Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Pencurian Toko Emas di Semarang Modus Gendam, Pelaku Diduga WNA

CC-01 by CC-01
18 Februari 2025
in Daerah
0
Pencurian dengan modus gendam terjadi di Toko Emas JJ, Semarang. (dok. istimewa)

Pencurian dengan modus gendam terjadi di Toko Emas JJ, Semarang. (dok. istimewa)

0
SHARES
4
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Sebuah kasus pencurian dengan modus gendam atau hipnotis terjadi di Toko Emas JJ, Pasar Karang Ayu, Semarang Barat, pada Sabtu (15/2/2025). Seorang penjaga toko menjadi korban hipnotis kawanan pencuri hingga tanpa sadar menyerahkan sejumlah perhiasan. Aksi ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial setelah diunggah oleh akun @portalsemarang.

“Kejadian tanggal 15 Februari di toko emas Pasar Karang Ayu, Semarang Barat, sekitar hampir jam 14.00 WIB siang,” tulis akun tersebut pada Senin (17/2/2025).

Berikut beberapa fakta mengenai kasus pencurian ini.

1. Aksi Terekam CCTV dan Viral di Media Sosial

Dalam video yang beredar, terlihat empat orang beraksi di toko emas tersebut. Seorang perempuan berkerudung biru memilih perhiasan, sementara seorang pria bertopi biru berbicara dengan penjaga toko.

Dua pria lainnya tampak membawa segepok uang rupiah, seolah akan melakukan transaksi besar. Saat pria bertopi biru menyentuh penjaga toko, korban langsung menyerahkan sejumlah perhiasan tanpa sadar.

2. Pelaku Diduga WNA Gunakan Bahasa Arab

Pemilik Toko Emas JJ, Handoko, menduga pelaku merupakan warga negara asing (WNA) karena mereka menggunakan bahasa Arab yang dicampur dengan sedikit bahasa Inggris saat berkomunikasi.

“Ada empat orang Arab menggunakan bahasa Arab. Saat datang, penjaga toko mau menghubungi saya, namun dialihkan. Dia pakai bahasa yang membuat pegawai toko kebingungan,” jelas Handoko.

Pelaku menggunakan kata-kata seperti MasyaAllah, gold, sister, yang semakin membuat korban merasa percaya.

3. Karyawan Terhipnotis dan Menyerahkan Perhiasan

Awalnya, karyawan hanya mengeluarkan satu per satu perhiasan untuk ditunjukkan kepada pelaku. Namun, setelah salah satu pria menyentuhnya, korban tampak linglung dan menurut saat diminta mengeluarkan lebih banyak perhiasan.

“Setelah disentuh salah satu lelaki, terlihat seperti terhipnotis, dan karyawan mengeluarkan barang-barang yang diminta,” kata Handoko.

Pelaku beralasan ingin menukar dolar, namun setelah membawa perhiasan, mereka tidak pernah kembali.

4. Kerugian Capai Rp 10 Juta

Handoko menyebutkan aksi pencurian ini berlangsung sekitar 12 menit, mengakibatkan kehilangan 11 perhiasan dengan total kerugian sekitar Rp 10 juta.

Barang yang hilang meliputi:
– 3 kalung anak
– 3 gelang anak
– 5 kalung emas dewasa

5. Ciri-Ciri Pelaku: Gunakan Hijab Besar dan Pakaian Longgar

Handoko mengimbau masyarakat, terutama pengusaha emas, untuk berhati-hati terhadap modus penipuan seperti ini. Ia juga menyebutkan ciri-ciri pelaku:

  • Pria memakai topi dan masker, meski cuaca Semarang sangat panas.
  • Wanita memakai hijab besar dan pakaian longgar, diduga untuk menyembunyikan barang curian.
  • Membawa segepok uang rupiah, berpura-pura akan menukar uang atau melakukan transaksi besar.

6. Imbauan Polisi: Segera Laporkan Jika Mengalami Kejadian Serupa

Kapolsek Semarang Barat, Kompol Andre Bachtiar Winanomo, menyebut hingga saat ini korban belum melaporkan kejadian tersebut. Namun, pihak kepolisian akan segera menindaklanjuti informasi ini.

“Terima kasih infonya, akan kami cek. Korban belum melakukan pelaporan,” kata Andre.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penukaran uang asing oleh orang tak dikenal. Jika merasa curiga atau mengalami kejadian serupa, masyarakat bisa melaporkan ke Polsek terdekat atau menggunakan aplikasi Libas.(CC-01)

Tags: berita kriminalGendam di Toko EmasHipnotis di PasarKeamanan Toko EmasKejahatan HipnotisModus PenipuanPencurian SemarangWNA Pencuri
Previous Post

Sidang Lanjutan Kasus Penembakan Bos Rental Mobil, Anak Korban: Setega itu Pak

Next Post

Intip Agenda Christiano Ronaldo di Indonesia, Hadiri Pembangunan RS di Kupang Hingga Liburan di Bali

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
Christiano Ronaldo (dok. istimewa)

Intip Agenda Christiano Ronaldo di Indonesia, Hadiri Pembangunan RS di Kupang Hingga Liburan di Bali

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved