PANDUGA.ID, JAKARTA – Produsen mobil listrik asal Tiongkok, BYD, mengumumkan penarikan kembali (recall) lebih dari 115.000 unit kendaraan akibat potensi masalah pada dua model andalannya, BYD Tang dan BYD Yuan Pro. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan untuk menjaga keselamatan pengguna kendaraan listrik mereka.
Head of Public & Government Relations BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, memastikan bahwa model kendaraan yang masuk dalam program recall tersebut tidak dijual di Indonesia, sehingga tidak berdampak pada pasar dalam negeri.
“Model yang direcall tidak beredar di Indonesia, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” kata Luther, Jumat (17/10/2025).
Berdasarkan laman resmi BYD, BYD Tang merupakan SUV elektrifikasi kelas menengah atas yang menggabungkan mesin turbo 2.0 liter dan dua motor listrik dengan total tenaga hampir 500 daya kuda dan torsi di atas 800 Nm. Mobil ini mampu berakselerasi dari 0–100 km/jam dalam waktu sekitar 4,5 detik.
Namun, unit yang diproduksi antara Maret 2015 hingga Juli 2017 ditemukan memiliki potensi kerusakan pada sirkuit kontrol motor, yang bisa menyebabkan gagalnya sistem penggerak listrik. Sebanyak 44.535 unit BYD Tang masuk dalam daftar recall untuk perbaikan komponen tersebut.
Sementara itu, BYD Yuan Pro, yang merupakan SUV listrik murni (BEV), diproduksi antara Februari 2021 hingga Agustus 2022. Model ini ditemukan memiliki cacat pada segel baterai, yang berisiko menyebabkan air masuk ke modul baterai saat kendaraan melintasi kondisi basah.
Sebagai langkah pencegahan, BYD akan menarik 71.248 unit Yuan Pro untuk mengganti komponen segel dan memastikan seluruh kendaraan memenuhi standar keselamatan terbaru.(CC-01)






Discussion about this post