Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Polres Purworejo dan Pekalongan Kota Tak Becus Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak

CC-02 by CC-02
30 Oktober 2024
in Daerah
0
Polres Purworejo dan Pekalongan Kota Tak Becus Tangani Kasus Kekerasan Seksual Anak
0
SHARES
5
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Kasus kekerasan seksual terhadap anak kembali mencuat di wilayah Jawa Tengah, melibatkan dua korban di Polres Purworejo dan Polres Pekalongan Kota. Kasus pertama di Purworejo menimpa dua saudara, DS (15) dan kakaknya K (17), yang mengalami kekerasan seksual berat. DS bahkan sampai melahirkan anak dari peristiwa tersebut dan sempat dinikahkan secara siri dengan pelaku oleh perangkat desa setempat. Setelah dilaporkan, kasus ini sempat terhenti hingga akhirnya ditarik untuk diselidiki langsung oleh Polda Jawa Tengah.

Kasus serupa juga terjadi di Pekalongan, di mana seorang remaja putri berusia sekitar 15 tahun menjadi korban kekerasan seksual. Kasusnya tertunda hampir dua tahun hingga korban melahirkan anak yang kini berusia 13 bulan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa penyelidikan kasus di Purworejo kini ditangani oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng. “Kasus di Pekalongan Kota masih dalam penanganan Polres setempat,” ungkapnya di Mapolda Jateng, Semarang, Selasa (29/10/2024).

Kombes Pol Artanto menekankan pentingnya kecepatan dan responsivitas jajaran Polres dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak. Ia mengimbau agar Polres segera berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait untuk penanganan optimal.

Citra Ayu Kurniawati, aktivis dari LRC-KJHAM, sebuah lembaga pendamping korban kekerasan seksual perempuan dan anak, mengkritisi lambatnya penanganan kasus-kasus seperti ini. Menurutnya, hambatan terjadi akibat perspektif aparat penegak hukum yang cenderung tidak pro-korban sehingga seringkali beban pembuktian dibebankan kepada korban.

“Aparat penegak hukum perlu lebih informatif dan terbuka dalam berkoordinasi dengan pendamping korban untuk mengatasi hambatan yang muncul dalam penanganan laporan kasus kekerasan seksual anak,” ujar Citra.

Dengan meningkatnya perhatian dan peran aktif dari berbagai pihak, diharapkan penanganan kasus kekerasan seksual terhadap anak dapat berlangsung lebih cepat dan efektif, demi keadilan serta perlindungan bagi para korban. (CC02)

Tags: kekerasan seksualpolda jateng
Previous Post

Kasus Viral Dugaan Kekerasan Guru di Wonosobo Berakhir Damai

Next Post

Kasat Lantas Polres Tegal Imbau Tertib Berlalu Lintas Selama Kampanye Pilkada 2024

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
knalpot brong

Kasat Lantas Polres Tegal Imbau Tertib Berlalu Lintas Selama Kampanye Pilkada 2024

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved