Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Breaking News

Dapat Amnesti dari Presiden Prabowo, Gus Nur Bebas dari Penjara Kasus Ijazah Jokowi

CC-01 by CC-01
5 Agustus 2025
in Breaking News, Nasional
0
Gus Nur dibebaskan dari penjara usai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto (dok. istimewa)

Gus Nur dibebaskan dari penjara usai mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto (dok. istimewa)

0
SHARES
11
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA — Sugi Nur Raharja alias Gus Nur, narapidana kasus ujaran kebencian terkait ijazah Presiden Jokowi, resmi dibebaskan dari penjara setelah mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Sebelumnya, Gus Nur dijatuhi hukuman 4 tahun penjara atas dakwaan menyebarkan kebencian dan berita bohong.

Nama Gus Nur tercantum dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 17 Tahun 2025 tentang pemberian amnesti, yang disampaikan melalui surat Dirjen Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.01.02-1296. Dalam surat itu disebutkan bahwa Gus Nur menjalani masa tahanan di Rutan Kelas I Surakarta (Solo).

Sudah Bebas Sejak Sabtu, 2 Agustus 2025

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto memastikan bahwa seluruh narapidana yang mendapatkan amnesti, termasuk Gus Nur, telah resmi dibebaskan pada Sabtu (2/8/2025).

“Sudah kemarin hari Sabtu,” kata Agus kepada wartawan usai rapat koordinasi Kemenkumham di Jakarta, Senin (4/8/2025).

Kasus Bermula dari Podcast Dugaan Ijazah Palsu

Kasus Gus Nur bermula dari podcast bersama Bambang Tri Mulyono di kanal YouTube GusNur13Official. Dalam konten itu, keduanya membahas dugaan ijazah palsu milik Presiden Jokowi. Podcast tersebut dianggap berisi hoaks dan ujaran kebencian yang menyasar kepala negara.

Jaksa menilai konten tersebut melanggar berbagai pasal, seperti:

  • Pasal 14 ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong yang menimbulkan keonaran.

  • Pasal 28 ayat (2) UU ITE tentang menyebarkan kebencian berdasarkan SARA.

  • Pasal 156a KUHP tentang penodaan agama.

Jaksa menuntut Gus Nur dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara, menyebut keduanya sebagai residivis, tidak menyesal, dan berulang kali menyerang pemerintah.

Vonis dan Perjalanan Hukum Gus Nur

Pada 18 April 2023, PN Solo menjatuhkan vonis 6 tahun penjara kepada Gus Nur. Namun, pada tingkat banding, hukumannya dikurangi menjadi 4 tahun, dan pasal yang dikenakan diubah menjadi Pasal UU ITE tentang ujaran kebencian.

Putusan itu tidak berubah pada tingkat kasasi.

Namun, dinamika hukum terus bergulir. Pada tahun 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan bahwa pasal penyebar berita bohong untuk membuat onar dalam UU 1/1946 telah dihapus. MK juga melakukan revisi terhadap pasal ujaran kebencian dalam UU ITE pada 2025.(CC-01)

Tags: amnesti presiden prabowogus nur bebasIjazah Palsu Jokowikasus gus nur jokowipembebasan tahanan politikpodcast gus nur bambang triprabowo beri amnestiujaran kebencian gus nuruu ite dan hoaksvonis gus nur
Previous Post

Kades di Demak Digerebek Bersama Istri Orang, Terungkap Sempat Lakukan Pemerasan ke Suami Korban

Next Post

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Bantah Ada Penggeledahan oleh Polda

Related Posts

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (dok. istimewa)
Breaking News

BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya

1 Oktober 2026
Bareskrim Polri dan Polisi Diraja Malaysia sepakat memperkuat kerja sama pemberantasan narkotika lintas negara melalui pertukaran intelijen dan penindakan bersama. (dok. istimewa)
Breaking News

Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara

7 September 2026
Menteri Karding dan Raja Juli main domino dengan pelaku pembalakan hutan (dok. istimewa)
Nasional

Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan

2 September 2026
Ferry Juliantono, Menteri Koperasi RI. (dok. Kemenkop)
Nasional

Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast

2 September 2026
Next Post
Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (dok. istimewa)

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Kejagung Bantah Ada Penggeledahan oleh Polda

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • BREAKING NEWS! Prabowo Rombak Pucuk Pimpinan Polri Hingga Wakil Menteri, Berikut Sosoknya
  • Bareskrim Polri dan Polisi Malaysia Perkuat Kerja Sama Berantas Narkotika Lintas Negara
  • Menhut Raja Juli Proses Cabut Izin 6 Korporasi Terkait Karhutla di Kalimantan
  • Menkop Ferry Juliantono Luruskan Anggaran Rp103 Miliar, Bukan Khusus untuk Podcast
  • HUT ke-81 Kejaksaan, ST Burhanuddin: Saatnya Kita Bangkit Bersama

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2026 Panduga.id. All right reserved