Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Anak dan Istri akan Bersaksi di Sidang Perkara SYL Besok Senin 27 Mei

CC-02 by CC-02
25 Mei 2024
in Nasional
0
Syahrul Yasin Limpo (dok. istimewa)
0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan depan akan menghadirkan sejumlah saksi dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan suap terhadap terdakwa mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Jaksa KPK diperkirakan akan menghadirkan istri, anak, dan cucu SYL sebagai saksi dalam sidang berikutnya, Senin pekan depan.

“Sidang selanjutnya rencananya akan digelar pada Senin, 27 Mei 2024,” kata Kepala Departemen Penerangan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (23/5/2024).

Sebagai informasi, SYL didakwa melakukan pemerasan dan menerima suap senilai total Rp 44,5 miliar.

Dia didakwa bersama dua mantan anak buahnya, yakni Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi yang sudah tidak aktif dan Direktur Kementerian Pertanian nonaktif M Hatta.

Kasdi dan Hatta diadili dalam kasus terpisah.

Dalam dakwaan terhadap SYL, jaksa mengungkap berbagai aliran keuangan yang terlibat dalam kasus ini. Salah satunya untuk kebutuhan NasDem.

Selain itu, pejabat Kementerian Pertanian memandang harus bersinergi untuk memenuhi berbagai kebutuhan SYL.

Kebutuhan tersebut antara lain sewa jet pribadi, umrah, jalan-jalan ke Brazil dan Amerika, kebutuhan di Eropa, renovasi kamar anak, pembelian microphone dan hewan kurban.

Pejabat Kementerian Pertanian mengaku ikut serta dalam perjalanan bisnis fiktif.

Uang perjalanan dinas fiktif itu dicairkan dan digunakan untuk memenuhi berbagai kebutuhan SYL.

Jaksa mengatakan, dia akan memanggil beberapa pihak untuk memberikan kesaksian pada pekan depan.

Soal pemanggilan anggota keluarga SYL sebagai saksi dalam persidangan, Jaksa KPK Meyer Simanjuntak mengatakan mereka boleh menolak bersaksi demi SYL.

Namun istri, anak, dan cucu SYL tak bisa menolak untuk bersaksi karena terdakwa Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono dan Direktur Mesin dan Peralatan Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta sudah tidak aktif lagi.

“Beberapa keluarga sudah kami jadwalkan. Pertama yaitu Ibu Ayun Sri (istri SYL) ada anaknya Pak Kemal Rendindo; dan juga cucunya Andi Tenri. Selain itu, kami telah memanggil satu saksi lagi dari luar perkara, anaknya bernama Ibu Thita (anggota DPR Indira Chunda Thita),” kata Meyer kepada wartawan di Pengadilan Tipikor Pusat di Jakarta, Rabu 22 Mei 2024.

“Kami menghimbau seluruh keluarga untuk menjalankan kewajibannya sebagai warga negara. keluarga Pak Yasin Limpo tidak berhak mengundurkan diri,” lanjutnya.

Ia berharap para saksi yang dipanggil bisa hadir di persidangan.

Ia mengatakan, keluarga SYL perlu mendengar kesaksiannya mengenai penggunaan uang tersebut.

“Kami berharap hari ini seluruh persidangan di Kementerian Pertanian bagi pejabat dapat diselesaikan sehingga Minggu depan kami dapat menghadirkan saksi-saksi lain dalam hal ini yang terlibat dalam penggunaan uang dan penggunaan uang,” pungkasnya.(CC-01)

Tags: kpksyahrul yasin limposyl
Previous Post

Megawati Tuduh Banyak Pihak Rebutan Menteri Prabowo, Demokrat: Serahkan ke Presiden

Next Post

Wisatawan Tenggelam di Pantai Jetis Cilacap Akhirnya Ditemukan

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
jetis

Wisatawan Tenggelam di Pantai Jetis Cilacap Akhirnya Ditemukan

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved