Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Guru Videokan Atap SDN 156 Kalukubodo Ambruk Dipanggil Disdik Bulukumba, Ini Penjelasan Resminya

CC-01 by CC-01
14 November 2025
in Daerah
0
Seorang guru SDN 156 Kalukubodo dipanggil Disdikbud Bulukumba setelah videonya soal atap-plafon sekolah ambruk viral. (dok. istimewa)

Seorang guru SDN 156 Kalukubodo dipanggil Disdikbud Bulukumba setelah videonya soal atap-plafon sekolah ambruk viral. (dok. istimewa)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BULUKUMBA – Seorang guru di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, dipanggil oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulukumba setelah merekam dan menyebarkan video atap serta plafon SDN 156 Kalukubodo yang ambruk. Guru tersebut dimintai klarifikasi karena informasi dalam video dinilai tidak sepenuhnya tepat.

Insiden itu terjadi pada Selasa (11/11), ketika atap salah satu ruangan sekolah di Kelurahan Benjala, Kecamatan Bontobahari, roboh setelah diterpa angin kencang.

Guru Minta Maaf Usai Video Viral, Disdik: Tidak Ada Tekanan

Video rekaman guru tersebut viral di media sosial. Dalam video itu, ia menarasikan bahwa atap yang roboh hampir menimpa siswa, sehingga memicu reaksi publik. Namun setelah dipanggil, guru itu menyampaikan permintaan maaf dan melakukan klarifikasi.

Kepala Disdikbud Bulukumba, Andi Buyung Saputra, mengatakan permintaan maaf itu merupakan inisiatif pribadi.

“Tidak ada tekanan. Itu hak beliau. Dalam video klarifikasi juga sudah disebutkan tidak ada tekanan,” kata Buyung, Kamis (14/11/2025).

Dinas Sebut Ada Disinformasi dalam Video Awal

Disdikbud menemukan adanya informasi yang tidak tepat dalam narasi video pertama yang dibuat guru tersebut.

“Setelah kita klarifikasi, memang ada disinformasi. Di video disebut ada aktivitas pembelajaran, padahal ruangan itu sudah tidak digunakan setahun terakhir,” jelas Buyung.

Dia menegaskan, ruangan yang ambruk adalah ruang lama yang sudah ditutup karena berpotensi membahayakan siswa.

Ruangan Tidak Digunakan Selama Setahun

Buyung menjelaskan bahwa ruangan tersebut sengaja dikosongkan dan tidak difungsikan sejak satu tahun lalu. Bahkan, dalam video yang beredar, terlihat kelas dalam kondisi kosong tanpa bangku.

“Atap itu roboh akibat angin kencang. Ruangan sudah ditutup karena tidak layak digunakan,” ujarnya.

Sudah Diusulkan untuk Revitalisasi, Tertunda Administrasi

Disdikbud Bulukumba menyampaikan bahwa ruang kelas tersebut sebenarnya telah diusulkan masuk program revitalisasi sejak tahun sebelumnya, namun terkendala persyaratan administrasi.

“Tahun ini insyaallah bisa masuk karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan,” kata Buyung.

Video Asli Tampilkan Atap Berantakan

Dalam video yang viral, terlihat seng dan lembaran kalsiboard berserakan di lantai. Guru yang merekam peristiwa tersebut mengatakan atap itu “hampir menimpa siswa” dan meminta pemerintah kabupaten turun tangan.

Namun Disdik menegaskan kembali bahwa saat kejadian tidak ada siswa di ruangan tersebut.(CC-01)

Tags: atap sekolah ambrukberita daerahbulukumbaDisdikbud Bulukumbaguru dipanggil dinasrevitalisasi sekolahSDN 156 Kalukubodosekolah rusaksulawesi selatanviral video sekolah
Previous Post

Jokowi Respons Usulan Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: “Semua Pemimpin Punya Jasa”

Next Post

Kekosongan Takhta PB XIII: Menguak Deretan Keturunan dan Dua Calon Penerus Keraton Kasunanan Surakarta

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
Kekosongan takhta Keraton Kasunanan Surakarta setelah wafatnya PB XIII menimbulkan dua kandidat penerus, yaitu KGPH Mangkubumi dan KGPAA Hamengkunegoro. (dok. istimewa)

Kekosongan Takhta PB XIII: Menguak Deretan Keturunan dan Dua Calon Penerus Keraton Kasunanan Surakarta

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved