Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Bahaya! Tanah Bergerak di Pati Bikin Puluhan Rumah Warga Rusak Parah

CC-02 by CC-02
9 September 2024
in Daerah
0
tanah bergerak
0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, PATI – Puluhan bangunan di Dukuh Guyangan, Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Pati, rusak parah akibat fenomena tanah bergerak yang melanda kawasan tersebut. Tanah bergerak ini terjadi di wilayah yang berada di tepi Sungai Silugonggo, mengakibatkan kerusakan pada 21 bangunan, termasuk rumah dan rumah toko (ruko).

Menurut Kepala Desa Purworejo, Dwi Sumaryono, tiga rumah di antaranya hampir roboh akibat pergerakan tanah yang berlangsung sejak Jumat hingga Sabtu (6-7/9/2024). Ia menduga, penyebab utama pergerakan tanah ini adalah penurunan debit air sungai akibat kemarau panjang.

“Kejadiannya mulai Jumat sampai Sabtu. Kemungkinan karena kemarau dan penurunan air sungai, tanah di bantaran Sungai Silugonggo mulai bergeser, sehingga merusak bangunan di Dukuh Guyangan,” jelas Dwi Sumaryono pada Minggu (8/9/2024).

Pihak desa memperkirakan, total kerugian yang dialami warga mencapai sekitar Rp 1,8 miliar. Untuk menangani dampak dari bencana ini, Dwi mengaku telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Dinas PUPR, PT Wijaya Karya (Wika), serta warga yang terdampak.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi untuk penanganan darurat pergeseran tanah di bantaran Sungai Silugonggo. Langkah darurat yang kami ambil adalah meminta penggelontoran air dari Bendung Wilalung atau Kedungombo untuk menstabilkan tanah,” ujarnya.

Hasil rapat menyimpulkan bahwa tanah bergerak terjadi karena penurunan debit air sungai hingga 1,5 meter dari posisi normal. Untuk menghindari risiko lebih lanjut, pemilik rumah dan kios diimbau untuk mengosongkan bangunan dan sementara tidak tinggal di dalamnya.

Salah satu pemilik ruko yang terdampak, Muniroh (50), menceritakan bahwa pada Sabtu sore, ia mendengar suara retakan sebelum melihat lantai rukonya mulai retak. “Ada suara ‘dak dak dak!’, dan tembok depan, kanan, kiri mulai retak-retak setelah magrib. Saya dan suami langsung menyelamatkan barang-barang. Untung ada Pak Polisi yang membantu,” ungkap Muniroh.

Fenomena tanah bergerak ini mengakibatkan kekhawatiran warga setempat, yang berharap segera ada langkah mitigasi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. (CC02)

Tags: patitanah bergerak
Previous Post

Polres Tegal Kota Tangkap Dua Remaja Hendak Tawuran, Bawa Sajam Panjang

Next Post

Pria Ditemukan Tergeletak Berdarah di Depan Gereja St. Yusuf Semarang, Luka di Kepala

Related Posts

Seorang wanita di Malang menjadi korban penipuan setelah menikah siri dengan sosok yang mengaku pria. (dok. istimewa)
Breaking News

Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan

9 April 2026
tawuran
Daerah

Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan

9 April 2026
Ilustrasi kekerasan seksual (dok. istimewa)
Daerah

Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

2 April 2026
Video sejoli tidur berpelukan di musala Pantai Logending Kebumen viral. (dok. istimewa)
Daerah

Viral Sejoli Tidur Berpelukan di Musala Pantai Logending Kebumen, Disiram Warga

2 April 2026
Next Post
penganiayaan

Pria Ditemukan Tergeletak Berdarah di Depan Gereja St. Yusuf Semarang, Luka di Kepala

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Sosok Dyastasita WB, Juri LCC 4 Pilar Kalbar yang Jadi Sorotan usai Polemik Penilaian Viral
  • LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar Viral, SMAN 1 Pontianak Protes Penilaian Juri Dinilai Tak Adil
  • Sempat Dijanjikan Lamborgini, Wanita di Malang Tertipu Nikah Siri dengan ‘Pria’ yang Ternyata Perempuan
  • Viral Tawuran Remaja di Semarang Gara-Gara Layangan Putus, Warga: Sudah Biasa Saat Musim Layangan
  • Kasus Kekerasan Seksual Kader HMI Unissula Berakhir Damai, Dinilai Bertentangan dengan UU TPKS

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved