Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Cianjur Tetapkan KLB Keracunan Massal Siswa, Terkait Program Makan Bergizi Gratis

CC-01 by CC-01
23 April 2025
in Nasional
0
Siswa di Cianjur keracunan makanan dari MBG (dok. istimewa)

Siswa di Cianjur keracunan makanan dari MBG (dok. istimewa)

0
SHARES
3
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, CIANJUR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) atas kasus keracunan massal yang menimpa puluhan siswa dari dua sekolah, yakni MAN 1 Cianjur dan SMP PGRI 1 Cianjur. Kejadian ini diduga kuat berkaitan dengan makanan yang disajikan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kepala Dinkes Cianjur, Yusman Faisal, menjelaskan bahwa penetapan status KLB bertujuan agar penanganan kasus bisa dilakukan secara terpusat dan melibatkan koordinasi lintas sektor.

“Tim medis segera melakukan asesmen menyeluruh terhadap faktor penyebab dan pihak-pihak terkait dalam kejadian ini,” ujar Yusman.

Total korban yang mengalami keracunan mencapai 78 orang, terdiri dari 55 siswa MAN 1 Cianjur dan 23 siswa SMP PGRI 1 Cianjur. Gejala yang dialami para korban meliputi pusing, mual, muntah, dan diare, yang muncul setelah mengonsumsi makanan MBG pada Senin, 21 April 2025.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MAN 1 Cianjur, Rahman Jaenudi, mengatakan sebagian besar siswa yang dirawat kini sudah dipulangkan. Namun, masih ada lima siswa yang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

“Kami terus berkoordinasi dengan orang tua dan mendata siswa yang dirawat di rumah sakit maupun puskesmas,” ujar Rahman.

Kepala SMP PGRI 1 Cianjur, Rika Mustikawati, juga membenarkan bahwa 23 siswanya mengalami gejala serupa. Dari jumlah tersebut, tiga siswa dirawat di rumah sakit. Selain itu, tiga guru yang ikut menyantap makanan MBG juga mengalami gejala ringan dan ditangani secara mandiri di rumah.

“Kami terus memantau kondisi siswa dan menjaga komunikasi dengan orang tua,” ungkap Rika.

Untuk memastikan penyebab keracunan, Dinkes telah mengumpulkan sampel makanan dari dapur MBG serta sampel muntahan korban. Seluruh sampel telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Barat.

“Kami berharap hasil laboratorium bisa keluar dalam waktu satu minggu agar penyebab pasti dapat segera diketahui,” kata Yusman.

Pihak Dinkes juga telah menginstruksikan seluruh puskesmas untuk berkoordinasi dengan sekolah dalam melakukan pendataan dan pemantauan terhadap seluruh siswa yang mengonsumsi makanan MBG.

“Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut program MBG yang seharusnya memberi manfaat, namun justru diduga menjadi pemicu kejadian luar biasa,” tegas Yusman.(CC-01)

Tags: CianjurDinas Kesehatan Cianjurkeracunan massalKesehatan SiswaKLB CianjurLabkesda Jabarmakan bergizi gratisMAN 1 CianjurMBGSMP PGRI 1 Cianjur
Previous Post

Pelaku Dokter PPDS UI Rekam Mahasiswi Mandi Ternyata Punya 3 Anak

Next Post

Nama Ade Bhakti Sekretaris Damkar Semarang Disebut dalam Dakwaan Kasus Korupsi Mbak Ita, Ada Dendam?

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Ade Bhakti Sekretaris Damkar Semarang (dok. istimewa)

Nama Ade Bhakti Sekretaris Damkar Semarang Disebut dalam Dakwaan Kasus Korupsi Mbak Ita, Ada Dendam?

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved