Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Masalah Papua Tak Kunjung Usai, Ketua PGI Soroti Ketidakhadiran Jokowi di MRP Papua

CC-02 by CC-02
4 Mei 2024
in Nasional
0
Peta Pulau Papua (dok. goodstat.id)
0
SHARES
8
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pendeta Gomar Gultom, menyoroti absennya Presiden Jokowi dalam pertemuan dengan Majelis Rakyat Papua (MRP). 

Dalam diskusi yang digelar oleh Amnesty Internasional Indonesia, Gultom menyampaikan kekecewaannya atas fakta bahwa dari 17 kunjungan Presiden ke Papua, tidak satu pun di antaranya berujung pada pertemuan dengan MRP. 

Menurut Gultom, Jokowi hanya bertemu dengan kelompok-kelompok yang tidak berseberangan dengan pemerintah pusat, yang tidak membantu menyelesaikan konflik kekerasan di Papua.

Gultom juga mengkritik pendekatan pemerintah terhadap masalah Papua. “Meskipun Jokowi sering menyebutkan pendekatan kultural sebagai solusi potensial, namun, pemerintah justru semakin mengedepankan pendekatan militer,” katanya, Jumat (3/5/2024).

Pernyataan Gultom merujuk pada perubahan nomenklatur istilah dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menjadi Organisasi Papua Merdeka (OPM), yang menurutnya dapat mengabaikan aspek hukum yang seharusnya dikedepankan dalam menangani konflik di Papua.

Terkait penanganan Papua, Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey, menyatakan pentingnya pengiriman pasukan tambahan di Intan Jaya, Papua Tengah, untuk mengamankan situasi pasca konflik di Kampung Pogapa. 

Namun, Ramandey juga menekankan pentingnya memilih anggota pasukan yang memahami karakter masyarakat setempat.

Kapolda Papua, Irjen Mathius Fakhiri, menjelaskan bahwa pengiriman pasukan tambahan dari Satgas Damai Cartenz dan Kogabwilhan III dipicu oleh aksi TPNPB yang menyerang dan menembaki Polsek Homeyo, serta membakar SDN Inpres Pogapa. 

Hal ini menunjukkan eskalasi ketegangan di wilayah tersebut dan menegaskan urgensi langkah-langkah keamanan yang diambil oleh pemerintah.

Kritik terhadap ketidakhadiran Jokowi dalam pertemuan dengan MRP, serta perdebatan seputar pendekatan yang digunakan pemerintah dalam menangani konflik Papua, menunjukkan kompleksitas dan sensitivitas isu Papua yang masih menjadi sorotan dalam agenda politik Indonesia.(CC-01)

Tags: jokowikonflik papuamajelis rakyat papuapapuarakyat papua
Previous Post

Kaesang Ungkap Jokowi Akan Bantu Kader PSI Maju Pilkada

Next Post

Nasdem Pertimbangkan Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni Duet di Pilgub DKI 2024

Related Posts

Rumah milik Wawan Syarwhani (80) di Surabaya dibongkar tanpa izin dan dijadikan dapur Makan Bergizi Gratis. Pemilik mengaku memiliki SHM dan AJB sah. (dok. Kompas.com)
Breaking News

Rumah Kakek 80 Tahun di Surabaya Dibongkar Sepihak Jadi Dapur MBG

23 Januari 2026
Noe Letto merespons kritik publik atas posisinya sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional. (dok. istimewa)
Nasional

Noe Letto Tanggapi Kritik Publik soal Posisi Tenaga Ahli DPN, Siap Mundur Jika Dinilai Tak Berguna

23 Januari 2026
Satgas PKH menguasai kembali 1.699 hektare lahan tambang ilegal PT AKT di kawasan hutan. (dok. istimewa)
Nasional

Satgas PKH Kuasai Kembali 1.699 Hektare Lahan Tambang Ilegal Milik PT AKT

23 Januari 2026
Pramono Anung dan Rano Karno (dok. istimewa)
Nasional

Gubernur DKI Izinkan Sekolah Daring dan WFH Imbas Hujan Deras dan Banjir

23 Januari 2026
Next Post
Ahmad Sahroni dan Anies Baswedan (dok. istimewa)

Nasdem Pertimbangkan Anies Baswedan dan Ahmad Sahroni Duet di Pilgub DKI 2024

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Rumah Kakek 80 Tahun di Surabaya Dibongkar Sepihak Jadi Dapur MBG
  • Noe Letto Tanggapi Kritik Publik soal Posisi Tenaga Ahli DPN, Siap Mundur Jika Dinilai Tak Berguna
  • Satgas PKH Kuasai Kembali 1.699 Hektare Lahan Tambang Ilegal Milik PT AKT
  • Gubernur DKI Izinkan Sekolah Daring dan WFH Imbas Hujan Deras dan Banjir
  • Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 di Pangkep Ditemukan, Total 10 Orang

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved