Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Formappi Ungkap Hak Angket Kecurangan Pemilu Hanya Mimpi

CC-02 by CC-02
23 Februari 2024
in Politik
0
Ilustrasi ambang batas atas parlemen di DPR RI untuk mengungkap kecurangan Pemilu 2024 (dok. dpr.go.id)
0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi), Lucius Karus, memandang upaya untuk mengubah hasil Pilpres 2024 melalui hak angket DPR, bisa saja hanya mimpi belaka.

Pasalnya untuk menggolkan hak angket butuh waktu panjang.

Terlebih proses penghitungan suara dari KPU masih belum final.

Hak angket diusulkan oleh Capres Ganjar Pranowo.

Selain itu PDIP dan PPP yang mengusung Ganjar sedang mempertimbangkan opsi tersebut.

Untuk menjalankan hak angket ataupun hak interpelasi sampai tuntas.

“Dibutuhkan juga dukungan tambahan dari parpol lain,” jelasnya, Rabu (21/2/2024).

Menurut Peneliti Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, Nasdem dan PKB yang mengusung paslon Anies-Muhaimin, diprediksi akan bersikap pragmatis.

Khusunya menghadapi dinamika dalam lima tahun mendatang.

“Dua parpol tersebut mengambil langkah tersebut ketimbang terlibat dalam pertarungan politik mendukung hak angket di DPR,” jelasnya.

Selain itu, Bawono juga meragukan kekuatan Nasdem dan PKB untuk tetap sebagai oposisi.

“Apalagi jika mengambil langkah berada di luar pemerintahan atau menjadi oposisi,” tutupnya.(CC-01)

Tags: dpr rihak angketpemilu 2024pilpres 2024
Previous Post

Banyak Ditemukan Kecurangan, PDIP Kirim Surat Penolakan Sirekap ke KPU

Next Post

Sri Mulyani Ogah Sinkronisasi Program dengan Presiden Berikutnya

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Menkeu Sri Mulyani Indrawati. (dok. istimewa)

Sri Mulyani Ogah Sinkronisasi Program dengan Presiden Berikutnya

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Rumah Kakek 80 Tahun di Surabaya Dibongkar Sepihak Jadi Dapur MBG
  • Noe Letto Tanggapi Kritik Publik soal Posisi Tenaga Ahli DPN, Siap Mundur Jika Dinilai Tak Berguna
  • Satgas PKH Kuasai Kembali 1.699 Hektare Lahan Tambang Ilegal Milik PT AKT
  • Gubernur DKI Izinkan Sekolah Daring dan WFH Imbas Hujan Deras dan Banjir
  • Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 di Pangkep Ditemukan, Total 10 Orang

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved