Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

Anggota Keluarga Kerajaan Abu Dhabi Ditemukan Tak Sadarkan Diri di London, Didakwa Telantarkan Anak

Panduga by Panduga
23 Oktober 2026
in Internasional
0
Mahrah Al Nahyan, anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, mengaku bersalah atas dakwaan penelantaran anak setelah ditemukan tak sadarkan diri di London. Ia dijatuhi hukuman kerja sosial selama dua tahun. (dok. istimewa)

Mahrah Al Nahyan, anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, mengaku bersalah atas dakwaan penelantaran anak setelah ditemukan tak sadarkan diri di London. Ia dijatuhi hukuman kerja sosial selama dua tahun. (dok. istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, LONDON – Seorang anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi, Mahrah Al Nahyan (32), ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan di London, Inggris. Saat kejadian, putranya yang baru berusia tiga tahun berada di dekatnya dan bermain tanpa alas kaki di tengah jalan yang ramai kendaraan.

Dilansir dari Wolipop, Jumat (23/10/2026), Mahrah ditemukan warga pada 13 Juni lalu. Foto yang memperlihatkan dirinya tergeletak bersandar pada pagar besi kemudian menjadi viral.

Mahrah ditemukan duduk di samping seorang pria yang juga tidak sadarkan diri. Ketika itu, anak laki-lakinya berada dalam pengasuhannya.

Warga yang melintas kemudian turun tangan untuk menjaga bocah tersebut hingga polisi tiba di lokasi.

Menurut laporan The Telegraph, Mahrah masuk ke lingkungan keluarga penguasa Abu Dhabi melalui pernikahan. Pada hari kejadian, ia disebut tidak mengonsumsi narkoba, tetapi telah menggunakan kokain pada hari-hari sebelumnya.

Sempat Berteriak Setelah Siuman

Saat polisi tiba, Mahrah masih belum sadarkan diri. Ia baru menunjukkan reaksi sekitar setengah jam kemudian.

Setelah siuman, Mahrah berteriak kepada orang-orang yang berada di sekitarnya.

“Ini bukan rumah jagal! Kenapa kalian ribut sekali? Kenapa kalian sekhawatir itu?” teriaknya.

Polisi kemudian memeriksa Mahrah dan menemukan alat yang digunakan untuk mengonsumsi narkoba. Namun, petugas tidak menemukan narkoba ilegal pada dirinya saat itu.

Mengaku Bersalah atas Penelantaran Anak

Kasus tersebut berlanjut ke proses hukum. Pada 13 Oktober 2026, Mahrah menjalani persidangan di Southwark Crown Court, London.

Dalam persidangan itu, ia mengaku bersalah atas satu dakwaan penelantaran anak.

Pengacaranya, Stephen Vullo KC, mengatakan Mahrah telah menjalani rehabilitasi kecanduan narkoba di klinik Priory, Surrey, sejak insiden pada Juni lalu.

Menurut Vullo, kliennya sangat menyesali perbuatannya dan bertekad untuk pulih dari kecanduan.

“Hari itu dia membuat kesalahan besar, dan dia sadar betul soal itu,” ujar Vullo.

Dijatuhi Hukuman Kerja Sosial Dua Tahun

Atas perkara tersebut, hakim menjatuhkan hukuman kerja sosial selama dua tahun kepada Mahrah. Ia juga diwajibkan mengikuti program rehabilitasi.

Kasus ini menjadi sorotan karena melibatkan anggota keluarga kerajaan Abu Dhabi serta kondisi seorang anak berusia tiga tahun yang berada di lokasi ketika ibunya ditemukan tak sadarkan diri.

Tags: Abu DhabiInggriskasus narkobakeluarga kerajaankerajaan Abu DhabiLondonMahrah Al Nahyanpenelantaran anakpengadilan Inggrisrehabilitasi narkobaSouthwark Crown Court
Previous Post

KPK Geledah Kantor BPK Jawa Tengah, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah

Related Posts

Korban tewas akibat gempa kembar Magnitudo 7,5 dan 7,2 di Venezuela bertambah menjadi 235 orang. (dok. istimewa)
Internasional

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 235 Orang

26 Juni 2026
Indonesia tidak meraih penghargaan Labbaitom 1447 H dari Kementerian Haji Arab Saudi. (dok. istimewa)
Internasional

Indonesia Tak Raih Penghargaan Labbaitom 1447 H, Malaysia Kembali Sabet Diamond Award

4 Juni 2026
Iran izinkan kapal non-musuh melintas Selat Hormuz di tengah konflik dengan AS dan Israel. (dok. istimewa)
Internasional

Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah

25 Maret 2026
Hotel Al-Rasheed di Baghdad diserang drone pada 17 Maret 2026. (dok. AFP)
Internasional

Drone Serang Hotel Al-Rasheed Baghdad, Ledakan Dekat Kedutaan AS

17 Maret 2026

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Anggota Keluarga Kerajaan Abu Dhabi Ditemukan Tak Sadarkan Diri di London, Didakwa Telantarkan Anak
  • KPK Geledah Kantor BPK Jawa Tengah, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
  • BYD Digugat Rp 9,5 Triliun soal Merek Denza, Penggugat Minta Penjualan Dihentikan
  • Karyawan Google Rela PP Terbang 540 Km Tiap Pekan demi Bekerja di San Francisco
  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved