Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Internasional

Ben-Gvir Desak Israel Lanjutkan Operasi Militer di Gaza Usai Insiden Rafah

CC-01 by CC-01
20 Oktober 2025
in Internasional
0
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)

Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)

0
SHARES
1
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, JAKARTA – Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerukan dimulainya kembali operasi militer berskala penuh di Jalur Gaza menyusul insiden di Rafah yang disebut oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF) sebagai pelanggaran gencatan senjata oleh Hamas. Pernyataan keras Ben-Gvir menambah tekanan politik di dalam pemerintahan Koalisi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Menurut IDF, pada hari Minggu Hamas menembakkan rudal anti-tank dan menembaki pasukan Israel yang beroperasi di Rafah, sehingga Israel merespons dengan serangkaian serangan udara terhadap sasaran yang diklaim sebagai infrastruktur teror. Menanggapi laporan itu, Ben-Gvir mendesak agar Perdana Menteri segera memerintahkan IDF “memperbarui pertempuran skala penuh di Jalur Gaza dengan kekuatan penuh.”

Kronologi singkat dan posisi kedua belah pihak

Israel dan Hamas sebelumnya mencapai gencatan senjata sementara pada awal Oktober di bawah rencana perdamaian 20 poin yang diinisiasi Presiden AS Donald Trump. Tahap pertama perjanjian mengharuskan pembebasan sandera oleh Hamas dan penarikan pasukan Israel ke garis yang disepakati.

Hamas menyatakan telah membebaskan 20 tawanan yang masih hidup dan mengembalikan jenazah 12 lainnya, namun Israel menuduh masih ada jenazah 16 tawanan yang belum dikembalikan. Kedua pihak saling tuding soal pelanggaran gencatan senjata.

Di pihak Israel, Perdana Menteri Netanyahu memerintahkan IDF “mengambil tindakan tegas terhadap target-target teror di Jalur Gaza,” tetapi pernyataan kantor PM tidak menjelaskan apakah itu berarti melanjutkan operasi militer penuh.

Sementara itu pejabat Hamas, termasuk Izzat al-Risheq, menyatakan kelompok itu tetap berkomitmen pada gencatan dan menuduh Israel melanggarnya. Sayap militer Hamas menyatakan tidak mengetahui insiden di Rafah karena mengalami gangguan komunikasi dengan faksi-faksi lokal sejak Maret lalu.

Tekanan politik domestik Israel

Insiden ini memicu reaksi keras dari kalangan pemerintahan Israel. Menteri-menteri sayap kanan, termasuk Amichai Chikli dan Bezalel Smotrich, mengeluarkan pernyataan yang mengisyaratkan ketidakpuasan dan dorongan untuk tindakan militer lebih luas. Avi Dichter, kolega di kabinet, menggambarkan situasi sebagai “sulit dan kompleks” dan menegaskan bahwa Israel tidak akan menyerah untuk melucuti senjata Hamas.

Ben-Gvir, yang dikenal vokal, menulis di platform X agar militer melanjutkan pertempuran “dengan kekuatan maksimum.” Pernyataan itu menambah ketegangan politik mengingat kabinet koalisi yang rapuh dan beragam suara soal strategi terhadap Gaza.

Dampak dan langkah berikutnya

Selain eskalasi retorika, kejadian ini menunjukkan kerentanan gencatan senjata yang masih rapuh—khususnya di wilayah seperti Rafah yang menjadi titik gesekan. Langkah nyata selanjutnya bergantung pada keputusan militer dan politik di tingkat kabinet, respon lapangan IDF, serta mekanisme verifikasi udah/diduga pelanggaran gencatan yang disepakati sebelumnya.(CC-01)

Tags: benjamin netanyahuberita internasionalgazaGencatan SenjatahamasIDFisraelItamar Ben-Gvirkonflik Israel PalestinaRafah
Previous Post

RSUP Prof Ngoerah Kembalikan Koas Terduga Pembuat Komentar Tidak Pantas ke Universitas Udayana

Next Post

Sejumlah Pompa BBWS Mati, Banjir Masih Genangi Kaligawe dan Terboyo Semarang

Related Posts

Presiden Amerika Serikat Donald Trump (dok. istimewa)
Internasional

Trump Peringatkan Iran soal Penindakan Demonstran, Parlemen Iran Ancam AS dan Israel

12 Januari 2026
Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dilaporkan menyiapkan rencana pelarian ke Rusia jika gelombang protes nasional terus meningkat. (dok. istimewa)
Internasional

Ayatollah Ali Khamenei Disebut Siapkan Rencana Pelarian ke Rusia Jika Protes Iran Membesar

6 Januari 2026
Kondisi Gaza saat perang (dok. BBC)
Internasional

200 Tentara Amerika Serikat Dikerahkan ke Israel untuk Awasi Gencatan Senjata Gaza

10 Oktober 2025
Tentara di Nepal berpatroli untuk menjaga keamanan dari perusuh (dok. Reuters)
Internasional

Jumlah Korban Kerusuhan Nepal Bertambah Jadi 51, 12.500 Napi Masih Buron

12 September 2025
Next Post
Banjir rob di jalur pantura Semarang-Demak (dok. istimewa)

Sejumlah Pompa BBWS Mati, Banjir Masih Genangi Kaligawe dan Terboyo Semarang

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved