PANDUGA.ID, PEKALONGAN – Program tarif reduksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI memberikan manfaat luas bagi berbagai lapisan masyarakat, mulai dari anggota Kepolisian, TNI, lansia, hingga santri pondok pesantren. Kebijakan ini dinilai membantu mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau.
Kepala Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Kasat Tahti) Polrestabes Semarang, Kompol Pujiono, menyebut tarif reduksi KAI sangat dirasakan manfaatnya oleh anggota Polri, khususnya dalam mendukung mobilitas dinas maupun pribadi.
“Tarif reduksi ini sangat membantu anggota kami karena mendapat potongan hingga 50 persen. Di sisi lain, pelayanan KAI juga semakin prima, baik dari segi kenyamanan maupun ketepatan waktu,” ujar Kompol Pujiono, Selasa (13/1/2026).
Daftar Kelompok Penerima Tarif Reduksi KAI
Selain anggota Polri dan TNI yang memperoleh reduksi 50 persen, KAI juga memberikan tarif khusus kepada sejumlah kelompok masyarakat lainnya, antara lain:
-
Lansia (usia 60 tahun ke atas): reduksi 20 persen
-
Penyandang disabilitas: reduksi 20 persen
-
Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI): reduksi 50 persen
-
Wartawan: reduksi 20 persen
-
Civitas academica dan alumni perguruan tinggi: reduksi 10 persen
-
Pondok pesantren/santri: reduksi 10 persen
Program ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik yang efisien sekaligus ramah lingkungan.
Stasiun Pekalongan Berbenah Sambut Ramadan dan Lebaran 2026
Sementara itu, Kepala Stasiun Pekalongan, Saliman, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan pembenahan fasilitas stasiun sepanjang tahun 2026. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan penumpang, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 2026.
“Stasiun Pekalongan saat ini bertahap menata fasilitas agar semakin baik dan lebih nyaman diakses oleh penumpang atau pelanggan,” ujar Saliman.
Pembenahan tersebut meliputi peningkatan kenyamanan ruang tunggu, aksesibilitas, serta pelayanan bagi pengguna jasa kereta api.
Dorong Transportasi Publik yang Inklusif
Program tarif reduksi KAI dinilai menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong penggunaan transportasi publik yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat lintas profesi dan usia.
KAI juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan seiring dengan pemberian kemudahan tarif bagi masyarakat.






Discussion about this post