Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Korban Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 10 Orang, 18 Warga Masih Hilang

CC-01 by CC-01
21 November 2025
in Daerah
0
Korban meninggal akibat longsor di Dusun Situkung, Banjarnegara bertambah menjadi 10 orang. (dok. BPBD)

Korban meninggal akibat longsor di Dusun Situkung, Banjarnegara bertambah menjadi 10 orang. (dok. BPBD)

0
SHARES
0
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, BANJARNEGARA – Korban meninggal dunia akibat tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, Kabupaten Banjarnegara kembali bertambah. Hingga Jumat (21/11/2025), jumlah korban tewas telah mencapai 10 orang, sementara 18 warga lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.

Kepala BPBD Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, menyampaikan bahwa total personel gabungan yang terlibat dalam operasi penanganan bencana kini mencapai sekitar 700 orang. Para personel terdiri dari unsur BPBD, Basarnas, TNI-Polri, relawan, serta berbagai instansi terkait.

“Total 10 korban meninggal dunia, 18 dalam pencarian, 7 luka-luka, 48 rumah roboh atau hilang, 195 rumah terdampak, dan ada 934 jiwa yang mengungsi,” ujar Bergas.

Dari 10 korban meninggal tersebut, dua di antaranya merupakan bagian tubuh (body part) yang juga akan diidentifikasi lebih lanjut melalui proses antemortem oleh tim DVI.

Selain proses pencarian, pemerintah juga mulai menyiapkan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak. Material pembangunan dari BNPB telah dalam perjalanan menuju lokasi dan akan segera dirakit untuk percepatan relokasi.

“Luasan lahan untuk huntara di Banjarnegara sudah disiapkan dua hektare dan kemungkinan akan ditambah. Proses fabrikasi dilakukan agar bangunan huntara bisa cepat berdiri dan langsung ditempati,” jelas Bergas.

Ia menambahkan bahwa proses pencarian masih menghadapi sejumlah kendala, salah satunya potensi longsor susulan akibat intensitas hujan tinggi, kubangan air di lokasi longsoran, serta mata air yang terus mengalir. Upaya Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) turut dilakukan untuk meminimalkan risiko.

“Tim juga membuat jalur pembuangan air dan saluran baru agar aliran air dapat langsung menuju sungai,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Basarnas Semarang, Budiono, menyampaikan bahwa pada Kamis (20/11) tim kembali menemukan 7 bagian korban, terdiri dari lima jasad utuh dan dua body part.

“Tim berhasil menemukan lima jasad dan dua body part sehingga total penemuan hari itu ada tujuh,” tegasnya.

Dari lima jasad yang ditemukan, tiga berhasil diidentifikasi, yaitu Esiah, Karti, dan Maruni. Dua jasad lain serta dua body part masih menunggu hasil identifikasi lanjutan oleh tim DVI.

Dengan penemuan terbaru itu, total korban meninggal dunia mencapai 10 orang, sementara pencarian terhadap 18 korban lainnya masih terus dilakukan.(CC-01)

Tags: Basarnas Semarangbencana alam Jawa Tengahberita Jateng hari iniBPBD Jatenghuntara Banjarnegarakorban longsor Situkunglongsor Banjarnegaraoperasi SAR Banjarnegarapencarian korban longsorpengungsi Banjarnegaratanah longsor Pandanarum
Previous Post

Korban Meninggal Longsor Banjarnegara Bertambah Jadi 3 Orang, 25 Warga Masih Hilang

Next Post

AKBP Basuki Terancam Dipecat, Polda Jateng Sebut Pelanggaran Etik Termasuk Kategori Berat

Related Posts

Ilustrasi pembacokan (dok. istimewa)
Daerah

Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang

30 Maret 2026
Ledakan petasan di Grobogan melukai dua remaja saat memusnahkan sisa petasan. (dok. istimewa)
Daerah

Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

25 Maret 2026
Propam Polda Jateng dalami dugaan pengeroyokan Kades Purwasaba Hoho Alkaf di Banjarnegara. (dok. istimewa)
Daerah

Dugaan Pengeroyokan Kades Purwasaba Didalami, Propam Polda Jateng Turun Tangan

17 Maret 2026
MA Muhammadiyah Majenang meraih juara pertama Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026 yang digelar DPW PAN Jateng di SMK Muhammadiyah Sampang, Cilacap. (dok. istimewa)
Daerah

MA Muhammadiyah Majenang Juara Cerdas Cermat Islami PANDai Jawa Tengah 2026

7 Maret 2026
Next Post
Polda Jateng menyebut pelanggaran AKBP Basuki dalam kasus kematian dosen Untag Semarang termasuk kategori berat dan terancam PTDH. (dok. istimewa)

AKBP Basuki Terancam Dipecat, Polda Jateng Sebut Pelanggaran Etik Termasuk Kategori Berat

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Pria Diduga ODGJ Ngamuk di Grobogan, 6 Warga Dibacok Pakai Parang
  • Wanita Diduga Hendak Bunuh Diri di Depan Istana Merdeka, Polisi Ungkap Penyebabnya
  • Pemerintah Rencanakan Pangkas Anggaran Kementerian, Bansos dan Program MBG Dipastikan Aman
  • Iran Izinkan Kapal Non-Musuh Melintas Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Timur Tengah
  • Ledakan Petasan di Grobogan, Dua Remaja Terluka Saat Musnahkan Sisa Petasan

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved