Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Viral Tangan Santri di Kudus Melepuh Usai Dihukum Rendam Tangan ke Air Panas

CC-02 by CC-02
11 Juni 2024
in Daerah
0
santri

Kondisi tangan santri di Kudus yang dihukum rendam tangan ke air panas. (ist)

0
SHARES
7
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, KUDUS – Pondok pesantren di Kabupaten Kudus menjadi sorotan publik setelah kasus viral seorang santri yang tangannya melepuh akibat hukuman yang diterapkan oleh pengurus pondok pesantren.

Melalui LBH NU Kudus, pihak pondok pesantren memberikan klarifikasi mengenai insiden tersebut.

Saiful Anas dari LBH NU Kudus mengonfirmasi kejadian ini, namun menegaskan bahwa pengasuh pondok pesantren tidak mengetahui tindakan tersebut.

“Hukuman tersebut merupakan inisiatif dari pengurus pondok yang mencium bau asap rokok dari kamar santri,” ujarnya pada Senin (10/6/2024).

Menurut Saiful, pengurus pondok sebelumnya telah beberapa kali mencium bau rokok di kamar santri.

Setelah menanyai satu per satu santri yang ada di kamar dan tidak ada yang mengaku, pengurus mengambil keputusan untuk memberikan hukuman berupa merendam tangan dengan air panas kepada 15 santri yang terlibat.

“Versi dari pengurus pondok, air tersebut belum terlalu panas, masih tergolong hangat.

Dan sebelum diberikan ke santri sudah dicoba dulu oleh pengurus, tidak terjadi melepuh,” jelasnya.

Namun, saat hukuman dijalankan, dua dari 15 santri mengalami luka melepuh di tangan mereka.

Pondok pesantren telah berupaya menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan memberikan teguran kepada pengurus yang terlibat dalam pemberian hukuman tersebut.

Sebelumnya, Polres Kudus menerima laporan dari salah satu korban kekerasan di pondok pesantren tersebut.

Korban, seorang santri berusia 16 tahun berinisial A, mengalami luka melepuh di tangannya setelah dihukum karena ketahuan merokok bersama teman-temannya.

Akibat luka tersebut, korban harus menjalani perawatan di rumah sakit di Kabupaten Pati selama sepuluh hari.

Wakapolres Kudus, Kompol Satya Adi Nugraha, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima aduan dan akan menindaklanjuti kasus tersebut.

“Yang melapor baru satu, tapi dari informasi yang kami dapat korban tidak hanya satu,” tuturnya.

Polisi akan melakukan pendalaman kasus dan berbagai upaya pemeriksaan.

Kompol Satya juga mengimbau kepada pondok pesantren di Kabupaten Kudus untuk tidak melakukan kekerasan terhadap santri.

“Jika hendak memberikan hukuman, dapat dilakukan dengan cara yang lebih baik, seperti menghafal al-Qur’an atau hal lainnya yang tidak mengarah kekerasan,” tambahnya.

Dia menekankan pentingnya menghindari sanksi yang mengarah pada tindakan kekerasan, karena hal itu bisa berujung pada hukuman pidana. (CC02)

Tags: kuduspondok pesantrensantri
Previous Post

Satpol PP Demak Gerebek Prostitusi Terselubung, Lima PSK Diamankan

Next Post

Kriminolog Soroti Kasus Polwan Bakar Suami: Bisa Dihukum Mati

Related Posts

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
Daerah

Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang

4 Februari 2026
Kasus keracunan siswa SMAN 2 Kudus di program MBG diikuti dugaan intimidasi pergantian penyedia SPPG. (dok. istimewa)
Breaking News

Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG

4 Februari 2026
Link pendaftaran event lari HUT ke-76 Suara Merdeka diduga dibajak pihak tak bertanggung jawab. (dok. istimewa)
Breaking News

Waspada! Link Pendaftaran Event Lari HUT ke-76 Suara Merdeka Diduga Scam dan Curi Akun Telegram

14 Januari 2026
Kereta api (dok. DAOP 4 KAI Semarang)
Daerah

KAI Beri Diskon Tiket 50 Persen untuk Polri Hingga Santri

14 Januari 2026
Next Post
polwan

Kriminolog Soroti Kasus Polwan Bakar Suami: Bisa Dihukum Mati

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved