Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Cara Mengendalikan Mobil saat Mengalami Aquaplaning di Jalan Tol

CC-01 by CC-01
11 Februari 2025
in Nasional
0
Ilustrasi aquaplaning (dok. istimewa)

Ilustrasi aquaplaning (dok. istimewa)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Pengemudi diimbau untuk mengurangi kecepatan kendaraan saat musim hujan guna menghindari risiko aquaplaning. Fenomena ini terjadi ketika tapak ban kehilangan cengkeraman akibat air yang menggenangi permukaan jalan, menyebabkan kendaraan melayang dan kehilangan kendali.

Semakin tinggi kecepatan kendaraan, semakin besar risiko aquaplaning dan kecelakaan. Oleh karena itu, penting bagi pengemudi untuk memahami cara mengatasi kondisi ini agar tetap aman di jalan.

Penyebab dan Risiko Aquaplaning

Menurut Jusri Pulubuhu, Training Director Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), aquaplaning dapat diibaratkan seperti batu tipis yang dilempar ke permukaan sungai. Batu tersebut akan melayang akibat kecepatannya yang tinggi, sama halnya dengan ban kendaraan yang kehilangan daya cengkeram di atas genangan air.

“Ketinggian roda melayang saat mengalami aquaplaning bervariasi, tergantung dari seberapa cepat kendaraan melaju. Bisa saja 1 cm atau kurang,” ujar Jusri kepada Kompas.com.

Jika kendaraan sudah terlanjur mengalami aquaplaning, pengemudi tidak boleh panik dan dilarang menginjak pedal rem secara mendadak.

“Jangan panik, jangan ngerem, jangan ngegas. Tahan saja. Nanti begitu ban melewati genangan air, dia akan kembali menapak ke permukaan jalan,” jelas Jusri.

Mengerem secara tiba-tiba justru bisa membuat roda kendaraan terkunci dan berisiko terpelanting.

Tips Menghindari Aquaplaning

Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), mengatakan bahwa ada tiga faktor utama yang mempengaruhi risiko aquaplaning, yaitu:

  1. Kecepatan kendaraan
  2. Kualitas dan kondisi ban
  3. Permukaan jalan

Sony menekankan bahwa batas kecepatan aman di jalan basah adalah 40–50 km/jam.

“Saat kecepatan mobil rendah, hampir tidak mungkin terkena aquaplaning. Soalnya, ban masih punya peluang untuk memecah genangan air dan menapak di aspal,” ujarnya.

Sebagai langkah pencegahan, pengemudi juga disarankan untuk memeriksa kondisi ban secara rutin, memastikan tekanan angin sesuai, serta menghindari ban yang sudah aus atau botak.

Dengan memahami cara menghindari dan mengatasi aquaplaning, pengemudi bisa lebih aman saat berkendara di musim hujan.(CC-01)

Tags: aquaplaningcara menghindari aquaplaningdefensive drivingkecelakaan musim hujankeselamatan berkendaratips aman berkendara saat hujan
Previous Post

KPK Berupaya Jemput Paksa Wali Kota Semarang, Usai Mangkir 4 Kali Panggilan

Next Post

Umat Muslim Wait and See, Israel Berencana Ganti Nama Tepi Barat Jadi Yudea dan Samaria

Related Posts

Karyawan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, diduga disekap dan dianiaya oleh empat rekan kerjanya karena dituduh mencuri. (dok. istimewa)
Nasional

Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi

27 Juni 2026
Kementerian Pertahanan mengungkap lima peserta SPPI Program Koperasi Desa Merah Putih meninggal saat latihan dasar kemiliteran. (dok. istimewa)
Nasional

Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan

27 Juni 2026
Polisi menangkap Taufik Hidayat yang diduga menyekap dan menganiaya kekasihnya selama tiga tahun di Kabupaten Bandung. (dok. istimewa)
Nasional

Timeline Kasus Taufik Hidayat Sekap Wanita 3 Tahun Hingga Cacat

26 Juni 2026
Polisi masih mendalami laporan dugaan penghinaan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dilayangkan terhadap mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto. (dok. istimewa)
Nasional

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penghinaan terhadap Presiden oleh Mantan Ketua BEM UGM

26 Juni 2026
Next Post
Tepi Barat Palestina (dok. iStock)

Umat Muslim Wait and See, Israel Berencana Ganti Nama Tepi Barat Jadi Yudea dan Samaria

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Karyawan Padel di Jaksel Disekap dan Dianiaya Rekan Kerja, Empat Pelaku Ditangkap Polisi
  • Kemhan Ungkap 5 Peserta SPPI Meninggal Saat Latsarmil, Pemeriksaan Kesehatan Dilanjutkan
  • Uya Kuya Resmi Dilantik Jadi Ketua DPW PAN DKI Jakarta, Gantikan Eko Patrio
  • The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026
  • Pemprov Jateng Hapus Foto Vanessa Nabila di Ajang MJM 2026, Panitia Disorot Soal Nomor BIB Palsu

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved