Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

Umat Muslim Wait and See, Israel Berencana Ganti Nama Tepi Barat Jadi Yudea dan Samaria

CC-01 by CC-01
11 Februari 2025
in Internasional
0
Tepi Barat Palestina (dok. iStock)

Tepi Barat Palestina (dok. iStock)

0
SHARES
16
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, TEL AVIV – Komite Kabinet Parlemen Israel mengesahkan undang-undang yang mengganti nama wilayah Tepi Barat (West Bank) menjadi Yudea dan Samaria. Langkah ini memicu kecaman dari Palestina, yang menilai tindakan tersebut sebagai eskalasi berbahaya dalam pendudukan Israel.

Anggota parlemen sayap kanan Israel, Simcha Rothman, menyebut perubahan nama ini bertujuan untuk menyeragamkan istilah dalam teks hukum Israel dan menegaskan hak historis orang Yahudi atas wilayah tersebut.

“Mengganti istilah Tepi Barat dengan Yudea dan Samaria akan mencerminkan pengakuan legislasi atas hak historis orang Yahudi di tanah ini serta mengoreksi distorsi sejarah,” kata Rothman, dikutip dari Matzav, Senin (10/2/2025).

Dukungan dari Politisi AS

Rothman juga mengapresiasi dukungan dari anggota Kongres AS Claudia Tenney dan Senator Tom Cotton, yang mendorong pemerintah Amerika Serikat untuk menggunakan istilah Yudea dan Samaria dalam dokumen resmi.

“AS harus berhenti menggunakan istilah Tepi Barat yang bermuatan politik,” ujar Cotton, seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Menurut mereka, istilah Tepi Barat dianggap membingungkan dan tidak logis secara geografis.

Palestina Kecam Langkah Israel

Kementerian Luar Negeri Palestina mengecam keputusan Israel tersebut, menyebutnya sebagai upaya aneksasi penuh wilayah Tepi Barat.

“Ini menjadi awal dari penyelesaian aneksasi Tepi Barat dan penerapan hukum Israel di wilayah itu melalui kekuatan pendudukan,” demikian pernyataan Kemlu Palestina, dikutip dari Al Jazeera.

Palestina menegaskan bahwa berdasarkan solusi dua negara, Tepi Barat seharusnya menjadi bagian dari Palestina dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota.

Latar Belakang Konflik

Israel menduduki Tepi Barat setelah memenangkan Perang Enam Hari pada tahun 1967. Sejak saat itu, Israel terus memperluas permukiman di wilayah tersebut, yang dianggap ilegal oleh hukum internasional. Pendudukan ini juga sering disertai tindakan kekerasan terhadap warga Palestina.

Langkah Israel mengganti nama Tepi Barat menjadi Yudea dan Samaria dikhawatirkan semakin memperburuk ketegangan di wilayah tersebut serta menghambat upaya perdamaian yang sudah lama diupayakan oleh komunitas internasional.(CC-01)

Tags: aneksasi Israelisraelkonflik timur tengahpalestinapendudukan Israelsolusi dua negaraTepi BaratYudea dan Samaria
Previous Post

Cara Mengendalikan Mobil saat Mengalami Aquaplaning di Jalan Tol

Next Post

Mantan Wadirkrimsus Polda Sumatera Utara AKBP DK Dipecat Tidak Hormat Akibat Terbukti Gay

Related Posts

Korban tewas akibat gempa kembar Magnitudo 7,5 dan 7,2 di Venezuela bertambah menjadi 235 orang. (dok. istimewa)
Internasional

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 235 Orang

26 Juni 2026
Indonesia tidak meraih penghargaan Labbaitom 1447 H dari Kementerian Haji Arab Saudi. (dok. istimewa)
Internasional

Indonesia Tak Raih Penghargaan Labbaitom 1447 H, Malaysia Kembali Sabet Diamond Award

4 Juni 2026
Iran izinkan kapal non-musuh melintas Selat Hormuz di tengah konflik dengan AS dan Israel. (dok. istimewa)
Internasional

Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah

25 Maret 2026
Hotel Al-Rasheed di Baghdad diserang drone pada 17 Maret 2026. (dok. AFP)
Internasional

Drone Serang Hotel Al-Rasheed Baghdad, Ledakan Dekat Kedutaan AS

17 Maret 2026
Next Post
AKBP DK dipecat tidak hormat karena terbukti gay (dok. istimewa)

Mantan Wadirkrimsus Polda Sumatera Utara AKBP DK Dipecat Tidak Hormat Akibat Terbukti Gay

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved