Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Jokowi Respons Usulan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: “Semua Pemimpin Punya Jasa”

CC-01 by CC-01
9 November 2025
in Nasional
0
Prabowo Subianto dan Jokowi (dok. istimewa)

Prabowo Subianto dan Jokowi (dok. istimewa)

0
SHARES
2
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SOLO – Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), memberikan tanggapannya terkait pengusulan dua mantan presiden, yaitu Soeharto dan Abdurrahman Wahid (Gus Dur), untuk mendapatkan gelar pahlawan nasional. Menurut Jokowi, kedua tokoh tersebut memiliki jasa besar bagi bangsa yang patut dihargai.

“Setiap pemimpin, baik Presiden Soeharto maupun Presiden Gus Dur, pasti memiliki peran dan jasa terhadap negara. Kita harus menghargai itu,” ujar Jokowi di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Kamis (6/10/2025).

Proses Penetapan Gelar Pahlawan Sudah Melalui Mekanisme Panjang

Jokowi menegaskan bahwa pemberian gelar pahlawan nasional bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Ada proses berlapis dan pertimbangan mendalam dari tim ahli dan lembaga terkait yang telah ditunjuk pemerintah.

“Pemberian gelar itu melalui proses, melalui pertimbangan tim pemberian gelar dan jasa. Kita semua harus menghormati,” ujarnya.

Pro dan Kontra Dinilai Sebagai Hal yang Wajar

Terkait munculnya perdebatan publik mengenai langkah tersebut, Jokowi menyebut bahwa dinamika seperti itu adalah bagian dari demokrasi.

“Dalam negara demokrasi, ada yang setuju, ada yang tidak setuju. Itu biasa,” kata Jokowi.

Namun demikian, ia menekankan pentingnya menghormati proses penilaian yang telah dilakukan tim gelar kehormatan.

Mikul Dhuwur, Mendhem Jero

Jokowi juga menyetujui prinsip Jawa “mikul dhuwur, mendhem jero”, yakni menjunjung tinggi kebaikan pemimpin dan memendam kekurangannya.

“Ya sangat baik,” jawabnya ketika ditanya mengenai penerapan prinsip tersebut dalam menilai para mantan pemimpin bangsa.

Soeharto, Gus Dur, dan Tokoh Lain Masuk Daftar Usulan

Sebelumnya, Kementerian Sosial telah mengajukan 40 nama tokoh nasional ke Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK). Sebagian besar nama yang diajukan merupakan hasil pembahasan dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain Soeharto dan Gus Dur, beberapa tokoh lain yang diusulkan antara lain:

  • Aktivis buruh Marsinah

  • Jenderal (Purn) M. Jusuf

  • Mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin

  • Ulama KH Bisri Syansuri

  • Syaikhona Kholil Bangkalan

  • Diplomat Prof Mochtar Kusumaatmadja

Proses penilaian akhir terhadap daftar tersebut akan mempertimbangkan rekam jejak, kontribusi, serta dampak historis masing-masing tokoh bagi Indonesia.(CC-01)

Tags: berita nasionalgus durjokowikemensosPahlawan NasionalPemerintahan IndonesiaPengusulan Gelar Pahlawanpolitik indonesiaSejarah IndonesiaSoeharto
Previous Post

Sejarah Lengkap Raja-Raja Keraton Solo: Profil Paku Buwono I hingga Paku Buwono XIII

Next Post

Guru Videokan Atap SDN 156 Kalukubodo Ambruk Dipanggil Disdik Bulukumba, Ini Penjelasan Resminya

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Seorang guru SDN 156 Kalukubodo dipanggil Disdikbud Bulukumba setelah videonya soal atap-plafon sekolah ambruk viral. (dok. istimewa)

Guru Videokan Atap SDN 156 Kalukubodo Ambruk Dipanggil Disdik Bulukumba, Ini Penjelasan Resminya

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved