Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Kejagung Diteror Konvoi Kendaraan Bersirene, Diduga Tahan Bos Timah Bangka

CC-02 by CC-02
24 Mei 2024
in Nasional
0
Penyidik Jampidsus Kejagung resmi melakukan penahanan terhadap raja timah Bangka Tamron alias Aon dan anak buahnya Achmad Albani, Selasa, 6 Februari 2024. (dok. istimewa)
0
SHARES
24
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Sejumlah kendaraan yang dilengkapi sirene melakukan aksi mencurigakan di depan Gedung Kejaksaan Agung RI, Senin (20/5/2024).

Video berdurasi 16 detik yang beredar pada Selasa 21 Mei 2024 itu memperlihatkan iring-iringan sepeda motor dan mobil yang membunyikan sirene.

Dalam video tersebut tidak ada keterangan yang menjelaskan apakah aksi tersebut merupakan protes atau protes terhadap beberapa penangkapan.

Namun tindakan tersebut menimbulkan banyak spekulasi dan opini publik.

“Beberapa kendaraan taktis dan puluhan sepeda motor, termasuk dua sepeda motor besar, mengelilingi Kejaksaan Agung kurang lebih delapan kali. Di depan pintu masuk utama Kejagung di Jalan Hasanudin, mereka melambat dan cenderung berhenti, mengeluarkan suara knalpot dari sepeda motor besar dan mengarahkan senjata laser ke gedung utama Kejaksaan,” kata sumber yang tak mau disebut namanya.

Aksi ini jelas menarik perhatian, apalagi terjadi pada malam hari di depan sebuah lembaga publik penting.

Kepala Pusat Penerangan Kejaksaan Agung Ketut Sumedana tak menanggapi aksi para pengendara tersebut.

Spekulasi pun terjadi di kalangan masyarakat.

Beberapa orang menduga tindakan tersebut mungkin terkait dengan penangkapan seseorang atau proses hukum.

Namun, tanpa konfirmasi resmi, sulit menentukan motif sebenarnya dari konvoi kendaraan tersebut.

Ketut Sumedana yang dihubungi untuk dimintai keterangan belum memberikan tanggapan resmi atas kejadian tersebut.

Kejaksaan Agung juga belum mengeluarkan pernyataan apakah ada ancaman atau tindakan khusus yang harus diambil sebagai respons atas tindakan tersebut.

Sementara itu, sejumlah pengamat keamanan menilai peristiwa ini harus diklarifikasi secepatnya agar tidak menimbulkan opini publik.

“Tindakan seperti ini bisa menjadi ancaman serius jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat,” kata seorang pengamat.

Minimnya informasi resmi dari Kejaksaan Agung membuat opini masyarakat semakin penasaran dan khawatir.

Beberapa pihak juga kembali menegaskan pentingnya transparansi lembaga negara dalam menenteramkan masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi dengan kejadian yang tidak diketahui motif dan tujuannya.

Warga Resah

“Kami harus menunggu penjelasan resmi dari pihak berwenang sebelum mengambil kesimpulan,” kata seorang warga sekitar.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban luka akibat konvoi tersebut.

Namun, polisi harus segera mengklarifikasi dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk memastikan situasi tetap terkendali.

Kejadian ini juga menyoroti pentingnya pengawasan dan keamanan di sekitar gedung-gedung penting negara.

“Keamanan di sekitar Kejaksaan Agung perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terjadi di kemudian hari,” tambah pengamat keamanan.

Masyarakat menunggu perkembangan lebih lanjut dari pihak berwajib terkait kasus ini.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik ​​Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung menangkap adik Thamron Tamsil alias Aon, yang dijuluki Raja Timah Bangka.

Kejaksaan Agung menetapkan status tersangka kepada Toni Tamsil (TT) alias Akhi, adik Thamron yang kini ditahan di Lapas Tua Tunu Tipe II A Kota Pangkalpinang.

Thamron memiliki pabrik peleburan timah PT Venus Inti Perkasa (VIP) serta PT Menara Cipta Mulia (MCM).

Ketut Sumedana, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, mengatakan Toni Tamsil ditangkap atas dugaan menghalangi penyidikan dugaan tindak pidana korupsi perdagangan produk timah dalam izin pengusahaan wilayah (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015 sampai dengan tahun 2022.(CC-01)

Tags: bangkajaksa agungkejagungkejaksaan agungketut sumedatimah
Previous Post

Menkes: Lonjakan Kasus Covid-19 di Singapura Berpotensi Masuk Indonesia

Next Post

Inilah Identitas Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Kejaksaan Agung, Sempat Ditahan Polisi Militer

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Inilah Identitas Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Kejaksaan Agung, Sempat Ditahan Polisi Militer

Inilah Identitas Anggota Densus 88 Kuntit Jampidsus Kejaksaan Agung, Sempat Ditahan Polisi Militer

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved