Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Gejayan Memanggil Kembali, Lawan Pembusukan Demokrasi Massa Aksi Pecahkan 7 Kendi Simbol Dosa Jokowi

CC-02 by CC-02
13 Februari 2024
in Politik
0
Massa aksi 'Geyajan Memanggil Kembali' menunjukkan poster tuntutan, pada aksi demonstrasi di Yogyakarta, Senin (12/2/2024).
0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JOGJA – Gejayan Memanggil Kembali. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jogjakarta ramai-ramai turun ke jalan, Senin (12/2). Mereka melakukan aksi demonstrasi untuk melawan praktik politik dinasti, pembunuhan demokrasi dan melawan semua praktik buruk rezim presiden Jokowi.

Aksi demonstrasi dimulai dari bundaran depan Universitas Gadjah Mada Jogjakarta. Ribuan massa berkumpul sambil membawa sejumlah poster berisi tuntutannya. Seperti ‘Adili Jokowi dan Kroni-Kroninya’, ‘Selamatkan Demokrasi, Jangan Diam!’, ‘Korban Rezim Jokowi’, ‘Jokowi Bapak Politik Dinasti Indonesia’, ‘Stop Politisasi Bansos’ dan lainnya.

Massa juga sempat melakukan aksi teatrikal dengan memecahkan kendi-kendi berisi tulisan praktik buruk rezim Jokowi. Setelah itu, massa kemudian long march dari bundaran UGM ke Jl Affandi dan menggelar panggung orasi di pertigaan lampu merah Gejayan. Akibat aksi itu, jalan dari tiga arah menuju lampu merah Gejayan ditutup.

“Hancurkan Rezim Jokowi. Turunkan Jokowi,” teriak mereka kompak.

Saat di lampu merah Jalan Affandi, mahasiswa nekat memanjat bilboard besar di pinggir jalan untuk membentangkan spanduk besar. Tiga spanduk besar dibentangkan, dengan salah satu spanduk bergambar Jokowi yang sedang dipenggal. Spanduk itu bertuliskan ‘Hancurkan dan Adili Rezim Jokowi’.

“Aksi ini untuk merespon situasi hari ini, ternyata selama dua periode rakuat ditipu habis oleh presiden Jokowi. Di akhir jabatannya, Jokowi menutup kekuasaannya dengan menggunakan segala macam entitas kekuasaan seperti Mahkamah Konstitusi dan melibatkan kroni-kroninya untuk mengeluarkan regulasi-regulasi yang betul-betul mencederai demokrasi,” ucap koordinator aksi, Sana Ulaili.

Sana melanjutkan, Jokowi telah menguasasi tidak hanya sumber daya alam dalam dua periode terakhir, tapi juga menguasai nalar kritis elemen negara ini. Dengan gimmicknya, ia membuat masyarakat tidak ada yang bersuara secara kritis untuk menyikapi hari ini.

“Jokowi telah terbukti melakukan pelanggaran konstitusi, telah merusak etika demokrasi dia harus dihukum. Maka kami menuntut Jokowi harus turun sebelum masa jabatannya berakhir. Karena sikap dia kalau kita biarkan sama saja seperti memberikan karpet merah untuk para oligarki,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Imam Maulana, Humas Aliansi Jagad. Ia menegaskan bahwa aksi tidak ada yang menunggangi. Aksi merupakan murni keresahan mahasiswa atas kondisi negara saat ini.

“Kami mewakili aliansi seluruh mahasiswa, guru-guru besar, dosen, masyarakat, tokoh agama maupun tokoh masyarakat yang ada di Jogja yang merasa resah terhadap kondisi demokrasi kita akhir-akhir ini. Dengan itu kami membawa narasi besar yaitu tentang hancurkan dan adili rezim Jokowi untuk menyelamatkan demokrasi,” ucapnya.

Dalam orasi itu, ada beberapa tuntutan yang dibacakan. Diantaranya meminta ada revisi UU Pemilu dan UU Parpol oleh badan yang independent. Sebab mereka menilai, dua UU itu sangat cacat karena diatur oleh sistem oligarki dan jauh dari kata demokrasi. Pihaknya juga menuntut agar Presiden Jokowi menyetop politisasi bansos dan lainnya.

“Kami juga menuntut permintaan maaf kaum intelektual dan budayawan yang melanggengkan politik dinasti saat ini,” pungkasnya. (CC-01)

Tags: demokrasigejayanjokowipemakzulan jokowipemilu 2024politikprilpres 2024
Previous Post

Masa Tenang, Asosiasi Antropologi Indonesia Kritik Kecurangan Pemilu yang Dilakukan Jokowi

Next Post

Ganjar Imbau Masyarakat Memilih Presiden Sesuai Hati Nurani

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Capres 03, Ganjar Pranowo, mengajak makan siang pendukung Prabowo-Subianto yang mengadangnya saat kampanye di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (6/2/2024).

Ganjar Imbau Masyarakat Memilih Presiden Sesuai Hati Nurani

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved