Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Politik

Pengamat Politik Ungkap Empat Tanda Gibran Rakabuming Raka Mulai Dikecilkan Perannya

CC-01 by CC-01
29 April 2025
in Politik
0
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (dok. istimewa(

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (dok. istimewa(

0
SHARES
10
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Sorotan publik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terus berlanjut, terutama setelah munculnya keinginan sejumlah pensiunan jenderal TNI untuk mendesak pergantian dirinya.

Sebagian kalangan menilai sikap tersebut wajar, mengingat Gibran dianggap kurang mumpuni untuk memimpin, serta terpilih melalui proses yang penuh kontroversi dengan nuansa nepotisme.

Di tengah kontroversi ini, pengamat politik Ray Rangkuti menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto perlahan mulai mengecilkan peran Gibran dalam pemerintahan. Menurut Ray, ini bisa menjadi “pembunuhan karier politik” bagi Gibran, meski usianya masih tergolong muda.

Ray mengungkapkan empat indikasi utama:

Empat Tanda Mengecilnya Peran Gibran

  1. Program Lapor Mas Wapres Tidak Jelas
    Ray menilai program Lapor Mas Wapres yang digagas Gibran kini tak lagi terdengar gaungnya.

    “Program Lapor Mas Wapres tidak jelas,” ujar Ray.

  2. Tidak Dikirim ke Pemakaman Paus Fransiskus
    Lazimnya, jika Presiden berhalangan, Wakil Presiden yang mewakili negara dalam agenda internasional. Namun, untuk pemakaman Paus Fransiskus di Vatikan, Gibran tidak diutus.

    “Ini bagian dari upaya Pak Prabowo meminimalisasi peran Gibran,” tambahnya.

  3. Tidak Lagi Terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis
    Gibran sebelumnya cukup aktif mengawal program Makan Bergizi Gratis. Namun kini, keterlibatannya tampak menghilang.

  4. Belum Ditunjuk Memimpin Wilayah Aglomerasi Jabodetabek
    Sampai saat ini, Gibran juga belum mendapatkan mandat untuk memimpin atau mengoordinasi wilayah aglomerasi Jabodetabek, sebuah posisi strategis yang biasanya diberikan kepada pejabat tinggi.

Ray juga mencatat bahwa meski Prabowo mengurangi peran Gibran, tetap ada upaya menjaga eksistensi sang Wapres di mata publik, seperti melalui produksi video di YouTube.

“Tujuannya menjaga popularitas Gibran tetap stabil meskipun minim peran di pemerintahan,” tutup Ray.(CC-01)

Tags: Aglomerasi Jabodetabekberita politik terbaruGibran RakabumingPemerintahan PrabowoPolitik Indonesia 2025prabowo subiantoProgram Lapor Mas WapresProgram Makan GratisRay RangkutiWapres Indonesia
Previous Post

Camat Genuk Diminta Kembalikan Rp 614 Juta ke BPK, Terkait Kasus Korupsi Mbak Ita dan Alwin Basri

Next Post

Berkas Kasus Bullying Mahasiswa PPDS Undip Tewas Sudah P21, Keluarga Desak Penahanan Tersangka

Related Posts

Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. (dok. istimewa)
Politik

Megawati: Kritik terhadap Kekuasaan Harus Berbasis Data, Bukan Kemarahan atau Serangan Personal

13 Januari 2026
Andreas Hugo Pareira menilai pencabutan hak pilih rakyat berpotensi memicu kemarahan publik dan kemunduran demokrasi. (dok. istimewa)
Politik

PDI-P Tolak Pilkada Lewat DPRD, Nilai Cabut Hak Pilih Rakyat Bisa Picu Kemarahan Publik

31 Desember 2025
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (dok. istimewa)
Breaking News

Hasto Kristiyanto Jalani Sidang Vonis Besok, Elite PDIP Optimistis Divonis Bebas

31 Juli 2025
Logo baru PSI gajah kepala merah (dok. istimewa)
Politik

Ganti Logo Jelang Kongres PSI di Solo, Gajah Kepala Merah Pengganti Mawar, Lawan Kuat Banteng?

16 Juli 2025
Next Post
Dokter Zara Yupita Azra (ZYA), tersangka kasus dugaan perundungan terhadap peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Diponegoro (Undip), Aulia Risma Lestari (dok. istimewa)

Berkas Kasus Bullying Mahasiswa PPDS Undip Tewas Sudah P21, Keluarga Desak Penahanan Tersangka

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved