Panduga.id
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Politik
  • Berita Eksklusif
  • Lainnya
    • Viral
    • UMKM
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Pilkada
    • Bisnis
No Result
View All Result
Panduga.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Isu Eskalator di Candi Borobudur: Gubernur Jateng Tegaskan Itu Wewenang Pusat

CC-01 by CC-01
26 Mei 2025
in Nasional
0
Eskalator di Borobudur (dok. istimewa)

Eskalator di Borobudur (dok. istimewa)

0
SHARES
11
VIEWS
Share on WhatsApp

PANDUGA.ID, SEMARANG – Munculnya video viral yang memperlihatkan dugaan pemasangan eskalator di struktur Candi Borobudur memicu respons publik yang luas. Banyak pihak mempertanyakan kebenaran informasi tersebut serta menyoroti dampaknya terhadap kelestarian situs warisan dunia UNESCO tersebut.

Menanggapi isu yang berkembang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pemerintah provinsi tidak terlibat dalam rencana pengadaan fasilitas tersebut. Ia menyebut bahwa pengelolaan kawasan Candi Borobudur sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

“Kalau sana kan ranahnya dari pusat, bukan kami,” ujar Luthfi usai memimpin Rapat Kerja Musrenbang Jawa Tengah Tahun 2025 di Kota Semarang, Senin (26/5/2025).

Luthfi juga menyarankan agar awak media mengkonfirmasi langsung ke pihak berwenang di tingkat pusat.

“Ya tanya ke sana, bukan ke kami,” tandasnya.

Baca: Fadli Zon Tegaskan Tak Ada Eskalator di Candi Borobudur, Hanya Stairlift untuk Akses Inklusif

Penjelasan dari Istana: Fasilitas Stairlift Disiapkan untuk Kunjungan Kenegaraan

Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi memberikan klarifikasi bahwa yang akan dipasang di Candi Borobudur bukanlah eskalator, melainkan stairlift — fasilitas kursi naik-turun tangga yang diperuntukkan bagi aksesibilitas pengunjung, khususnya dalam konteks kunjungan resmi.

Hasan menjelaskan bahwa penggunaan stairlift disiapkan untuk menyambut kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron ke Candi Borobudur.

“Presiden Prancis tentu dalam kunjungan kenegaraan waktunya terbatas. Bukan seperti wisatawan biasa yang bisa seharian di Borobudur. Karena itu, disiapkan fasilitas agar beliau bisa menapaki setiap tingkat di Borobudur dengan efisien,” jelas Hasan di Jakarta Pusat, Senin (26/5/2025).

Baca: Hendropriyono Sebut Tuntutan Pencopotan Gibran dari Wapres Terukur, Prabowo Belum Beri Jawaban

Stairlift Bukan Eskalator: Klarifikasi Penting untuk Hindari Disinformasi

Sejumlah pejabat pusat, termasuk Menteri Kebudayaan Fadli Zon, sebelumnya juga telah menegaskan bahwa tidak ada eskalator yang akan dipasang. Peralatan yang disiapkan adalah stairlift, dan hanya digunakan untuk mendukung aksesibilitas serta protokol kenegaraan, bukan sebagai fasilitas umum tetap.

Penegasan dari berbagai pihak ini menjadi penting untuk meredam disinformasi yang berkembang luas di media sosial. Masyarakat diimbau untuk menyaring informasi dengan cermat dan tidak langsung mempercayai video atau gambar tanpa konteks.(CC-01)

Tags: ahmad luthfiBerita HoaksCandi BorobudurEmmanuel MacronHasan Nasbijawa tengahKunjungan Kenegaraanprabowo subiantoStairliftWisata Budaya
Previous Post

Fadli Zon Tegaskan Tak Ada Eskalator di Candi Borobudur, Hanya Stairlift untuk Akses Inklusif

Next Post

Jokowi Diduga Cawe-cawe Pemilihan Ketum PPP, Romahurmuziy: Sama Sekali Tidak

Related Posts

Kapolres Sleman Kombes Pol Edy Setyanto disorot Komisi III DPR terkait penetapan Hogi Minaya sebagai tersangka usai mengejar penjambret. (dok. istimewa)
Breaking News

Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum

29 Januari 2026
TNI melalui Kodim 0501/Jakarta Pusat memberi bantuan kepada Suderajat, pedagang es gabus korban kekerasan di Kemayoran. (dok. istimewa)
Nasional

TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin

29 Januari 2026
Bupati Pati Sudewo (dok. istimewa)
Breaking News

KPK Geledah Kantor KSPPS Artha Bahana Syariah di Pati, Angkut Lima Koper Barang Bukti

25 Januari 2026
Polda Jabar mencatat 10 kantong jenazah korban longsor Cisarua Bandung Barat berada di pos DVI. (dok. istimewa)
Nasional

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah di Pos DVI, Enam Teridentifikasi

25 Januari 2026
Next Post
Ketua Majelis Pertimbangan DPP PPP, Muhammad Romahurmuziy (dok. istimewa)

Jokowi Diduga Cawe-cawe Pemilihan Ketum PPP, Romahurmuziy: Sama Sekali Tidak

Discussion about this post

Tentang Kami

Panduga.id

Panduga.id adalah media digital Indonesia yang berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik dan Pedoman Pemberitaan Media Siber yang diatur oleh Pemerintah Indonesia.

“Sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bermanfaat untuk manusia lain”
Pimpinan Redaksi – Agung Wisnu

Berita Terkini

  • Modus Baru Penipuan: SMS Denda Tilang Catut Nama Kejaksaan Beredar di Semarang
  • Wakil Ketua DPRD Bersama Aparat Diduga Intimidasi SMAN 2 Kudus Sebelum Terjadi Keracunan Massal MBG
  • Kapolres Sleman Disorot Komisi III DPR soal Kasus Hogi Minaya, Diminta Hentikan Proses Hukum
  • TNI Beri Bantuan ke Pedagang Es Gabus Korban Kekerasan di Kemayoran, Babinsa Dihukum Disiplin
  • Apa Itu Wabah Virus Nipah? Ini Gejala dan Tingkat Kematian yang Tinggi

Panduga Video

  • Iklan
  • Karir
  • Contact Us
  • Redaksi

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Breaking News
  • Internasional
  • Nasional
  • Daerah
  • Pilkada
  • Berita Eksklusif
  • UMKM
  • Viral
  • Politik
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Bisnis

Copyright: @ 2025 Panduga.id. All right reserved