Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Masalah Papua Tak Kunjung Usai, Ketua PGI Soroti Ketidakhadiran Jokowi di MRP Papua

CC-02 by CC-02
4 Mei 2024
in Nasional
0
Peta Pulau Papua (dok. goodstat.id)
0
SHARES
18
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom, menyoroti absennya Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Majelis Rakyat Papua (MRP). 

Dalam diskusi yang digelar oleh Amnesty Internasional Indonesia, Gultom menyampaikan kekecewaannya atas fakta bahwa dari 17 kunjungan Presiden ke Papua, tidak satu pun di antaranya berujung pada pertemuan dengan MRP. 

Menurut Gultom, Jokowi hanya bertemu dengan kelompok-kelompok yang tidak berseberangan dengan pemerintah pusat, yang tidak membantu menyelesaikan konflik kekerasan di Papua.

Gultom juga mengkritik pendekatan pemerintah terhadap masalah Papua. “Meskipun Jokowi sering menyebutkan pendekatan kultural sebagai solusi potensial, namun, pemerintah justru semakin mengedepankan pendekatan militer,” katanya, Jumat (3/5/2024).

Pernyataan Gultom merujuk pada perubahan nomenklatur istilah dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM), yang menurutnya dapat mengabaikan aspek hukum yang seharusnya dikedepankan dalam menangani konflik di Papua.

Terkait penanganan Papua, Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menyatakan pentingnya pengiriman pasukan tambahan di Intan Jaya, Papua Tengah, untuk mengamankan situasi pasca konflik di Kampung Pogapa. 

Namun, Ramandey juga menekankan pentingnya memilih anggota pasukan yang memahami karakter masyarakat setempat.

Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, menjelaskan bahwa pengiriman pasukan tambahan dari Satgas Damai Cartenz dan Kogabwilhan III dipicu oleh aksi TPNPB yang menyerang dan menembaki Polsek Homeyo, serta membakar SDN Inpres Pogapa. 

Hal ini menunjukkan eskalasi ketegangan di wilayah tersebut dan menegaskan urgensi langkah-langkah keamanan yang diambil oleh pemerintah.

Kritik terhadap ketidakhadiran Jokowi dalam pertemuan dengan MRP, serta perdebatan seputar pendekatan yang digunakan pemerintah dalam menangani konflik Papua, menunjukkan kompleksitas dan sensitivitas isu Papua yang masih menjadi sorotan dalam agenda politik Indonesia.(CC-01)

Tags: jokowikonflik papuamajelis rakyat papuapapuarakyat papua
Previous Post

Kaesang Ungkap Jokowi Akan Bantu Kader PSI Maju Pilkada

Next Post

Nasdem Pertimbangkan Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni Duet di Pilgub DKI 2024

Related Posts

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (dok. istimewa)
Breaking News

BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya

1 Oktober 2026
Bareskrim Polri dan Polisi Diraja Malaysia sepakat memperkuat kerja sama pemberantasan narkotika lintas negara melalui pertukaran intelijen dan penindakan bersama. (dok. istimewa)
Breaking News

Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara

7 September 2026
Menteri Karding dan Raja Juli main domino dengan pelaku pembalakan hutan (dok. istimewa)
Nasional

Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan

2 September 2026
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi RI. (dok. Kemenkop)
Nasional

Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast

2 September 2026
Next Post
Ahmad Sahroni dan Anies Baswedan (dok. istimewa)

Nasdem Pertimbangkan Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni Duet di Pilgub DKI 2024

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved