Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

KPK Akan Terbitkan Sprindik Baru untuk Edward Omar Sharif Hiariej Pasca Bersaksi di MK

CC-02 by CC-02
8 April 2024
in Nasional
0
Eddy Hiariej (dok. istimewa)
0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Sehari setelah Edward Omar Sharif Hiariej (Eddy) memberikan kesaksian di Mahkamah Konstitusi (MK), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan rencananya untuk segera mengeluarkan surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terhadap mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia tersebut. 

Juru bicara KPK, Ali Fikri, menyatakan bahwa substansi penyidikan kali ini merupakan materi yang belum pernah diuji di Pengadilan Tipikor maupun dalam praperadilan yang sebelumnya mencabut status tersangka Eddy.

“Eddy, bersama dua orang dekatnya, Yogi Arie Rukmana dan Yosi Andika Mulyadi, sebelumnya telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap sebesar Rp 8 miliar yang diduga diterima dari Direktur Utama PT Citra Lampia Mandiri, Helmut Hermawan,” jelasnya, Minggu (7/4/2024).

Namun, status tersangka Eddy dicabut oleh hakim praperadilan, menyebabkan kasus tersebut memasuki titik terhenti.

Ali Fikri tidak merinci substansi penyidikan baru yang akan dilakukan terhadap Eddy dan kedua rekannya. 

Namun, keputusan ini menunjukkan komitmen KPK dalam menindaklanjuti dugaan korupsi tanpa mengabaikan proses hukum yang berlaku.

Kasus ini memang telah mengalami berbagai dinamika di ranah hukum, terutama setelah hakim praperadilan mencabut status tersangka Eddy. 

Namun, dengan langkah KPK untuk mengeluarkan Sprindik baru, kasus ini kemungkinan akan kembali mengemuka dalam proses penyelidikan dan penegakan hukum.

Meskipun demikian, belum ada tanggapan resmi dari pihak Eddy atau kuasa hukumnya terkait rencana terbitnya Sprindik baru oleh KPK. 

Hal ini menambah ketegangan dalam kasus yang telah menarik perhatian publik sejak awal.

Dengan peristiwa ini, perjalanan hukum Eddy dan kedua rekannya dalam kasus dugaan suap tersebut menjadi semakin rumit. 

Publik tentu menanti perkembangan selanjutnya dari langkah KPK dan respons yang akan diambil oleh pihak terkait dalam menanggapi pengumuman ini.(CC-01)

Tags: Edward Omar Sharif Hiariejkorupsikpkmksprindik
Previous Post

Pengamat Politik Nilai Koalisi Gemuk Pemerintah Memperburuk Demokrasi Indonesia

Next Post

PBNU Prihatin Jamaah Aolia di Gunungkidul Lebih Awal Rayakan Idul Fitri

Related Posts

Menteri Karding dan Raja Juli main domino dengan pelaku pembalakan hutan (dok. istimewa)
Nasional

Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan

2 September 2026
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi RI. (dok. Kemenkop)
Nasional

Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast

2 September 2026
Jaksa Agung ST Burhanuddin (dok. istimewa)
Breaking News

HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

2 September 2026
YE Live in Jakarta 2026 digelar 24 Oktober di GBK. (dok. istimewa)
Nasional

YE Live in Jakarta 2026, Konser Perdana Kanye West di Indonesia Digelar di GBK

24 Agustus 2026
Next Post
Jamaah Aolia di Gunungkidul rayakan lebaran lebih awal (dok. Sekilas Gunungkidul)

PBNU Prihatin Jamaah Aolia di Gunungkidul Lebih Awal Rayakan Idul Fitri

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama
  • YE Live in Jakarta 2026, Konser Perdana Kanye West di Indonesia Digelar di GBK
  • BNI Buka Presale Tiket Konser Andrea Bocelli, Ada Diskon hingga 20 Persen

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved