Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Robig Zainudin Akui Lepaskan 4 Tembakan di Kasus Penembakan Gamma, Klaim Tak Tahu Korban Masih Anak-anak

CC-01 by CC-01
18 Juni 2025
in Breaking News, Nasional
0
Aipda Robig penembak siswa SMKN 4 Semarang Gamma (dok. istimewa)

Aipda Robig penembak siswa SMKN 4 Semarang Gamma (dok. istimewa)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG — Terdakwa Robig Zainudin mengakui telah melepaskan empat kali tembakan dalam peristiwa yang menewaskan seorang remaja bernama Gamma di Kalipancur, Semarang. Pengakuan tersebut disampaikan Robig saat menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Selasa (17/6/2025).

Dalam kesaksiannya, Robig—yang diketahui merupakan anggota Polrestabes Semarang—mengatakan bahwa insiden terjadi ketika ia pulang dinas sekitar pukul 22.35 WIB, dan melintasi kawasan Kalipancur. Di lokasi, ia mengaku melihat iring-iringan sepeda motor yang menurutnya mencurigakan.

“Saya lihat motor nomor dua bawa sajam. Ketika saya tembak peringatan, mereka tetap melaju. Motor keempat bahkan mengarah ke saya, dan pembonceng mengacungkan sajam,” kata Robig di persidangan.

Klaim Mengincar Kaki, Tapi Tembakan Kena Badan

Robig menjelaskan bahwa ia menembak ke arah bawah atau kaki pengendara, namun peluru justru mengenai bagian tubuh korban hingga menyebabkan Gamma meninggal dunia. Ia menyebut adanya hentakan dari senjata menjadi penyebab arah tembakan meleset.

“Saya arahkan ke kaki, mungkin karena hentakan senjata. Saya tembak empat kali,” ungkapnya.

Tak Tahu Korban Masih Anak-Anak

Jaksa menyoroti keputusan Robig menembakkan peluru meskipun mengetahui situasi masih bisa dikendalikan. Namun, Robig bersikukuh bahwa ia tak mengetahui usia para pengendara motor.

“Kalau menyesal, saya sangat menyesal karena keputusan saya menyebabkan adanya korban,” ujar Robig saat menjawab pertanyaan jaksa.

Tembakan Berujung Tewasnya Gamma

Peristiwa tragis ini terjadi saat Robig mengaku melihat salah satu motor berusaha menabraknya, dan pembonceng mengacungkan senjata tajam. Gamma, yang disebut berada di motor keempat, menjadi korban tembakan dan meninggal dunia.

Jerat Hukum: Pembunuhan dan UU Perlindungan Anak

Atas perbuatannya, Robig dijerat dengan sejumlah pasal, yakni:

  • Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan,

  • Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang menyebabkan kematian,

  • serta Undang-Undang Perlindungan Anak, karena korban masih berusia di bawah umur.

Proses hukum terhadap Robig Zainudin masih berlangsung, dan persidangan akan dilanjutkan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi tambahan dari pihak jaksa penuntut umum.(CC-01)

Tags: berita kriminal SemarangGamma tewaskasus penembakan SemarangPasal 338 KUHPpembunuhan anakPerlindungan Anakpolrestabes semarangRobig Zainudinsenjata api polisisidang Robig
Previous Post

Pendaki Ilegal Gunung Merapi Teridentifikasi, Dikenai Sanksi Blacklist dan Kerja Sosial

Next Post

Mayat Pria Ditemukan di Gerbang Tol Jatingaleh Semarang, Polisi Duga Pemulung atau ODGJ

Related Posts

Seorang wanita diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya

25 Maret 2026
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara usai dugaan keracunan 75 siswa. (dok. istimewa)
Nasional

Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman

25 Maret 2026
Pegawai SPPG Purbalingga dipecat usai status WhatsApp menyebut “rakyat jelata” viral. (dok. istimewa)
Breaking News

Viral Status WhatsApp Singgung “Rakyat Jelata”, Pegawai SPPG Purbalingga Dipecat

17 Maret 2026
Kondisi Andrie Yunus stabil usai disiram air keras. (dok. istimewa)
Nasional

Andrie Yunus Stabil Usai Disiram Air Keras, RSCM Ungkap Luka Bakar 20 Persen dan Trauma Mata

17 Maret 2026
Next Post
Ilustrasi mayat atau jenazah (dok. istimewa)

Mayat Pria Ditemukan di Gerbang Tol Jatingaleh Semarang, Polisi Duga Pemulung atau ODGJ

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved