Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Ketimpangan Antar Wilayah Dianggap Masih Jadi Penghambat Kemajuan Jawa Tengah

CC-02 by CC-02
8 Januari 2024
in Daerah
0
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi melambat. (dok. Istimewa)
0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Pengamat ekonomi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Wahyu Widodo, menyinggung masih terjadi ketimpangan antar wilayah di Jawa Tengah (Jateng).

Masalah ini dianggap sebagai salah satu penghambat kemajuan provinsi tersebut.

Menurut Wahyu, ketimpangan regional antar kabupaten/kota salah satunya pendapatan dan pertumbuhan ekonomi yang tidak seimbang.

Ada sebagian daerah yang maju di sisi lain ada yang masih tertinggal

Dia menilai disparitas atau ketimpangan ekonomi dapat dilihat antara wilayah Pantura dan Pansela Jateng.

Saat ini aktivitas industri dan perekonomian masih berpusat di kawasan Pantura.

“Masih ada ketimpangan antar wilayah, terutama antara utara dan selatan, Jateng barat selatan dan timur menjadi satu paket, hampir mayoritas seluruh aktivitas ekonomi itu didominasi Jawa Tengah bagian utara,” katanya, Minggu (7/1/2024).

Ketimpangan di Pansela

Menurut Wahyu, kesenjangan ekonomi di wilayah Pansela Jateng dapat dilihat dari kabupaten yang termasuk kategori miskin ekstrem.

Seperti Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, dan Wonosobo.

“Meskipun ada beberapa darah Pantura tertinggal seperti Brebes masih tertinggal angka kemiskinannya tinggi. Tapi mayoritas utara adalah daerah dengan perekobomiannya lebih baik dibandingkan tengah dan selatan,” ujar dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Undip ini.

Ia berujar, disparitas disebabkan oleh kondisi konektivitas dan infrastruktur yang dipengaruhi faktor historis.

Di mana wilayah Pantura dibangun lebih dahulu, sehingga infrastruktur dan konektivitas mendukung perkembangan perekonomian.

“Wilayah utara dibangun lebih dahulu bahkan jalur yang menghubungkan antat provinsi pun yang utama utara. Sehingga mau tidak mau ya secara otomatis hampir seluruh wilayah di Jawa bukan hanya Jateng ya wilayah utara yang maju. Karena sudah terbangun infrastruktur maka di utara lebih mudah berkembang,” katanya.

Ketimoangan antar wilayah masih jadi PR Pemprov Jateng yang harus segera diselesaikan.

Dia minta strategi pembangunan fokus pada pengelompokan daerah lebih dioptimalkan.

“Maka Pemprov Jateng salah satu strateginya membagi kelompok-kelompok daerah untuk menjadi fokus pembangunan contoh Barlingmascakeb, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen,” ungkap Wahyu.

“Itu agar lebih memberi perhatian secara spesifik terhadap kelompok wilayah itu, itu memang menjadi pekerjaan rumah Jawa Tengah,” imbuhnya.

Untuk itu ia mendorong pembangunan infrastruktur di wilayah Pansela atau Jateng bagian selatan harus lebih ditingkatkan.

Karena hal ini dapat berdampak pada konektivitas sehingga pembangunan daerah dapat berjalan optimal.

“Sekarang konektivitas itu dicoba dibuka semuanya, kalau kita lihat jalur selatan paling selatan sudah dibuka yang menghubungkan Jawa Barat selatan sampai Jawa Timur selatan lewat Jawa Tengah,” tegasnya.

Meski begitu, hal ini tidak semudah membalikkan telapak tangan. Butuh sinergi dan kolaborasi antar berbagai pihak. Namun dia mendorong agar pembangunan di Jateng dapat merata sehingga tidak terjadi ketimpangan regional.

“Yang penting memberikan efek perambatan ke wilayah-wilayah satelit di sekitarnya,” tandas Wahyu.(CC-01)

Tags: ekonomi jatengjawa tengahketimpangan ekonomipilpres 2024
Previous Post

Pengusaha Transportasi Jateng Janji Kampanye Santun Menangkan Ganjar-Mahfud Tanpa Knalpot Brong

Next Post

Kemiskinan Jateng Didominasi Wilayah Selatan, Pengamat Ekonomi Singgung Industrialisasi Belum Merata

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
Ilustrasi kemiskinan Jawa Tengah (dok. Photo by Timur Weber: https://www.pexels.com/photo/photo-of-a-homeless-man-sleeping-near-a-cardboard-sign-9532305/)

Kemiskinan Jateng Didominasi Wilayah Selatan, Pengamat Ekonomi Singgung Industrialisasi Belum Merata

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved