan masyarakat terkait program Tapera dan mencari solusi yang tepat, meskipun belum memberikan penjelasan konkret.

Aksi demo ini menunjukkan betapa kuatnya penolakan dari kalangan buruh terhadap kebijakan iuran Tapera yang dianggap memberatkan. 

Serikat buruh berharap, dengan judicial review yang diajukan, pemerintah dapat mempertimbangkan kembali kebijakan tersebut demi kesejahteraan buruh di masa depan.(CC-01)

Tags: buruhdemojakartataperayogyakarta
Previous Post

Prabowo Bicara Kans Usung Sudaryono di Pilkada Jawa Tengah 2024: Kita Tunggu Waktunya

Next Post

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Siap Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Harun Masiku

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. (Dok PDIP)

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Siap Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Harun Masiku

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved