Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Makanan Sisa Program MBG Capai 1,4 Juta Ton per Tahun, Ini Kata Bapanas

CC-01 by CC-01
27 Mei 2025
in Nasional
0
Ilustrasi makanan sisa MBG (dok. istimewa)

Ilustrasi makanan sisa MBG (dok. istimewa)

0
SHARES
28
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkapkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghasilkan sisa makanan (food waste) sebesar 1,1 hingga 1,4 juta ton per tahun. Angka ini berdasarkan kajian Bappenas tahun 2024, dan menunjukkan tantangan besar dalam pengelolaan limbah pangan di sekolah-sekolah.

Plt. Sekretaris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, menjelaskan bahwa dari total sisa makanan tersebut, sekitar 451.000 hingga 603.000 ton termasuk dalam kategori edible food waste atau sisa makanan yang masih layak konsumsi.

“Dari jumlah tersebut, 451.000 sampai 603.000 ton merupakan edible food waste dan berpotensi untuk bisa diselamatkan sebagai pangan dan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Sarwo saat ditemui di Gedung Bapanas, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2025).

Food Waste Bisa Jadi Kompos hingga Pakan Ternak

Selain bagian yang masih bisa dikonsumsi, terdapat pula 671.000 hingga 896.000 ton inedible food waste, yakni sisa makanan yang tidak dapat dikonsumsi manusia. Namun, menurut Sarwo, limbah tersebut masih bisa diolah menjadi produk bermanfaat, seperti:

  • Pakan ternak

  • Kompos

  • Pupuk lainnya

“Kalau pakan ternak sudah tidak memungkinkan lagi, takut ternaknya pada mati, bisa digunakan untuk kompos, pupuk, dan lainnya,” jelasnya.

Optimalisasi Ekonomi Sirkular: Tidak Ada Makanan yang Terbuang

Sarwo menegaskan pentingnya penerapan prinsip ekonomi sirkular 9R—Refuse, Rethink, Reduce, Reuse, Repair, Refurbish, Remanufacture, Repurpose, dan Recycle—untuk memastikan tidak ada makanan yang terbuang sia-sia dalam program MBG.

Ia mencontohkan bahwa makanan sisa, seperti kue berlebih, masih bisa dikemas ulang dan disalurkan ke kelompok masyarakat yang membutuhkan.

“Misalnya kita dapat empat kue, kita paling makan satu atau dua. Dua lainnya masih bagus, kita kemas lagi dan bagikan ke saudara-saudara di kolong jembatan atau pinggiran kota,” kata Sarwo.

Dengan langkah ini, edible food waste dapat disalurkan sebagai bantuan pangan, sedangkan inedible food waste dapat dimanfaatkan hingga tahap akhir, seperti menjadi pupuk—mewujudkan tujuan nol sampah makanan.

Penutup: Pemanfaatan Food Waste Bernilai Ekonomis

Sarwo menyebut bahwa sisa makanan dalam program MBG tidak hanya berdampak lingkungan, tapi juga memiliki nilai ekonomis apabila dikelola dengan benar.

“Dengan cara ini, sisa makanan bisa dimanfaatkan hingga ke tingkat paling bawah. Jadi, program ekonomi sirkular ini bisa tercapai dan tidak ada makanan yang terbuang sama sekali,” pungkasnya.(CC-01)

Tags: Bantuan MakananbapanasbappenasEdible WasteEkonomi SirkularFood WasteKomposmakan bergizi gratisMBG 2025Pakan Ternakpangan nasional
Previous Post

Video Brigitte “Toyor” Macron Viral, Rusia Sindir: Mungkin Itu Tangan Kremlin?

Next Post

IWAS alias Agus Buntung Divonis 10 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan

Related Posts

Seorang wanita diduga hendak bunuh diri di depan Istana Merdeka, Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya

25 Maret 2026
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMKN 11 Semarang dihentikan sementara usai dugaan keracunan 75 siswa. (dok. istimewa)
Nasional

Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman

25 Maret 2026
Kondisi Andrie Yunus stabil usai disiram air keras. (dok. istimewa)
Nasional

Andrie Yunus Stabil Usai Disiram Air Keras, RSCM Ungkap Luka Bakar 20 Persen dan Trauma Mata

17 Maret 2026
Ilustrasi jalan tol (dok. Adhi Karya)
Nasional

Tarif Tol Semarang–Batang Naik Jelang Lebaran 2026, Golongan I Jadi Rp144.500

10 Maret 2026
Next Post
Agus buntung divonis 10 tahun penjara akibat kasus asusila (dok. istimewa)

IWAS alias Agus Buntung Divonis 10 Tahun Penjara atas Kasus Pencabulan

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved