Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Banjir di Jombang Belum Surut: 3.000 Warga Terdampak, Penyakit Kulit dan Flu Meluas

CC-01 by CC-01
13 Desember 2024
in Breaking News, Daerah
0
Banjir di Desa Jombok, Jombang, dengan ketinggian air mencapai 170 cm (dok. joinmedia.id)

Banjir di Desa Jombok, Jombang, dengan ketinggian air mencapai 170 cm (dok. joinmedia.id)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JOMBANG – Enam hari berlalu sejak banjir melanda dua desa di Kecamatan Kesamben, Jombang. Meluapnya Sungai Avur Watudakon menyebabkan ribuan rumah terendam, dan hingga kini, air belum menunjukkan tanda-tanda surut.

Di Dusun Beluk, Desa Jombok, ketinggian banjir bervariasi antara sebetis orang dewasa hingga 170 cm. Sementara itu, di Dusun Kedondong, Desa Blimbing, ketinggian air berkisar antara 15 hingga 80 cm.

Korban Banjir dan Kondisi Kesehatan

Menurut Wiku Birawa, Plt Kepala Pelaksana BPBD Jombang, banjir ini berdampak pada lebih dari 3.000 jiwa. Sebanyak 168 orang terpaksa mengungsi, dengan rincian 109 jiwa di Desa Blimbing dan 59 jiwa di Posko Jombok. Adapun warga lainnya memilih mengungsi ke rumah kerabat.

“Kami menemukan banyak warga menderita penyakit kulit seperti gatal-gatal, demam, batuk, dan flu. Penanganan medis sudah dilakukan di posko pengungsian,” ungkap Wiku kepada wartawan, Kamis (12/12/2024).

Upaya Pemkab Jombang untuk Mengatasi Dampak Banjir

Pemkab Jombang memastikan kebutuhan dasar korban banjir telah terpenuhi, termasuk makanan, obat-obatan, air bersih, dan fasilitas MCK. Namun, dengan tren kenaikan air, Wiku memprediksi banjir akan berlangsung lebih lama.

“Kami sudah mengajukan anggaran tambahan untuk kebutuhan korban banjir kepada bupati,” jelasnya.

Penyebab dan Penanganan Banjir

Banjir yang terjadi sejak Jumat (6/12/2024) disebabkan oleh curah hujan tinggi yang membuat Avur Watudakon meluap. Sungai tersebut tidak mampu menampung volume air yang besar.

BPBD Jombang telah berkoordinasi dengan BBWS Brantas, Perum Jasa Tirta, dan Dinas PU SDA Jawa Timur untuk mempercepat surutnya banjir. “Kami berharap alat berat dari Dinas PU segera digunakan untuk menangani banjir ini. Potensi hujan masih tinggi hingga Januari 2025,” tambah Wiku.

Potensi Risiko dan Harapan Warga

Kondisi banjir yang berkepanjangan memicu frustrasi di kalangan warga. Aktivitas lumpuh, dan risiko penyakit terus meningkat. “Masyarakat sudah terlalu lama terdampak. Kami akan terus berupaya agar banjir ini segera teratasi,” tutupnya.(CC-01)

Tags: banjirbanjir jombangdampak banjirjombangpenyakit akibat banjir
Previous Post

Yasonna Laoly Terseret Kasus Harun Masiku

Next Post

Penolakan Ibadah Natal di Bogor, Mediasi Forkompincam dan FKUB Temukan Solusi

Related Posts

Syahrul Yasin Limpo bersama Firli Bahuri (dok. istimewa)
Breaking News

Polri Sangar Tetapkan 2 Tersangka Petinggi Kejaksaan, Apa Kabar Kelanjutan Kasus Firli Bahuri?

12 Juli 2026
BMPAN Jawa Tengah Dukung Riyan Hidayat Maju sebagai Ketua Umum BM
Breaking News

BMPAN Jawa Tengah Dukung Riyan Hidayat Maju sebagai Ketua Umum BM

9 Juli 2026
The Park Semarang menghadirkan International Circus Show dari Chile dan Ekuador selama libur sekolah, 27 Juni-12 Juli 2026. (dok. istimewa)
Bisnis

The Park Semarang Hadirkan International Circus Show dari Amerika Selatan Selama Libur Sekolah 2026

27 Juni 2026
Peserta SPPI calon manajer Koperasi Desa Merah Putih, Novia Rahmadhani Sihotang, meninggal dunia saat mengikuti Latsarmil di Jakarta. (dok. istimewa)
Breaking News

Sosok Novia Rahmadhani Sihotang Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Saat Latsarmil

26 Juni 2026
Next Post
Lokasi ibadah Natal umat GPdI yang dipindahkan di Bogor (dok. istimewa)

Penolakan Ibadah Natal di Bogor, Mediasi Forkompincam dan FKUB Temukan Solusi

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Kasus Firli Bahuri Mandek, Kejati DKI Kembalikan SPDP ke Polda Metro Jaya
  • Polri Sangar Tetapkan 2 Tersangka Petinggi Kejaksaan, Apa Kabar Kelanjutan Kasus Firli Bahuri?
  • Kejagung Terima Pelimpahan 3 Perkara Korupsi dari Polri, Seret Nama Jampidsus Febrie Adriansyah
  • Mahfud MD Apresiasi Polri dan Kejagung, Dorong Berlomba Bongkar Kasus Korupsi
  • Kejati DIY Data Seluruh SPPG atas Permintaan Kejagung, Petakan Lokasi hingga Kendala Operasional

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved